Komnas HAM serahkan empat video kericuhan 22 Mei ke Irwasum Polri
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 15:58 WIB |
Komnas HAM serahkan empat video kericuhan 22 Mei ke Irwasum Polri
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. Sumber foto: https://bit.ly/2Z7MiyC

Elshinta.com - Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) menyerahkan empat temuan video baru yang diduga terjadi tindak kekerasan kepada korban kericuhan 22 Mei 2019 oleh oknum aparat kepolisian kepada Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

“Kami datangkan lagi ada empat kasus, kita putarkan videonya kita kasih data-data, itu diakui mereka,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (22/7).

Setelah menunjukkan video tersebut, lanjut Taufan, Polri menjelaskan aksi yang diduga kekerasan tersebut lantaran faktor emosional. “Mereka sudah jelaskan bahwa orang ini reaksi emosional dari oknum Brimob tersebut karena perumahan tempat dia tinggal di asrama Brimob itu diserang, jadi emosional lah dia,” ungkap Taufan, seperti dikutip dari Antara.

Dari empat video dengan berbagai lokasi yang berbeda seperti Kedutaan Spanyol dan di depan kantor Mako Brimob, hanya satu video yang masih belum ada kejelasan. Meskipun demikian, Taufan berpendapat faktor apapun tidak bisa diselesaikan dengan tindakan kekerasan sekalipun kepada terduga pelaku kericuhan dan meminta Polri untuk dengan tegas menindak oknum aparat tersebut.

“Kalau tidak salah tadi tinggal satu yang belum jelas. Misalnya video yang ada orang dipukul dengan helm, itu mereka sudah dapat pelakunya dan tentu akan dapat tindakan,” kata Taufan.

Selain itu, Taufan juga meminta kepada Irawasum Polri untuk secara khusus mempublikasikan proses pendisiplinan terhadap oknum tersebut agar publik juga bisa menilai.

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menegaskan hukuman bagi anggota tidak hanya ditempatkan pada tempat khusus selama 21 hari namun berbagai tindak pendisiplinan lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK: Draf RUU Pemasyarakatan samakan korupsi dengan kejahatan biasa
Jumat, 20 September 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengatakan, draf RUU...
Buwas sebut ada pihak yang fitnah Bulog berasnya tidak layak konsumsi
Jumat, 20 September 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengatakan, ada pihak-pihak yang se...
Kata MK soal pengajuan uji materi hasil revisi UU KPK
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan siap menerima pengajuan uji materi hasil revisi...
KPK duga uang suap Menpora mengalir ke pihak lain
Jumat, 20 September 2019 - 06:48 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mend...
Menteri KKP incar pemodal kapal `illegal fishing`
Kamis, 19 September 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar pemilik modal kapal-kapal...
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa ...
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB
Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan su...
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkob...
KPK periksa mantan Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko PT GI
Kamis, 19 September 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan,  KPK memeriksa mantan Direktur Strategi...
Jadi tersangka, Imam Nahrawi mengundurkan diri
Kamis, 19 September 2019 - 12:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sudah menyerahkan surat pengund...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once