PPIH lobi Arab Saudi agar empat kloter tambahan mendarat di Jeddah
Elshinta
Jumat, 26 Juli 2019 - 15:45 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
PPIH lobi Arab Saudi agar empat kloter tambahan mendarat di Jeddah
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GIx6kn

Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tengah melobi Arab Saudi untuk mengizinkan empat kloter jemaah haji gelombang kedua asal Indonesia mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Menurut jadwal sebelumnya, empat kloter tersebut hanya diperbolehkan mendarat di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah.

Kepala Seksi Kedatangan dan Keberangkatan Daerah Kerja Bandara Jeddah-Madinah, Cecep Nursyamsi menuturkan, perbedaan pendaratan 4 kloter jemaah haji gelombang kedua ini imbas adanya penambahan kuota haji 10 ribu pada tahun ini.

Otoritas Bandara King Abdul Aziz, tak memberikan izin mendarat sebagaimana kloter gelombang dua lainnya, akibat keterbatasan slot time penerbangan.

"Pada saat awal kita sudah tidak mendapatkan surat izin untuk 4 kloter. Yang semestinya mendarat di Jeddah pada fase kedua karena tidak dapat, maka mendarat di Madinah," jelas dia di Jeddah, Kamis (25/7).

Keempat penerbangan tersebut yaitu UPG 35 (Embarkasi Makasar) dengan jadwal mendarat para 2 Agustus, UPG 40 dengan jadwal pada 5 Agustus. Kemudian BDJ 17 (Embarkasi Banjarmasin) dengan jadwal pendaratan 3 Agustus dan BDJ 19 pada 5 Agustus.

Cecep menuturkan, permintaan perubahan lokasi pendaratan dari Madinah ke Jeddah demi kemudahan rangkaian layanan dan kenyamanan jemaah haji. Mulai dari penyiapan transportasi dan pemondokan. Hingga, waktu perjalanan jemaah haji ke Mekkah.

Bila mendarat di Madinah, jemaah haji akan langsung diberangkatkan ke Mekkah setelah sebelumnya miqat di Bir Ali. Rentang waktu perjalanan antar dua kota ini mencapai 6-8 jam. Sementara bila mendarat di Jeddah, jemaah cukup menghabiskan 2 jam maksimal untuk mencapai Kota Mekkah.

Perubahan pendaratan dari Madinah ke Jeddah pun bisa berdampak ke lokasi kepulangan jemaah haji. "Bila mereka datang dari Madinah dan pulang pun dari Madinah yang seharusnya pada saat datang dari Jeddah mereka pulang dari Madinah," ungkap Cecep.

Permintaan PPHI ini masih dalam kajian Otoritas Bandara King Abdul Aziz yang bernaung di bawah GACA. "Pejabat tinggi di sini mengatakan akan mengusahakan untuk mencari solusi bila dimungkinkan akan diusahakan supaya bisa dapat fase 2 ini mendarat di Jeddah," ungkap dia kepada Reporter Elshinta, Dwi Iswanto.

Lebih lanjut Cecep memastikan jika permintaan tersebut tidak terpenuhi, PPIH sudah mempersiapkan terkait fasilitas layanan jemaah haji usai mendarat di Bandara di Madinah untuk menuju ke Mekkah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Delapan meninggal, 25 orang hilang akibat kapal tenggelam di India
Senin, 16 September 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya delapan orang meninggal dan 25 orang lainnya hilang pada Minggu (25/9) s...
10 orang tewas, belasan lainnya luka akibat bom mobil di Suriah
Senin, 16 September 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Bom yang terpasang di sebuah mobil meledak di Kota Al-Rai, Suriah di dekat perbatas...
Iran bantah klaim AS berada di balik serangan fasilitas minyak Saudi
Senin, 16 September 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Iran membantah klaim yang disampaikan oleh Amerika Serikat bahwa pihaknya berada di...
Resmi, Arab Saudi cabut aturan visa progresif umrah
Rabu, 11 September 2019 - 08:07 WIB
Elshinta.com - Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Mohamad Hery Saripudin mengonfirmasi bahwa Pemerinta...
Aksi protes, pasukan Israel tembak mati remaja Palestina
Sabtu, 07 September 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Pasukan Israel menembak dan menewaskan dua remaja Palestina selama aksi protes di s...
Al Quran tertua asal Indonesia tersimpan di Negeri Gajah Putih
Rabu, 04 September 2019 - 12:10 WIB
Elshinta.com - Kitab suci Al Quran tertua asal Indonesia masih tersimpan dengan baik di museum Ahm...
229 kloter jemaah haji gelombang I telah tinggalkan Mekkah
Minggu, 01 September 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 229 kelompok terbang (kloter) jemaah haji gelombang I telah meninggalkan Kot...
PPIH terus cari jemaah haji Tapsirin
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Satu orang jemaah haji asal Palembang, Tapsirin Wajat Ratam (82) sampai saat ini belu...
Pengungsi Rohingya: Lebih baik mati daripada hidup tanpa hak di Myanmar
Senin, 26 Agustus 2019 - 20:22 WIB
Elshinta.com - Pengungsi Rohingya yang tinggal di kamp sementara Kabupaten Cox`s Bazar, Bangladesh...
Pasukan Israel serang kantor militer Palestina di Lebanon
Senin, 26 Agustus 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Serangan udara Israel menghantam satu kantor militer milik kelompok Palestina di Le...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)