Korban kebakaran korek api dapat santunan dari Kemensos Rp450 juta
Elshinta
Selasa, 23 Juli 2019 - 15:34 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Korban kebakaran korek api dapat santunan dari Kemensos Rp450 juta
Sumber foto: M Salim/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menyerahkan bantuan sosial kepada 22 ahli waris korban kebakaran pabrik korek api gas yang terjadi sebulan yang lalu di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (23/7).

Kontributor Elshinta, M Salim melaporkan, bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Nurul Farijati di Pendopo Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat.

Menurut Nurul, bantuan tersebut merupakan suatu tanggung jawab pemerintah pusat sebagai bukti kepedulian pemerintah sesuai dengan amanat Presiden RI, Joko Widodo yang peduli terhadap korban bencana sosial maupun bencana alam. "Mereka yang meninggal ini merupakan korban bencana sosial, kemudian ada usulan dari Dinsos Kabupaten Langkat dan Dinsos Provinsi Sumut, setelah kita proses di kementerian itu layak mendapatkan bantuan," ujarnya.

Kemensos mengucapkan turut berdukacita atas bencana ini dimana sebanyak 30 orang menjadi korban meninggal. Kepada keluarga yang ditinggalkan diminta agar ikhlas menerima musibah ini. Lebih lanjut dijelaskan Nurul bantuan yang diserahkan untuk keluarga korban ini sebesar Rp15 juta per orang dengan total santunan Rp450 juta.

Sementara itu, bantuan juga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat kepada ahli waris korban sebesar Rp2,5 juta per orang. Penyerahannya langsung oleh Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Asap semakin pekat, jarak pandang Kota Pekanbaru memburuk
Jumat, 20 September 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih pekat menyelimuti Kota Pekanba...
Dua pekan, kabut asap diharapkan sudah bisa diatasi
Jumat, 20 September 2019 - 07:57 WIB
Elshinta.com - Gangguan kabut asap pada dunia penerbangan Tanah Air diharapkan sudah bisa diatasi ...
Status tanggap darurat bencana karhutla ditetapkan di Kalteng
Jumat, 20 September 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status tanggap darurat benca...
Kabut asap serang Aceh, mulai ganggu penerbangan
Jumat, 20 September 2019 - 07:10 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, kabut asap sudah m...
`Mencekam`, kebakaran lahan nyaris hanguskan sekolah dan rumah warga
Jumat, 20 September 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Kebakaran lahan terjadi di Perumahan Betang Raya Jalan Jenderal Sudirman Km 6,5 Sam...
Atap SD ambruk, Bupati Purwakarta instruksi turunkan tim audit
Kamis, 19 September 2019 - 17:31 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Anne Ratna Mustika menginstruksikan Inspektorat Daer...
Kebakaran menuju puncak Gunung Semeru berhasil dipadamkan
Kamis, 19 September 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengungkapkan kebakar...
Seorang bujangan di Malang ditemukan tewas membusuk
Kamis, 19 September 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Seorang pria yang hidup seorang diri, Donny Effendi (41), warga Jalan Salahutu Tida...
Penanganan karhutla Riau, Pertamina dukung BNPB
Kamis, 19 September 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Untuk mendukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menanggulangi ke...
Korban meninggal akibat miras oplosan di Malang bertambah satu
Rabu, 18 September 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Firnanda Triprasetyo (16), warga Jalan Simpang Candi, Mojolangu, Kota Malang, Jawa ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)