Masyarakat panik! Saat Bromo erupsi
Elshinta
Sabtu, 20 Juli 2019 - 09:48 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Masyarakat panik! Saat Bromo erupsi
Situasi terkini Gunung Bromo. Sumber foto: BNPB

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melaporkan masyarakat sempat panik saat Gunung Bromo mengalami erupsi pada Jumat (19/7) malam. Namun, kondisi sudah kembali kondusif pasca erupsi.

Erupsi Gunung Bromo yang berada di Provins Jawa Timur ini terjadi pada Jumat (19/7) kemarin, pukul 16:37 WIB. Saat erupsi tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi sekitar 7 menit 14 detik.

Pantauan hingga Sabtu (20/7) pukul 06.00 WIB, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Secara visual, gunung terlihat jelas, sedangkan dari parameter lain tremor menerus terekam dengan amplitudo 0.5-1 mm (dominan 1 mm).

Sementara itu Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kejadian aliran air disertai material batuan berukuran abu hingga pasir merupakan fenomena alam biasa dan tidak terkait langsung dengan aktivitas erupsi.

"Kejadian banjir diakibatkan karena hujan yang terjadi di sekitar Kaldera Tengger dan puncak Gunung Bromo bersamaan dengan kejadian erupsi yang menghasilkan abu vulkanik," ujar Kepala PVMBG Kasbani, berdasarkan rilis resmi BNPB yang diterima Redaksi Elshinta.com.

PVMBG juga menyebutkan bahwa morfologi kaldera Tengger merupakan topografi rendah yang dikelilingi oleh perbukitan sehingga jika terjadi hujan, aliran air akan bergerak ke arah dasar kaldera. Endapan batuan di sekitar perbukitan Kaldera Tengger dan puncak Gunung Bromo umumnya terdiri dari produk jatuhan yang bersifat lepas, sehingga akan mudah tergerus oleh air hujan. 

Berdasarkan pemantauan cuaca pada 1-18 Juli 2019 cuaca di sekitar Gunung Bromo cerah, berawan hingga mendung. Namun pada 19 Juli 2019, pukul 16.43 WIB PVMBG mencatat satu kali hujan gerimis. 

"Curah hujan tercatat di Pos PGA Bromo sebesar 0.4 mm. Aliran banjir berasal dari sisi barat daya lereng Gunung Bromo memutari Gunung Batok ke arah barat. Getaran banjir terekam di seismograph dengan amplitudo maksimum 1 mm dan lama gempa 3 menit 20 detik," tambah Kasbani.

Gunung dengan ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut ini masih berstatus level II (Waspada) hingga kini. PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung, wisatawan atau pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo

Berdasarkan catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik Gunung api Bromo mulai tercatat sejak tahun 1804. Dilihat dari periode letusan, erupsi dapat berlangsung pendek maupun panjang. Periode pendek terjadi pada durasi beberapa hari saja, seperti pada 12-14 Juni 1860, sedangkan periode terpanjang yaitu 16 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jonan minta lahan reklamasi Freeport ditanami tanaman keras
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di PT Freeport Indonesia (PT FI) usai menjadi In...
Wali Kota Ambon ajak masyarakat sadar akan kebersihan laut
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:52 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningk...
Ekowisata Mangrove tingkatkan perekonomian masyarakat Pasir Putih
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:11 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) memiliki berbagai prog...
Condro Kirono: Kementerian dan lembaga yang tangani karhutla akan ditambah
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Condro Kirono mengatakan kementer...
Lansia dan anak-anak rawan terdampak kabut asap
Jumat, 16 Agustus 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau menyampaikan, meski kualitas udara yang diselimu...
Sinergi ESDM dan Pertamina tangani peristiwa YYA-1
Jumat, 16 Agustus 2019 - 08:37 WIB
Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina bersinergi  dala...
Program RHL upaya perbaikan wilayah DAS
Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Penegak Hukum dan Rehabilitasi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pr...
Dinas Kehutanan DKI miliki alat uji kesehatan pohon
Kamis, 15 Agustus 2019 - 16:15 WIB
Elshinta.com - Untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang, Dinas Kehutanan DKI Jakarta mulai tahun ...
Wisatawan di hutan mangrove Muara Gembong tak terpengaruh tumpahan minyak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdar) Alipbata Muara Gembong Bekasi Sonhaji menyataka...
Ganti energi fosil, pemerintah komitmen kembangkan EBT
Rabu, 14 Agustus 2019 - 20:59 WIB
Elshinta.com - Pemerintah berkomitmen mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) sebagai pengganti...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)