KPK pertimbangkan masukkan Sjamsul Nursalim ke dalam DPO
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 13:13 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
KPK pertimbangkan masukkan Sjamsul Nursalim ke dalam DPO
Jubir KPK, Febri Diansyah. Sumber foto: Elshinta.com/Dody Handoko

Elshinta.com - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa KPK tengah mempertimbangkan langkah hukum atas sikap tidak kooperatif pengusaha Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim, yakni memasukkan nama Sjamsul dan Itjih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan.

"Akan kami pertimbangkan," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/7).

Sebelumnya diketahui, Sjamsul dan Itjih telah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbit Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI), yakni pada 28 Juni 2019 dan 19 Juni 2019.

KPK telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan ke lima alamat di Indonesia dan Singapura yang terafiliasi dengan pasangan suami istri itu, seperti laporan dari Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Di Indonesia, KPK mengirimkan surat panggilan pemeriksaan ke rumah kedua tersangka di Simprug, Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Untuk alamat di Singapura, KPK mengirimkan surat panggilan pemeriksaan melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia, ke empat alamat, yaitu, 20 Cluny Road; Giti Tire Plt. Ltd. (Head Office) 150 Beach Road, Gateway West; 9 Oxley Rise, The Oaxley dan 18C Chatsworth Rd.

KPK menetapkan Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI. Penetapan ini merupakan pengembangan dari perkara mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung. Dalam kasus ini, Sjamsul dan Itjih diduga diuntungkan sebesar Rp 4,58 triliun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri PPPA dukung vonis kebiri kimia PN Mojokerto
Senin, 26 Agustus 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise me...
Iskandar Sitorus: KPK ke depan perlu auditor yang handal
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) telah...
Kejari Serang segera jadwalkan pemanggilan mantan camat Syafruddin
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang tengah menjadwalkan untuk memanggil mantan camat Se...
KPK minta Pansel pertimbangkan rekam jejak laporan kekayaan dan kepatuhan pajak
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memi...
KPK periksa mantan Wagub Jabar Deddy Mizwar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:25 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK sita Rp130 juta dari rumah Kabid SDA PUPKP Yogyakarta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp130 juta dari hasil pengg...
Dua instansi di Kantor Pemkot Yogyakarta diperiksa KPK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (22/8) melakukan pemeriksaan ber...
Terdakwa Liliana lanjutkan penahanan di Lapas Mataram
Kamis, 22 Agustus 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Terdakwa pemberi suap Rp1,2 miliar perkara penyalahgunaan izin tinggal di lingkunga...
OTT KPK, Kajati DIY memohon maaf kepada Sultan HB X atas perbuatan stafnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erbagtyo Rohan meminta maa...
Waspada! Penipuan dengan modus seleksi pegawai KPK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah meminta masyarakat w...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)