Ini tanda-tanda anak yang bahagia
Elshinta
Selasa, 23 Juli 2019 - 15:16 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Ini tanda-tanda anak yang bahagia
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Gpt1RP

Elshinta.com - Membahagiakan anak adalah hal yang diinginkan orang tua. Maka tak heran banyak orangtua melimpahi anak-anaknya dengan beragam mainan atau mengajaknya bepergian kemana saja. Namun apakah hal tersebut menjamin anak sudah merasa bahagia? Ada hal-hal yang jauh lebih substansial untuk membuat anak bahagia.

Banyak ahli berpendapat bahwa aspek emosional anak yang terbentuk secara baik akan lebih meningkatkan peluang bagi kesuksesannya di masa mendatang. Hal ini tentu saja berkaitan dengan kebahagiaan anak sehari-hari.
 
Banyak manfaat yang diperoleh ketika anak merasa bahagia. Diantaranya adalah anak akan lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas dan pertumbuhan tubuhnya menjadi lebih baik. Karena anak bahagia itu biasanya anak yang sehat.
 
Lalu bagaimana seorang anak itu dikatakan bahagia? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut tanda-tandanya:
 
Selalu Riang
Anak yang bahagia dan cukup kasih sayang akan terlihat riang. Tidak murung dan ceria. Karena ia merasa nyaman di dalam keluarganya.
 
Wajah Berseri-seri
Anak yang bahagia, wajahnya berseri-seri saat bermain, baik bersama orangtua maupun dengan temannya. Oleh sebab itu, luangkan waktu untuk bermain dengan anak.
Selain wajah yang berseri-seri, anak yang bahagia tampak dari tatapan matanya yang berbinar-binar penuh kesenangan.
 
Rajin Senyum
Senyuman bisa menjadi pertanda ada rasa bahagia. Selain tersenyum, anak yang tertawa lepas juga menjadi tanda sedang bahagia.
 
Mengungkapkan perasaan
Seorang anak yang bisa lebih mengungkapkan perasaan dan emosinya menjadi salah satu tanda anak bahagia.
Bila masih belum pandai mengungkapkannya, harus dilatih terlebih dahulu dengan sering bersikap terus terang tentang perasaan terlebih dahulu atau kalimat lainnya yang mengekspresikan emosi.
 
Suka bersosialisasi
Anak yang bahagia biasanya tidak menutup diri atau memilih menyendiri. Ia senang bersosialisasi, berteman dan bergaul karena merasa aman dan nyaman saat bersama dengan orang lain.
 
Percaya diri
Memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan tidak minder, menjadi salah satu tanda anak yang bahagia. Sebab ia merasa yakin dengan kemampuan yang dimilikinya dan ingin terus mengembangkan segala potensi yang masih terpendam dalam dirinya.
Ia juga memiliki cita-cita yang tak terbatas dan antusias dengan harapan-harapannya.
 
Ingin mencoba banyak hal
Anak yang bahagia memiliki inisiatif lebih besar dibandingkan teman-temannya. Ia sering mencoba berbagai kegiatan. Selama itu positif dan tidak berbahaya, biarkan saja mereka bereksperimen.
 
Bersyukur
Karena selalu  bersyukur, ia memiliki simpati dan empati yang tinggi terhadap orang lain. Ia juga selalu bersyukur dengan kelebihan dan kekurangannya.
 
Aktif
Memang kadar aktif anak berbeda-beda. Ada anak yang lebih pendiam tapi ada juga yang mengekspresikannya secara langsung. Namun beda antara pendiam dengan tidak aktif.
 
Anak pendiam bisa saja aktif dengan kegiatan mereka. Anak yang aktif melakukan sesuatu cenderung lebih bahagia.
 
Sering menggambar
Biasanya, anak yang bahagia cenderung sering menggambar dan bisa juga terlihat dari caranya menggambar. Penelitian pun menunjukkan bahwa biasanya anak yang bahagia sering menggambar ukuran besar di tengah kertas.
 
Sebaliknya, anak yang merasa tidak bahagia biasanya menggambar dengan ukuran kecil di sudut kertas. 

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Orang tua jangan malu, bila harus belajar dari anak
Selasa, 31 Maret 2020 - 11:05 WIB
Orang tua percaya bahwa mereka memiliki banyak pengalaman dan wajar bila anak-anak harus belajar dar...
 Gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja berikut ini, manakah yang paling tepat?
Kamis, 19 Maret 2020 - 09:39 WIB
Pada fase remaja, tidak jarang orang tua mengalami tantangan dalam berkomunikasi dengan anaknya. Kom...
 Bagaimana mengendalikan emosi saat menghadapi anak?
Senin, 16 Maret 2020 - 11:27 WIB
Wajar jika orang tua pernah marah atau merasa kesal dengan perbuatan anaknya. Menahan kesabaran mema...
Hidayat Nur Wahid: RUU Ketahanan Keluarga sejalan dengan HAM dalam UUD NRI 1945
Kamis, 12 Maret 2020 - 17:35 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari FPKS Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA mengataka...
Mengapa sulit berkomunikasi dengan anak yang sedang beranjak remaja?
Rabu, 11 Maret 2020 - 11:19 WIB
Perbedaan pandangan antara orang tua dengan anak yang sedang beranjak remaja seringkali memicu perde...
Bagaimana melatih anak dalam mengatur waktu demi masa depannya kelak?
Senin, 09 Maret 2020 - 11:23 WIB
Semakin besar, anak akan memiliki banyak kegiatan terutama jika sudah mulai bersekolah. Untuk itu, o...
 Bagaimana membangun komunikasi yang baik dengan anak?
Senin, 02 Maret 2020 - 13:49 WIB
Kualitas komunikasi orang tua kepada anak memengaruhi perkembangan mereka. Cara bicara orang tua den...
Bagaimana cara mengajarkan anak agar menjadi teman yang baik?
Kamis, 27 Februari 2020 - 11:15 WIB
Teman adalah sosok yang penting bagi kehidupan anak. Memiliki teman dan menjalin persahabatan memung...
Saat anak susah disuruh belajar, atasi dengan cara ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:17 WIB
Orang tua jangan langsung memarahi anaknya ketika susah untuk urusan belajar karena hal itu bisa mem...
Ini alasannya mengapa kerajinan tangan bermanfaat bagi perkembangan anak
Senin, 17 Februari 2020 - 12:02 WIB
Membuat kerajinan tangan dapat mengasah kreativitas dan kemampuan motorik yang sangat baik bagi perk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)