Ini alasan Menristekdikti wacakanan rektor asing pimpin PTN
Elshinta
Sabtu, 27 Juli 2019 - 11:56 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Ini alasan Menristekdikti wacakanan rektor asing pimpin PTN
Menristekdikti Muhamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2McLqoG

Elshinta.com - Dalam rangka meningkatkan ranking perguruan tinggi mencapai 100 besar dunia, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir akan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang paling siap untuk dinaikkan rankingnya.

Menteri Nasir juga memastikan anggaran untuk menggaji rektor luar negeri ini akan disediakan langsung oleh Pemerintah, tanpa mengurangi anggaran PTN tersebut. Pemerintah menargetkan pada 2020 sudah ada perguruan tinggi yang dipimpin rektor terbaik dari luar negeri dan pada 2024 jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi lima PTN.

"(Kita nanti tantang calon rektor luar negerinya) kamu bisa tidak tingkatkan ranking perguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia. Setelah ini 100 besar dunia. Harus seperti itu. Kita tidak bisa targetnya item per item. Bisa tidak mencapai target itu. Nanti (dia harus meningkatkan) publikasinya, mendatangkan dosen asing, mendatangkan mahasiswa asing, bahkan mahasiswa Indonesia bisa kirim ke luar negeri," ungkap Menristekdikti.

Menteri Nasir mengakui saat ini ada beberapa perbaikan peraturan yang diperlukan untuk dapat mengundang rektor luar negeri untuk dapat memimpin perguruan tinggi di Indonesia dan dosen luar negeri untuk dapat mengajar, meneliti, dan berkolaborasi di Indonesia, dilansir dari JPP, Sabtu (27/7).

Menristekdikti saat ini memperkirakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) sudah layak dipimpin rektor terbaik dari luar negeri. PTNBH juga diperkirakan layak berkolaborasi atau mengundang dosen luar negeri untuk mengajar dan meneliti, mengingat PTNBH memiliki ranking tertinggi di antara perguruan tinggi lain di Indonensia, namun Menristekdikti masih menunggu hasil kajian dari tim Kemenristekdikti, dimana memungkinkan PTN Badan Layanan Umum (PTN BLU) atau PTN Satuan Kerja (PTN Satker) dipimpin oleh rektor luar negeri dan ditempati dosen luar negeri.

"Perguruan Tinggi Negeri yang paling tidak sekarang posisinya Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, yang saya anggap paling mature, paling dewasa, tapi dimungkinkan juga di BLU, di Satker yang punya reputasi yang baik, bisa ke sana juga," papar Menristekdikti.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Inspiring Festival, beri semangat anak muda untuk kreatif
Jumat, 20 September 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Universitas Bina Nusantara menggelar Inspiring Festival (Ifest) di Kota Medan, Suma...
Lama dipimpin Plt, UNJ akhirnya punya rektor baru
Jumat, 20 September 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Universitas Negeri Jakarta (UNJ), akhirnya memiliki rektor baru setelah lama jabatan...
Unej siapkan mahasiswa setingkat TRC bencana
Kamis, 19 September 2019 - 22:26 WIB
Elshinta.com - Universitas Negeri Jember (Unej) menyiapkan mahasiswanya ikut berperan sebagai pela...
 Berperan dalam pengembangan SMK, penggunaan brand Djarum Foundation tidak masalah
Kamis, 19 September 2019 - 22:06 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak mempermasalahkan brand Djarum Foundation...
Penuhi permintaan pasar, Kudus buka SMK Unggulan Beauty and Spa
Kamis, 19 September 2019 - 19:48 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan pendidikan SMK yang kini masih ...
200 siswa SMA di Papua dibekali bela negara
Rabu, 18 September 2019 - 21:06 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 200 siswa SMA dari berbagai sekolah di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua ...
Akibat karhutla, sekolah di Pekanbaru masih diliburkan
Rabu, 18 September 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menyampaikan pengumuman perpanjan...
Perpustakaan keliling Yonif Mekanis Raider 411/Kostrad datangi Kampung Rawabiru, Papua
Selasa, 17 September 2019 - 13:12 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati "Hari Kunjung Perpustakaan", Mobil Pintar Satgas Yonif Meka...
Sekolah dinilai harus jadi rumah kedua bagi anak
Selasa, 17 September 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan sekolah harus menjadi rumah kedua bag...
Ujian berbasis Android, siswa kerjakan soal di telepon pintar
Senin, 16 September 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Citra Medika Sukoharjo mulai menerapkan ujian berbas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)