Arumi Bachsin ajak masyarakat Jatim cegah stunting
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 12:43 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Arumi Bachsin ajak masyarakat Jatim cegah stunting
Arumi Bachsin saat menghadiri acara Gerakan Sarapan Padat Bernutrisi di Area Taman Bunga Alun-alun Kabupaten Sumenep. Sumber foto: https://bit.ly/2JHmx2K

Elshinta.com - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak mengajak  seluruh masyarakat Jawa Timur untuk terus menggalakkan kegiatan sarapan padat bernutrisi.

Ajakan itu disampaikan agar persoalan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak di Jatim dapat dicegah. Hal tersebut disampaikan Arumi Bachsin saat menghadiri acara Gerakan Sarapan Padat Bernutrisi di Area Taman Bunga Alun-alun Kabupaten Sumenep, Minggu (21/7) kemarin.

Istri Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak menjelaskan, bahwa faktor utama terjadinya stunting adalah kurangnya asupan nutrisi pada anak-anak. Sehingga kekurangan tersebut menyebabkan terlambat atau gagalnya masa pertumbuhan.

“Stunting itu adalah kegagalan pertumbuhan atau keterlambatan pertumbuhan yang salah satu faktornya adalah kurangnya nutrisi yang akut. Sehingga yang seharusnya bisa bertumbuh tinggi dan pintar menjadi kurang,” jelas Arumi, dilansir dari InfoPublik, Senin (22/7).

Lebih lanjut dijelaskan, memberikan asupan nutrisi di pagi hari kepada anak-anak dinilainya sangat penting sekali. Setelah mereka tidur selama kurang lebih 10 jam, anak-anak secara tidak langsung juga melakukan puasa. Sehingga makanan yang pertama kali masuk harusnya padat nutrisi yang bisa diserap oleh tubuh.

“Sarapan adalah salah satu asupan paling penting dalam sehari. Sehingga nutrisi pertama yang diserap oleh tubuh sangatlah penting untuk modal tumbuh dan berkembangnya anak,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 BIN proaktif tes swab di daerah episentrum COVID-19
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:25 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) proaktif membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah virus corona ...
Mengapa pria dewasa bisa kekanak-kanakan?
Jumat, 22 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seiring bertambahnya usia, sudah sewajarnya seorang pria menunjukkan sikap dan sifat yang dewasa pul...
 Penyebab rambut kemaluan memutih lebih cepat
Rabu, 20 Mei 2020 - 23:15 WIB
Fakta bahwa rambut kemaluan ternyata juga bisa beruban, tentunya sangat mengejutkan. Namun bila ramb...
Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah menjadi 209 orang
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:56 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang terko...
Rapid test massal di fasum Ponorogo, 36 orang reaktif
Rabu, 20 Mei 2020 - 15:47 WIB
Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo melakukan rapid test massal. Mereka menyasar titik–tit...
Mengapa pria dianggap lebih sering memikirkan seks daripada wanita?
Selasa, 19 Mei 2020 - 23:15 WIB
Kebanyakan orang menganggap wajar jika pria lebih sering memikirkan seks daripada wanita. Bahkan, ko...
 60 personil SAR Jayapura lakukan rapit test Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 19:55 WIB
Sebanyak 60 orang personil Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura mengikuti rapid test mass...
Relawan Indonesia Bersatu gelar rapid test dan PCR COVID-19 massal
Selasa, 19 Mei 2020 - 18:25 WIB
Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 kembali menggelar `rapid test` dan `PCR test`massal untuk m...
Lima hal agar tak kena COVID-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57 WIB
Disiplin dan konsisten menerapkan perilaku bersih dan sehat antara lain mencuci tangan menjadi salah...
Mengapa pria sebaiknya tidak tidur larut malam?
Senin, 18 Mei 2020 - 23:15 WIB
Pria yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia atau begadang nampaknya harus mulai berhati-hati....
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV