Warga Malang temukan mortir aktif
Elshinta
Minggu, 21 Juli 2019 - 10:58 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Warga Malang temukan mortir aktif
Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sebuah mortir yang diperkirakan peninggalan perang dunia II ditemukan di belakang rumah Siti Sundari warga Jalan Kolonel Sugiono V RT 03/03 Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (21/7). Penemuan bahan peledak ini semula ditemukan okeh tukang bangunan, karena curiga temuan tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Kedungkadang.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi mengatakan, penemuan mortir bermula saat pemilik rumah hendak membuat pondasi untuk tandon air yang terletak di belakang rumah miliknya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.

Dari keterangan yang dihimpun, mortir yang telah berkarat tersebut ditemukan di kedalaman 15 sampai 20 cm. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek dan petugas Polsek melakukan koordinasi dengan Polres Malang Kota yang selanjutnya menghubungi tim Jihandak Brimob di Ampeldento, Pakis Kabupaten Malang.

"Keterangan pemilik rumah dulu sekitar tahun 1947 pernah ada mortir yang meledak saat agresi Belanda dan dimungkinkan mortir yang telah berkarat tersebut masih aktif," ungkap Kapolsek.

Selanjutnya bahan peledak tersebut diamankan oleh tim Jihandak Brimob Polda Jatim yang ada di Ampeldento, dan memang didatangkan untuk mengamankan barang berbahaya ini. "Selanjutnya pihaknya disamping meminta keterangan sejumlah saksi, dan membawa mortir yang selanjutnya akan di ledakkan oleh tim Jihandak di Pindad Turen," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
185 KK warga RW 11 Tamansari desak Pemkot Bandung segera bangun rumah deret
Selasa, 21 Januari 2020 - 20:34 WIB
Sebanyak 185 Kepala Keluarga (KK) di RW 11 Kelurahan Tamansari yang setuju dengan program rumah dere...
Kapolresta Bandung minta personel tingkatkan sinergitas dengan semua komponen
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:37 WIB
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K pagi tadi melaksanakan kunjungan kerja ke Pol...
21 Januari 1985: Bom hancurkan sembilan stupa Borobudur
Selasa, 21 Januari 2020 - 06:09 WIB
Pada Senin 21 Januari 1985, masyarakat Indonesia dikejutkan rentetan bom yang meledak di Candi Borob...
Terlilit utang, pedagang cilok nekat gantung diri
Senin, 20 Januari 2020 - 21:54 WIB
Terlilit utang, seorang pedagang cilok, SS (38), warga Kampung Legokwaru RT 03/02, Desa Legoksari, K...
Menteri KKP perkenalkan Penasihat Menteri dan Komisi Pemangku Kepentingan 
Senin, 20 Januari 2020 - 20:42 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memperkenalkan 22 pejabat baru di lingkungan kementerian...
 PWI Aceh Tengah kecam pengeroyokan wartawan Antara di Meulaboh
Senin, 20 Januari 2020 - 20:34 WIB
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tengah mengecam keras aksi pengeroyokan oleh sekel...
Website PN Kepanjen, Malang kena retas
Senin, 20 Januari 2020 - 20:22 WIB
Website Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur direntas oleh orang yang tidak ber...
Hujan berpotensi guyur Jabar sore hingga malam hari nanti
Senin, 20 Januari 2020 - 17:14 WIB
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat, Senin (20...
Jembatan Ciherang penghubung dua kecamatan di Majalengka ambruk
Senin, 20 Januari 2020 - 15:55 WIB
Jembatan Ciherang Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji yang menghubungkan Desa Jayi dengan Desa Cisetu Ke...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hingga sore 
Senin, 20 Januari 2020 - 14:36 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada Senin (20/1).
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV