Hampir 30M anggaran restorasi gambut untuk pemprov Sumsel
Elshinta
Sabtu, 20 Juli 2019 - 20:05 WIB | Penulis : Widodo | Editor : Administrator
Hampir 30M anggaran restorasi gambut untuk pemprov Sumsel
Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia, Dr. Myrna Safitri PhD/ELSHINTA.COM/Purwa

Elshinta.com - Badan Restorasi Gambut (BRG), Kedeputian Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) wilayah Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Lahan Gambut Tanpa Bakar di Pondok Pesantren Al Ittihaad Islamic Center KTM di Wilayah Kabupaten Banyuasin (20/7).

Kegiatan bertujuan penyebarluasan inovasi lokal berupa pengelolaan lahan gambut untuk pertanian dengan teknologi tanpa pembakaran.

Selain sosialisasi, BRG juga melakukan doa bersama menghadapi kemarau 2019, karena perkiraan dari BMKG, Indonesia memasuki musim kemarau yang lebih panjang, yakni mulai bulan Juli hingga puncaknya di bulan Agustus 2019.

Di beberapa wilayah sudah terjadi kebakaran, antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Riau. Peristiwa kebakaran di tahun 2015 menimbulkan bencana asap yang berpengaruh pada kegiatan sehari-hari, antara lain sekolah terpaksa diliburkan, sulitnya bepergian, hingga lahan pertanian terbakar serta banyak kerugian lainnya.

BRG mendapati, ketujuh propinsi itu memiliki lahan gambut relatif rusak. Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia, Dr. Myrna Safitri PhD mengatakan bahwa Sumatera Selatan masuk dalam provinsi penting dalam upaya penyelamatan lahan gambut. 

Terdapat 650.000 hektar lahan gambut rusak di Sumsel. Terdiri 500.000 ribu hektar di areal perusahaan, baik perusahaan perkebunan sawit ataupun di perusahaan HTI. Sementara yang di luar perusahaan ada sekitar 120.000 hektar. 

Area di luar perusahaan dilakukan restorasi bersama-sama oleh BRG dan Pemerintah Daerah yakni Pemerintah Provinsi. "Kegiatan Restorasi dilakukan dengan 3 cara yaitu pertama dengan membasahi kembali lahan gambut yang rusak dan kering dengan menyekat parit-parit atau kanal-kanal, membangun sumur bor dan penimbunan,” papar Myrna seperti dilaporkan reporter Elshinta Palembang Purwa

Selain membahasi lahan gambut, penanaman kembali khususnya di areal bekas terbakar dengan jenis tanaman yang cocok di lahan gambut. Yang ketiga adalah kegiatan untuk revitalisasi kehidupan masyarakat yang bertujuan memberikan insentif kepada masyarakat yang sudah mau merawat sekat kanal dan sumur bor di lahan gambut.

Myrna juga menyampaikan jika sampai dengan akhir tahun 2018 sudah dilakukan pembasahan pada 100.000 hektar lahan gambut di Provinsi Sumsel dan progresnya sangat baik dan semua on the track

"Dan tahun 2019, BRG menganggarkan dana sebanyak Rp28.421.283.000. yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Tugas Pembantuan Dinas Lingkungan Hidup melalui Tim Restorasi Gambut Daerah guna melakukan tugas 3R yakni re-weting/ pembasahan lahan gambut, re-fegetasi/ penanaman kembali di lahan gambut dan revitalisasi dengan memberikan bantuan ekonomi kepada kelompok-kelompok masyarakat agar hasilnya bisa digunakan untuk membantu pemeliharaan sekat-sekat kanal dan sumur bor di lahan gambut," katanya.

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas Citarum Harum kroscek saluran limbah PT Hakatex
Jumat, 13 Desember 2019 - 15:58 WIB
Jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Harum melakukan kroscek terhadap salah satu peusahaan yang berlokas...
Menperin konsisten dukung pengembangan B30 hingga B100
Rabu, 11 Desember 2019 - 18:45 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita konsisten mendukung pengembangan biodiesel 30 perse...
24 juta bibit pohon diperlukan untuk pemulihan DAS Citarum 
Rabu, 11 Desember 2019 - 15:26 WIB
Kebutuhan bibit pohon di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang diperkirakan dapat menanggulan...
Pemerintah sebut Indonesia pengaruhi sejumlah negara gunakan biodiesel
Selasa, 10 Desember 2019 - 08:52 WIB
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdalifa...
Cegah perubahan iklim, agama berpotensi besar gerakkan umat berkontribusi
Selasa, 10 Desember 2019 - 08:01 WIB
Tak hanya menggerakkan manusia pada hal yang abstrak, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid mengungk...
Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS gelar pengobatan gratis
Jumat, 06 Desember 2019 - 06:38 WIB
Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku Batalyon Infanteri Raider...
Antisipasi banjir, Pemkab Bekasi normalisasi puluhan sungai
Selasa, 03 Desember 2019 - 11:37 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, melakukan normalisasi puluhan sungai sebagai langkah antisipas...
Cuaca hari ini, waspada potensi hujan di Jawa Barat
Selasa, 03 Desember 2019 - 07:11 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Atasi sampah di laut, Indonesia jajaki kerja sama dengan Perancis
Sabtu, 30 November 2019 - 14:15 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjajaki kerja sama dengan Perancis dalam rangka mengat...
Dirut PD Pasar Medan ajak pedagang bersih-bersih
Jumat, 29 November 2019 - 17:51 WIB
Dirut PD Pasar Medan, Rusdi Sinuraya bersama jajaran dan pedagang melaksanakan kegiatan gotong-royon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)