Pasca OTT, KPK geledah 10 lokasi di Kudus
Elshinta
Minggu, 28 Juli 2019 - 19:14 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Pasca OTT, KPK geledah 10 lokasi di Kudus
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tim Penyidik KPK yang terdiri dari 14 orang melakukan penggeledahan di 10 lokasi di Kudus untuk mencari barang bukti terkait OTT Bupati Kudus, Muhammad Tamzil dan sejumlah pejabat lainnya. Tim penyidik KPK memasuki pendopo Kabupaten kudus dari pukul 09.54 WIB dikawal ketat aparat kepolisian yang dilengkapi senjata. 

Tim selama menggeledah lokasi-lokasi didampingi oleh Wakil Bupati Kudus, Muhammad Hartopo dan Asisten Administrasi Setda Kudus, Mas'ud dan Satpol PP Kudus. Menurut Hartopo, tim KPK meminta dirinya untuk mendampingi selama proses penggeledahan diruang-ruang yang ada dilingkungan pendopo. Sedangkan untuk diluar pendopo seperti dinas-dinas dilakukan oleh tim KPK sendiri. 

"Ada 10 lokasi yang digeledah untuk mencari barang bukti, seperti ruang kerja Bupati, ruang kerja staf khusus bupati, Rumdin Sekda yang ditempati staf khusus, ruang kerja Sekda, ruang Kepala Disdukcapil, ruang Kepala Disbudpar, ruang Kepala Dinas PUPR, ruang Kepala Dinas BKPP, ruang Sekretariat BPPKAD, dan ruang Kabag Organisasi Setda Kudus. Termasuk informasinya rumah Sekdin BPPKAD, Ahmad Sofiyan yang menjadi tersangka," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Minggu (28/7).

Wabup menjelaskan, tim KPK selama penggeledahan diruang-ruang tersebut membawa dokumen yang dibutuhkan. Demikian juga ada flashdisk dan berkas-berkas. "Saya tidak tau pasti apa yang dibawa. Hanya saja jumlahnya mencapai puluhan item," ungkapnya.

Penggeledahan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, dimana tim penyidik KPK membawa sejumlah dokumen yang dimasukkan kedalam kardus dan plastik. Mereka meninggalkan pendopo sekitar pukul 16.55 WIB.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masa tahanan Gubernur Kepri nonaktif diperpanjang
Sabtu, 21 September 2019 - 20:49 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa tahanan Gubernur Kepri nonakt...
Empat tahun buron, mantan camat di Deli Serdang berhasil ditangkap
Sabtu, 21 September 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Tim Intelijen Kejati Sumatera Utara bersama Intel Kejari Deli Serdang berhasil merin...
KPK: Draf RUU Pemasyarakatan samakan korupsi dengan kejahatan biasa
Jumat, 20 September 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengatakan, draf RUU...
Buwas sebut ada pihak yang fitnah Bulog berasnya tidak layak konsumsi
Jumat, 20 September 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengatakan, ada pihak-pihak yang se...
Kata MK soal pengajuan uji materi hasil revisi UU KPK
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan siap menerima pengajuan uji materi hasil revisi...
KPK duga uang suap Menpora mengalir ke pihak lain
Jumat, 20 September 2019 - 06:48 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mend...
Menteri KKP incar pemodal kapal `illegal fishing`
Kamis, 19 September 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar pemilik modal kapal-kapal...
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa ...
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB
Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan su...
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkob...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)