Calon jemaah haji asal Medan banyak yang tertangkap membawa jamu tradisional
Elshinta
Senin, 22 Juli 2019 - 17:26 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Calon jemaah haji asal Medan banyak yang tertangkap membawa jamu tradisional
Sumber foto: Diurnawan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Meskipun sudah disosialisasikan jauh sebelum keberangkatan, namun hingga kloter 10 ini masih ada jemaah calon haji Embarkasi Medan yang kedapatan membawa jamu tradisional.

Wakil Kepala Bidang Penerimaan Jemaah PPIH Embarkasi Medan, Torang Rambe menyebutkan, ada puluhan jemaah calon haji yang mereka temukan membawa jamu tradisional. Puluhan jemaah tersebut berasal dari berbagai kelompok terbang. Akhirnya jamu itu disita panitia. "Karena semua obat-obatan yang mau dibawa jemaah, harus ada rujukan dari dokter daerah asal untuk dilapor ke tim kesehatan haji Embarkasi Medan," ujarnya kepada Kontributor Elshinta, Diurnawan, Senin (22/7).

Larangan membawa jamu tradisional dan turunannya ini sendiri kata Torang, bukan main-main. Larangan ini berasal dari Pemerintah Arab Saudi kepada seluruh penerbangan yang mengangkut jemaah calon haji. Bahkan Pemerintah Arab Saudi memberikan denda sebesar 10 ribu riyal bagi calon haji yang kedapatan membawa jamu. "Sejak awal bimbingan di tingkat kecamatan sudah kita sosialisasikan aturan ini," sebutnya.

Namun Torang mengaku masih ada juga jemaah calon haji yang membawa jamu-jamuan itu. Alasannya, karena para jemaah calon haji itu yakin, jamu tradisional itu akan mengatasi penyakit mereka setibanya di Tanah Suci. "Kita dari panitia juga sudah berupaya mensosialisasikan bahwa pemerintah sudah memberikan pelayanan kesehatan yang baik di Arab Saudi," terangnya.

Selain masalah jamu tradisonal, pantia haji Embarkasi Medan juga masih banyak menemukan adanya jemaah calon haji yang membawa atribut KBIH. Padahal hal itu jelas sudah dilarang sesuai edaran Kementerian Agama. "Karena keberangkatan haji ini sudah membawa nama daerah dan bangsa bukan lagi KBIH," tukasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sejarah 22 September: Indonesia juara AFF dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Minggu, 22 September 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Hari ini dalam sejarah. Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final...
Tuntas, Rapat Pleno PBNU keluarkan beberapa rekomendasi
Sabtu, 21 September 2019 - 22:35 WIB
Elshinta.com - Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 20-21 September 2019 yang diselengg...
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Tenaga ahli Kemenkominfo ajak PMKRI perangi hoax
Sabtu, 21 September 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi RI, FX Bambang Irawan mengajak generas...
Kodim 0619 Purwakarta siap bangun jalan penghubung
Sabtu, 21 September 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 kembali digelar Kodim 0619 Purwakarta de...
Bupati Purwakarta geram oknum guru jadi pelaku video mesum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang mem...
Lebih dari 2.000 warga Kalteng kena ISPA akibat kebakaran lahan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Kabut asap karhutla sampai minggu kedua September 2019 telah menyebabkan 3.394 oran...
Aset negara Pulau Samalona dan Lae-lae akhirnya dikembalikan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Aset berupa lahan di Pulau Samalona dan Pulau Lae-lae akhirnya resmi dikembalikan o...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)