Generasi Milenial dinilai perlu dilibatkan dalam pemerintahan
Elshinta
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:40 WIB |
Generasi Milenial dinilai perlu dilibatkan dalam pemerintahan
Sumber foto: https://bit.ly/2JVPvuN

Elshinta.com - Ketua Bidang Pemuda dan Pengembangan Milenial DPP KNPI, Sahat Martin Sinurat menyatakan generasi milenial perlu dilibatkan dalam pemerintahan ke depan karena kaum milenial identik dengan ide-ide segar atau inovatif.

"Tidak hanya dalam sektor politik tapi juga sektor ekonomi, perdagangan, peningkatan produktivitas perikanan, seni budaya hingga IT (teknologi informasi)," kata Sahat di Jakarta, Jumat (19/7).

Hal ini selaras seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, yakni cara-cara lama dalam mengelola-mengelola organisasi, lembaga, maupun pemerintahan harus ditanggalkan. Dengan kata lain semuanya harus berorientasi pada inovasi. "Karakter-karakter ini sebenarnya merupakan karakter dari generasi milenial, maka pemerintahan ke depan membutuhkan sumber daya manusia dari generasi milenial," ujar Sahat.

Sahat memaparkan bahwa sejatinya Jokowi menaruh perhatian besar terhadap generasi milenial. Dalam paparan diskusi. Diketahui bahwa sekitar 20 persen tenaga ahli Kantor Staf Presiden merupakan generasi milenial, belum lagi yang bekerja sebagai aparatur sipil negara. "Artinya selama ini sudah banyak generasi milenial yang membantu mengimplementasikan kebijakan pemerintah," jelasnya.

Berkaca dari hal tersebut, lanjut Sahat, sangatlah mungkin jika dalam kabinet ke depan, akan ada 20 persen menteri milenial yang memiliki karakter berani, energik, dinamis, cepat merespon perubahan dan eksekutor program. "Ataupun bisa ditempatkan sebagai staf khusus, badan maupun lembaga lainnya," tambah Alumnus ITB tersebut.

Sementara itu, Pengamat Politik M. Qodari mengatakan, kans milenial untuk mengisi kabinet cukup besar. Kata Qodari, figur-figur milenial yang ada sekarang cukup punya kapabilitas untuk menduduki jabatan menteri. "Secara umum ada tiga segmen ketika berbicara menteri kalangan milenial. "Yakni segmen pengusaha, segmen partai, serta yang ketiga dan tidak kalah penting yaitu dari segmen aktivis," tegas dia.

Qodari lantas mencontohkan sosok seperti Bahlil Ketum HIPMI, Twedy N. Ginting, Bendahara Umum DPP KNPI dan alumni Lemhanas. Kemudian Aminuddin Ma'ruf mantan Ketum PB PMII yang juga Sekjen Relawan Samawi, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prabowo ingin Indonesia kembali ke UUD 1945 asli
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 13:50 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan partainya ingin agar Ind...
KPK harap menteri kabinet berikutnya miliki rekam jejak baik
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengharapkan menteri-menteri...
Partai koalisi Jokowi gelar munas diawal untuk tentukan posisi strategis
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:03 WIB
Elshinta.com - PDI Perjuangan sebagai partai koalisi Joko Widodo (Jokowi) sudah menggelar Kongres V...
Polres Langkat siapkan 317 personel untuk amankan Pilkades serentak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat, Sumatera Utara, menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pe...
Projo: Wacana Pilpres oleh MPR bentuk perampasan kedaulatan rakyat
Kamis, 15 Agustus 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Wacana mengenai kemungkinan Pilpres akan kembali dilakukan oleh MPR mendapat penolak...
Mendagri tegaskan Pilres tetap secara langsung
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan Pemilihan presiden (Pilpres...
Jokowi tegaskan 55 persen kabinet dari profesional
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan dirinya terus mematangkan rencana komposisi kabinet...
Raih suara terbanyak di Papua, Partai Nasdem sampaikan terima kasih
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:24 WIB
Elshinta.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Papua menyampaikan ucapan terim...
Cyber Indonesia ingatkan ancaman radikallisme pasca pilpres
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Terkait pertemuan Jokowi - Prabowo pada 13 Juli 2019 lalu di MRT mengakhiri semua po...
DPRD Sumbar Periode 2019-2024 didominasi wajah Baru
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan calon terpilih anggo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)