Menhub: Secara teknis, runway 3 Bandara Soetta siap beroperasi Agustus 2019
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 08:32 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Menhub: Secara teknis, runway 3 Bandara Soetta siap beroperasi Agustus 2019
Menhub Budi Karya Sumadi mengamati skema Runway 3 Bandara Soetta saat meninjau runway tersebut, di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Minggu (21/7). Sumber foto: https://bit.ly/2StfVaU

Elshinta.com - Secara teknis Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2019, yaitu setelah Standard Operating Procedure (SOP) disempurnakan dan Sosialisasi kepada para maskapai penerbangan dilakukan. 

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi (Menhub), Karya Sumadi saat melakukan peninjauan di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Minggu (21/7).

"Kita akan usulkan paling lambat pertengahan Agustus 2019 secara teknis bisa beroperasi. Sebenarnya sekarang bisa. Tapi saya pikir lebih baik kita sempurnakan SOP-nya terlebih dahulu, kita harus sosialisasi dengan maskapai, karena jenis pesawat yang bisa di sini kan belum semuanya," papar Menhub, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenhub. 

Menhub mengatakan, dioperasikannya Runway 3 Bandara Soetta pada Agustus menjadi kado spesial di hari Kemerdekaan Indonesia.

Menhub Budi menjelaskan, dengan adanya Runway 3 ini dapat membuat kapasitas take off landing bertambah dari 81 menjadi 114 take off landing. Saat ini Runway 3 memiliki panjang 2.500 meter, namun akan bertambah hingga 3.000 meter sampai Bulan November 2019.

"Sekarang kemampuan dari Soetta, satu jam itu kira-kira 81 take off-landing. Dengan kapasitas itu, memang kita belum bisa membuat kecepatan jadi lebih baik. Oleh karenanya kita diamanahkan untuk membangun Runway 3 dengan harapan bisa akan tambah menjadi 114 take off-landing. Jadi ada peningkatan level of service-nya," jelas Menhub. 

Jika Runway sepanjang 3.000 meter telah rampung. Maka akan dapat menambah lagi kapasitas take off-landing hingga 40 persen.

"Sekarang ini 2.500 meter yang telah rampung dan bisa segera digunakan. Nanti kita akan laporkan kepada Pak Presiden. Dalam waktu Bulan September atau Oktober sudah menjadi 3.000 meter dan naik menjadi 40 persen itu bisa diilustrasikan kira-kira menjadi 100 juta penumpang per tahunnya, " ungkapnya.

Dalam tinjauan tersebut, Menhub Budi juga menyaksikan test proper flight dari pesawat kalibrasi. Menhub juga sempat berbincang kepada pilot pesawat tersebut untuk mendapatkan input untuk perbaikan Runway 3.

"Ini tadi bukan penerbangan pertama tapi penerbangan test proper flight atau tes Runaway 3 ini. Tadi pilot pesawat kalibrasi Capt. Iwan menyatakan clear, tidak ada masalah, jadi secara teknis ini sudah bisa dipertanggung jawabkan," tuturnya.

Secara keseluruhan Menhub Budi menyatakan senang telah adanya Runway 3 yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo. Ia berharap AP II bisa menyediakan fasilitas yang baik dan lengkap sehingga Jakarta juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata dan menyumbangkan devisa ke Indonesia.

  • "Oleh karenanya, kita tidak hanya bisa berpikir tentang bandara tapi juga infrastruktur pendukung, sarana umum, kita harus siapkan karena simulasi tentang kebutuhan-kebutuhan itu harus bisa dilakukan dengan baik. Sehingga masyarakat bisa menggunakan bandara secara baik, waktunya tepat, pelayanannya baik, yang kita tentu harapkan Jakarta juga menjadi destinasi wisata yang bisa menambah devisa bagi negara," tandasnya. 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Jabodetabek sore ini
Minggu, 19 Januari 2020 - 17:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilaya...
Hadapi peningkatan ancaman banjir, eskalasi operasi TMC kembali ditingkatkan
Minggu, 19 Januari 2020 - 16:52 WIB
Tim Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT kembali meningkatkan eskalasi operasi TMC untuk mengurangi ancam...
Pemotongan sapi di Bantul turun akibat kasus antraks Gunung Kidul
Minggu, 19 Januari 2020 - 16:28 WIB
Pemotongan sapi di Rumah Potong Hewan wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami...
Wisata hutan bambu Lumajang memiliki 20 jenis, dua jenis bambu langka di Jatim
Minggu, 19 Januari 2020 - 15:25 WIB
Wisata hutan bambu di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur saat ini...
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad berikan bantuan jamban untuk warga perbatasan
Minggu, 19 Januari 2020 - 14:59 WIB
Sebagai wujud upaya untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dan sehat, Satgas Pamtas RI-...
Bupati Zahir: Tingkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat
Minggu, 19 Januari 2020 - 14:18 WIB
Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir M.AP menegaskan agar jajaran Dinas Kesehatan di Batu Bara untuk mening...
Sudari ST minta Satpol PP maksimal terapkan Perda Persampahan
Minggu, 19 Januari 2020 - 13:58 WIB
Anggota DPRD Kota Medan, Sudari ST wakil Ketua Komisi II meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hingga sore
Minggu, 19 Januari 2020 - 13:26 WIB
Peringatan dini cuaca Jabodetabek pada Minggu (19/1) pukul 13.00 WIB masih berpotensi terjadi hujan ...
KKP bebaskan nelayan Indonesia yang ditangkap aparat Malaysia
Minggu, 19 Januari 2020 - 12:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan...
Presiden Jokowi dan Ibu Negara lakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo
Minggu, 19 Januari 2020 - 12:36 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi bertolak menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV