Tumbangkan Ahong, Theo Ginting juara baru One Pride Pro Never Quit MMA
Elshinta
Minggu, 28 Juli 2019 - 10:55 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Tumbangkan Ahong, Theo Ginting juara baru One Pride Pro Never Quit MMA
Foto: Bayu Koosyadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tuntas sudah perseteruan seru dua fighter One Pride Pro Never Quit MMA, antara Rudy `Ahong` Gunawan lawan Theodorus `Singo Karo` Ginting dalam menentukan jawara kelas welterweight One Pride. Theo Ginting akhirnya tampil sebagai juara, setelah menumbangkan Ahong, pada partai utama Fight Night ke-30, yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (27/7) malam.

Theo Ginting membuktikan dirinya yang terbaik saat ini, dengan memaksa  sang juara bertahan Ahong menyerah di atas Oktagon di ronde pertama, dalam pertarungan penuh dendam tersebut.

Ahong yang dijuluki KOKO (King of KO) yang belum terkalahkan di One Pride Arena, dalam pertarungan tersebut sempat membuat Theo Ginting terjatuh di ground, dan melakukan serangan kilat bertubi-tudi, diatas tubuh Theo yang sempat tak berdaya menghadapi serangan dari pemegang Dan-4 Jiu Jitsu Jepang itu.

Upaya Ahong untuk mengalahkan Theo dengan tehnik memiting lawan dalam pertarungan bawah, mengalami kesulitan, karena kelihaian Theo yang selalu melepaskan belitan tangan Ahong di lehernya. Ambisi Ahong memenangkan pertarungan bawah ini, justru menguras tenaganya, dan menjadi boomerang baginya.

Theo justru mampu membalikkan keadaan, petarung kelahiran Karo justru berganti yang menguasai Ahong, membuat posisi sang juara bertahan menjadi di bawah, sekaligus sasaran empuk, Theo menghujani pukulan dan hantaman siku fighter berjuluk “Singo Karo “ ini.

Beberapa detik jelang babak pertama berakhir, sebuah pukulan Theo masuk telak dan membuat Ahong tak sadar. Wasit pun menghentikan laga dengan keputusan kemenangan TKO untuk Theo dengan teknik ground and pound. 

“Harus saya akui pukulan Ahong sangat kuat, sehingga dia mampu menjatuhkan saya di awal ronde. Namun saya berusaha bertahan dari serangan Ahong, “ ujar Theo seusai pertandingan, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi.

Theo mengakui kemampuanya bertahan dari serangan Ahong tak lepas, dari program latihan yang dijalaninya selama ini, Karena dia sudah terbiasa menghadapi serangan seperti apapun, termasuk serangan brutal. Bahkan dirinya sempat masuk rumah sakit sampai enam kali, akibat tempaan latihan keras tersebut.

“Saya memang sengaja memancing emosi Ahong dalam pertarungan ini, karena saya menyadari secara power  kalah jauh dari Ahong. Faktor emosi lah yang membuat Ahong kalah dalam pertarungan ini,” tandas Theo.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Ardiansyah Bakrie, menilai laga Ahong vs Theo di Fight Night 30 merupakan yang terbaik dari seluruh pementasan One Pride MMA.

Ardi mengakui dengan  konsep baru yang mementaskan tiga perebutan gelar dalam satu malam, mendapat atensi yang sangat luar biasa dari para penggemar One Pride MMA. Bahkan penonton yang hadir melebihi kapasitas Tennis Indoor 3.500 orang. Penonton penuh, bahkan sampai luar gedung. 

“Saya berharap konsep baru ini membuat penonton puas. Bagi saya pribadi, ini pertarungan yang luar biasa. Saya juga berencana untuk mencarikan lokasi pertarungan yang lebih besar lagi, seperti Istora Senayan, jika animo penonton terus meningkat nantinya” tandas  Ardi Bakrie.

