Ryamizard sebut anggota TNI yang terpapar radikalisme tak `Pancasilais`
Elshinta
Selasa, 30 Juli 2019 - 18:06 WIB |
Ryamizard sebut anggota TNI yang terpapar radikalisme tak `Pancasilais`
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Sumber foto: https://bit.ly/2YtZqwE

Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan anggota TNI yang terpapar paham radikalisme bukan tidak mau mengakui Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia, tetapi sikapnya sudah tidak `Pancasilais`.

"Bukan dia itu tidak mau (mengakui Pancasila), tapi sudah agak meluntur, karena sikap-sikapnya tidak Pancasila lagi," kata Menhan usai ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta, Selasa (30/7).

Berdasarkan data yang dimiliki Kemenhan, sedikitnya ada tiga persen anggota TNI yang terpapar paham radikalisme. Oleh karena itu, Menhan meminta agar mereka mengingat kembali sumpah yang pernah diucap saat menjadi TNI.

"Padahal TNI itu sumpahnya jelas, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila. Kemudian Sapta Marga itu janji kepada negara ini kami patriot Indonesia pendukung serta pembela ideologi negara yang bertanggung jawab dan tidak kenal menyerah. Itu jelas jadi jangan sampai luntur-luntur," tegasnya, dilansir Kantor Berita Antara.

Oleh karena itu, Menhan menegaskan bahwa anggota TNI yang terpapar paham radikalisme kembali mengingat dan berpegang pada sumpah prajurit dan bagi yang masih berpegang teguh pada Pancasila tidak boleh luntur. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sespimti Polri harus pandai baca situasi dan ancaman Indonesia
Jumat, 20 September 2019 - 17:47 WIB
Elshinta.com - Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Lemdiklat Polri Dikreg ke-28 Tah...
Tingkatkan kemampuan prajurit, Kodim 0614/Kota Cirebon gelar latihan menembak
Kamis, 19 September 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - Kodim 0614/Kota Cirebon melaksanakan latihan menembak senjata ringan TW III TA 2019 b...
Kapolri: Vietnam bisa jadi percontohan untuk jaga stabilitas keamanan
Kamis, 19 September 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian didaulat memberi sambutan atas nama Kepala ...
Dankolatmar pantau latihan GPMG dan sniper marinir di TN Gunung Leuser
Rabu, 18 September 2019 - 20:55 WIB
Elshinta.com - Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel (Mar) Suliono mengunjungi...
Latihan Staf Gema Bhakti libatkan TNI dan komando Indo-Pasifik Amerika Serikat
Selasa, 17 September 2019 - 15:24 WIB
Elshinta.com - Perwira Staf Ahli Tk II Bidang Bantuan Kemanusiaan Panglima TNI Brigjen TNI Achmad Ri...
Menko Polhukam sebut ada kelompok punya ideologi beda dengan Pancasila
Jumat, 13 September 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Menko Polhukam Wiranto mengatakan, ada kelompok yang mempunyai ideologi berbeda den...
Panglima: Latgab TNI tingkatkan interoperabilitas lintas matra
Kamis, 12 September 2019 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, diwakili oleh Komandan Sekolah Staf dan Kom...
Polres jamin keamanan warga Papua di wilayah Majalengka
Kamis, 12 September 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, menegaskan, pihaknya siap menjamin kenyamanan warg...
LPOI minta Pemerintah lebih tegas terhadap bahaya radikalisme, terorisme dan separatisme
Kamis, 12 September 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mengadakan seminar bertajuk "Selamatkan Indon...
Sejumlah tokoh ucapkan sumpah perdamaian untuk Papua
Kamis, 12 September 2019 - 08:37 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara menjadi satu dari deretan tokoh yang mengucapkan sumpah perd...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)