Tokoh: Menarik personel TNI bukan solusi penyelesaian konflik Nduga
Elshinta
Minggu, 21 Juli 2019 - 08:39 WIB |
Tokoh: Menarik personel TNI bukan solusi penyelesaian konflik Nduga
Ketua DPW Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Alberth Ali Kabiay. Sumber foto: https://bit.ly/2O951c3

Elshinta.com - Tokoh pemuda Papua, Alberth Ali Kabiay menilai permintaan penarikan personel TNI dari Kabupaten Nduga sebagaimana permintaan dari Bupati Yairus Gwijangge bukanlah solusi dari penyelesaian konflik sosial dan kriminal yang terjadi di daerah itu.

"Saya kira permintaan yang disampaikan Yairus Gwijangge untuk menarik personel TNI bukanlah solusi," kata Alberth Ali Kabiay yang juga Ketua DPW Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua di Kota Jayapura, Sabtu (20/7).

Menurut dia, permintaan yang dialamatkan kepada Presiden Jokowi itu sangat tidak beralasan dan mendasar karena persoalan yang terjadi di Nduga yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Jayawijaya, bukan karena kehadiran personel TNI tetapi karena adanya konflik sosial dan kriminal yang terjadi sejak empat hingga enam tahun terakhir. "Kita semua tahu bahwa di Nduga itu pernah terjadi salah paham pada beberapa tahun belakangan ini, mulai dari jumlah persoalan penduduk yang disampaikan oleh pemerintah setempat dan polemik di DPRD hingga jatuhnya korban dan terjadinya pengungsian ke Wamena Kabupaten Jayawijaya," jelasnya.

Lalu, adanya kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang ingin menunjukkan eksisnya dengan mengganggu kedaulatan bangsa dan negara yang terlihat dalam aksi pembantaian para pekerja jalan Trans Papua dari PT Istaka Karya, yang berdampak pada mengungsinya warga Nduga ke kabupaten tetangga seperti ke Lanny Jaya dan Jayawijaya. "Ini berarti ada persoalan mendasar, bukan karena adanya personel TNI. Dengan adanya masalah seperti itu, menunjukkan bahwa Bupati Nduga tidak paham persoalan dan tidak mampu menyelesaikan, apakah karena jarang di tempat tugas atau ingin melindungi kelompok yang berseberangan dengan pemerintah dan meminta menarik personel TNI," terangnya.

Padahal, kata dia personel TNI yang ada di sejumlah tempat di Nduga hanya untuk melindungi kedaulatan bangsa dan negara dari para KKSB dan membantu menyelesaikan pembangunan jalan transPapua yang akan menghubungkan daerah pedalaman hingga ke perkotaan. "Saya juga khawatir jangan sampai Bupati Nduga telah diintimidasi oleh pihak KKSB atau dipengaruhi oleh pihak-pihak yang ingin menjual isu Papua ke luar negeri, apalagi Beny Wenda baru saja mendapatkan award dari Pemerintah Kota Oxford, Inggris. Hal ini tidak boleh didiamkan oleh pemerintah pusat, harus diperhatikan," lanjutnya, dikutip Antara.

Alberth menyarankan sebaiknya Bupati Nduga Yairus Gwijangge menggelar tatap muka dengan Dandim 1702/Jayawijaya dan Kapolres Jayawijaya serta dengan para tokoh agama dan adat, bukan dengan aktivis yang berkedok untuk melindungi orang asli Papua untuk mencari solusi tetapi malah menjual isu Papua ke luar negeri dan mendapatkan keuntungan pribadi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bareskrim bentuk tim khusus tangani dugaan korupsi Asabri
Selasa, 28 Januari 2020 - 09:54 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adisaputra mengatakan bahwa Bareskrim Polri memb...
Said Aqil dijadwalkan lantik PCNU Temanggung
Selasa, 28 Januari 2020 - 09:21 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj dijadwalkan melantik Pengurus...
Ini imbauan perjalanan ke Tiongkok terkait virus corona
Selasa, 28 Januari 2020 - 08:36 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengeluarkan imbauan perjalanan atau Travel Adv...
Viral video warga Tiongkok berlarian, benarkah panik karena virus Corona?
Selasa, 28 Januari 2020 - 07:28 WIB
Sebuah video yang memperlihatkan warga Tiongkok lari berbondong-bondong sambil membawa barang-barang...
Tujuh turis Tiongkok sempat dirawat di Kepri, semua negatif Corona
Selasa, 28 Januari 2020 - 07:15 WIB
Sedikitnya terdapat tujuh turis asal Tiongkok di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang sempat dirawat...
Presiden Jokowi ingatkan tingkatan kewaspadaan dan kehati-hatian terkait virus corona
Selasa, 28 Januari 2020 - 07:02 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk meningkatkan kewaspasdaan dan kehati-hatian terhada...
Belum ada pelarangan penerbangan dan wisatawan asal Tiongkok masuk ke Indonesia
Selasa, 28 Januari 2020 - 06:50 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, bahwa hingga saat ini belum ada pelarang...
Imbau jaga imunitas, Menkes: 243 WNI di Wuhan dalam kondisi sehat 
Selasa, 28 Januari 2020 - 06:38 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto menyampaikan bahwa 243 warga negara Indonesia (WNI...
Indonesia tunggu aba-aba Tiongkok untuk evakuasi WNI di daerah karantina 
Senin, 27 Januari 2020 - 21:47 WIB
Pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan pihak China terkait opsi evakuasi bagi para w...
BMKG sebut meningkatnya suhu di Palu akibat puncak inklinasi
Senin, 27 Januari 2020 - 17:58 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV