Investor ragu bangun kawasan wisata Danau Toba, Presiden: Ganti!
Elshinta
Selasa, 30 Juli 2019 - 14:56 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Investor ragu bangun kawasan wisata Danau Toba, Presiden: Ganti!
Presiden Jokowi saat mengunjungi kawasan Taman Wisata Salib Kasih, di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, Selasa (30/7) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2YtDBxl

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Otorita Danau Toba untuk mendesak investor agar segera mulai membangun kawasan wisata di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara. 

Jika investor masih ragu membangun kawasan tersebut, Presiden memerintahkan Badan Otorita untuk mengganti investornya.

“Kalau ini sudah mulai, investornya nggak mulai-mulai, stop ganti. Saya sudah sekarang memang harus tegas- tegas gitu. Kalau ndak kapan mulai? Tempat yang sangat bagus seperti ini gampang dicari investor,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meninjau kawasan wisata The Kaldera Toba Nomadic Escape, di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, Selasa (30/7) siang.

Menurut Presiden, ada 386 hektar luas tanah di kawasan wisata Danau Toba yang sudah clear, sudang dipegang Badan Orotita Danau Toba. Karena itu, ia minta secepatnya dimulai, baik itu yang tanggung jawab pemerintah, infrastruktur jalan, dan lain-lain.

Nantinya, lanjut Kepala Negara, di tempat tersebut akan ada hotel bintang 4, bintang 5, resort, dan juga padang golf juga. 

“Tetapi yang jelas ini untuk MICE, meeting, wisatanya juga komplit, wisata air ada, wisata alam ada, air terjun ada, wisata religi ada. Sudah komplit,” papar Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Pemerintah, lanjut Presiden, akan menyelesaikan dulu yang di Tobasa seluas 386 ha, sebelum nantinya pindah ke Humbang Hasundutan yang masih ada lagi 533 ha.

“Sana lagi bregg, rampung lagi. Sekarang memang kerjanya seperti itu, kerja barengan, terintegrasi pusat, provinsi, daerah, bagi-bagi. Tadi malam sudah kita bagi semuanya,” kata Presiden Jokowi.

Mengenai manfaat pembangunan kawasan tersebut bagi masyarakat, Presiden Jokowi meyakinkan banyak. “Kalau banyak hotel di sini pasti dong, sayur masuk hotel, buah masuk hotel, singkong masuk hotel, jagung masuk hotel, kentang masuk hotel, lapangan kerja terbuka, barang-barang kerajinan di sini yang banyak sekali, tenun, ulos, indikraft, semuanya, kopinya nggak usah dijual di luar, pakai sendiri di sini,” ucap Presiden menerangkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polresta Deli Serdang berikan bantuan sembako dan buka khitan massal
Minggu, 23 Februari 2020 - 19:39 WIB
Kapolres Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi memberikan bantuan seratusan paket sembako kepada mas...
Polisi amankan 13 motor balap liar di Kabupaten Bandung
Minggu, 23 Februari 2020 - 19:16 WIB
Satlantas Polresta Bandung berhasil mengamankan 13 Unit kendaraan roda dua yang kedapatan sedang mel...
Kadisdik Batu Bara: Gemkara rumah besarnya masyarakat Batu Bara
Minggu, 23 Februari 2020 - 18:39 WIB
Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Menuju Masyarakat Kabupaten Batu Bara (Gemkara) bisa menja...
Pemerintah Selasa putuskan opsi pemulangan WNI di Diamond Princess
Minggu, 23 Februari 2020 - 18:17 WIB
Pemerintah pada Selasa (25/2) akan memutuskan opsi pemulangan WNI yang berada di kapal pesiar Diamon...
Survei Indo Barometer: Prabowo diunggulkan jadi capres
Minggu, 23 Februari 2020 - 17:29 WIB
Hasil survei yang dilakukan Indo Barometer menyebutkan bahwa Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo ...
PPDI Lumajang imbau kepala desa dan lurah ajak warganya yang kesulitan
Minggu, 23 Februari 2020 - 17:12 WIB
Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengapresiasi terh...
ASN Pemkot Malang bakal diawasi kamera pengawas
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:49 WIB
Pemerintah Kota Malang bakal memasang perangkat berteknologi modern guna mengawasi dan memantau kebe...
KASN tindaklanjuti pengaduan Komite Penyelamatan TVRI
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:28 WIB
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)akan menindaklanjuti surat pengaduan dari Komite Penyelamatan TVR...
BMKG minta warga Gunungsitoli waspadai angin kencang
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:15 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Binaka meminta warga Kota Gun...
Puncak peringatan HPN 2020, wartawan hijaukan Gunung Telomoyo
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:50 WIB
Dua jenis burung masing-masing jalak penyu dan perkutut lokal dilepas liar di Gunung Telomoyo, Desa ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)