Sebagaimana diketahui ajang One Pride Pro Never Quit, merupakan  pertarungan MMA (Mixed Martial Art) terbesar di Indonesia, yang menyajikan lebih dari 200 laga per tahun dengan 300 petarung yang berasal dari lebih 50 klub di 34 provinsi di Tanah Air.

Pada pertarungan lain, Gunawan sukses mempertahankan gelar strawweight di ajang One Pride Pro Never Quit Fight Night 30. Gunawan mengalahkan Edowar "Joker" Virnanda.

Dalam laga ini, Gunawan memang tampil dominan dan dinyatakan sebagai pemenang di ronde kedua pada menit ke-5. Dia mendapatkan kemenangan tap out dengan teknik rear naked choke.

Sementara itu, Jeka Saragih tampil luar biasa mempertahankan gelar Lightweight usai menundukkan Hendrik Tarigan. Jeka langsung melayangkan pukulan demi pukulan terhadap Hendrik. Hendrik sama sekali tak bisa melakukan perlawanan.

Jeka langsung dinyatakan sebagai pemenang. Dia meraih kemenangan tap out menggunakan teknik rear naked choke. Dia hanya butuh waktu 1 menit lewat 11 detik.

Jeka pun sukses mempertahankan sabuk lightweight miliknya

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
McGregor habisi Cerrone hanya 40 detik
Minggu, 19 Januari 2020 - 17:19 WIB
Petarung bela diri campuran Connor McGregor mempecundangi lawannya Donald Cerrone dalam waktu 40 det...
Kampanyekan TSM, Polres Indramayu gowes bersama dari Indramayu sampai Cirebon
Minggu, 19 Januari 2020 - 15:58 WIB
Kepolisian Resor Indramayu melaksanakan gowes bersama dari Indramayu hingga Kota Cirebon pada Sabtu ...
Ribuan pelari ramaikan event Sriwijaya Run 5K dan 10K Palembang
Minggu, 19 Januari 2020 - 09:29 WIB
Sebanyak 5.000 pelari ramaikan event Sriwijaya Run 5K dan 10K yang diselenggarakan oleh Kodam II/Sri...
Reza Rajasa calonkan diri jadi Ketua PGI DKI Jakarta
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:47 WIB
Reza Rajasa, putera dari mantan Menko perekonomian Hatta Rajasa mengklaim mendapatkan dukungan penu...
Korem 091/ASN olahraga bersepeda hingga Kota Tenggarong
Sabtu, 11 Januari 2020 - 10:29 WIB
Kegiatan rutinitas Korem 091/ASN setiap hari Rabu dan Jumat yaitu melaksanakan Gowes bersama. Gowes ...
Kejurnas tenis junior, diharap lahirkan bibit unggul
Senin, 06 Januari 2020 - 21:12 WIB
PT Mekar Armada Jaya (New Armada) Magelang kembali dipercaya oleh PP Pelti (Persatuan Lawn Tenis Ind...
Warga antusias manfaatkan Stadion Moch Subroto untuk berolah raga
Senin, 06 Januari 2020 - 12:47 WIB
Setelah Stadion Moch Subroto dibuka untuk umum, warga antusias berolahraga lari di lintasan atletikn...
McGregor: Khabib terlalu takut tanding ulang denganku
Sabtu, 04 Januari 2020 - 10:50 WIB
Petarung bela diri campuran Conor McGregor mengklaim bahwa juara dunia kelas ringan UFC Khabib Nurma...
Pendekar Pagar Nusa diminta lawan hoaks dan jaga NKRI
Jumat, 03 Januari 2020 - 20:54 WIB
`Pendekar tidak hanya berlaga di atas matras, di atas pencak dor, tapi juga di media sosial, dan med...
KONI Kabupaten Subang terancam dibekukan
Selasa, 31 Desember 2019 - 09:56 WIB
Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Koni Kabupaten Subang yang digelar di Gedung ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV