Janji Polri terkait kasus Novel Baswedan
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 14:16 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Janji Polri terkait kasus Novel Baswedan
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal menyatakan, Polri berjanji bekerja keras untuk mengungkap kasus teror terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dalam waktu tiga bulan.

"Prinsipnya kita akan kerja keras ya," ucapnya, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (22/7), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Tim Polri sedang mempelajari laporan dari Tim Pencari Fakta (TPF) Novel Baswedan. Temuan TPF Novel, menurut Iqbal, harus dipelajari secara komprehensif.

"Saat ini Pak Kabareskrim sedang mempelajari temuan-temuan dari tim pencari fakta atau tim pakar. Itu kan tebel, berapa halaman dan itu harus dipelajari secara komprehensif, ini kan upaya penyelidikan dan penyidikan selanjutnya," papar dia. 

Polri juga akan memilih orang-orang yang akan masuk dalam tim teknis untuk mengungkap kasus itu. Personel dari Inafis hingga Densus 88 juga akan dilibatkan. 

"Tidak kalah pentingnya memilih personel-personel terbaik yang kemarin saya sampaikan dari semuanya, Inafis, Pusident, sampai ke Densus 88 terbaik karena kasus ini penting, sehingga saya prediksi dalam beberapa minggu ke depan ini masih perlu waktu untuk mempelajari dan memilih," jelasnya. 

Ia juga menyampaikan, Polri masih butuh waktu untuk mempelajari dan melakukan rapat-rapat untuk mempelajari laporan tim pencari fakta. "Tim teknis beberapa minggu ke depan, Insyaallah bulan Agustus sudah dimulai kalau dalam prediksi saya," kata dia. 

Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Novel Baswedan sebelumnya memaparkan fakta terkait dugaan teror penyiraman air keras. TPF menemukan probabilitas serangan balik akibat penanganan kasus yang dilakukan Novel dengan penggunaan kewenangan berlebihan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Komisi l DPR RI desak pemerintah tuntaskan soal Asabri
Selasa, 21 Januari 2020 - 18:36 WIB
Kasus PT. Jiwasraya menjadi `mukadimah` terkuaknya korupsi di beberapa perusahan ansuransi di tanah ...
PPATK terima permintaan selidiki kasus Asabri 
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:58 WIB
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku telah...
Polri pastikan Harun Masiku tidak ada di rumah istrinya di Gowa
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:17 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan Harun Masik...
Polda Metro dalami laporan Ilham Bintang soal pembobolan rekening
Selasa, 21 Januari 2020 - 12:14 WIB
Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus pembajakan nomor ponsel dan pembobolan rekening bank wartaw...
Polisi tegaskan debt collector lakukan penarikan paksa bisa dipidanakan
Selasa, 21 Januari 2020 - 09:22 WIB
Polisi mengingatkan para pelaku penagih utang atau debt collector dari pihak leasing terhadap nasaba...
Mantan Kadinkes Tangsel disebut terima setoran
Senin, 20 Januari 2020 - 22:08 WIB
Mantan ketua panitia pengadaan di Dinas Kesehatan Tangsel, Neng Ulfah membenarkan jika Eks Kepala Di...
Buruh merasa dirugikan Omnibus Law, Mahfud: Pemerintah membuka diri 
Senin, 20 Januari 2020 - 21:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan pemerintah dan DPR membuk...
 Kejari Medan canangkan zona integritas menuju WBK dan WBBM
Senin, 20 Januari 2020 - 19:48 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari)  Medan melaksanakan apel pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas...
Jaksa Agung janji fokus tangani kasus Kakek Samiri  
Senin, 20 Januari 2020 - 19:35 WIB
Kasus kakek Samiri yang diduga mencuri getah karet seharga Rp17 ribu milik perusahaan Bridgestone di...
Delapan saksi dihadirkan dalam kasus pelajar bunuh begal
Senin, 20 Januari 2020 - 18:57 WIB
Total 8 orang saksi dihadirkan dalam sidang ke 4 kasus pembunuhan yang menimpa Misnan (40) warga Gon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV