Genjot penjualan, sejumlah negara ini berikan insentif untuk mobil listrik
Elshinta
Jumat, 09 Agustus 2019 - 10:34 WIB |
Genjot penjualan, sejumlah negara ini berikan insentif untuk mobil listrik
Mitsubishi Outlander PHEV, salah satu mobil listrik yang diluncurkan di GIIAS 2019. Foto: Elshinta.com/Reza

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang mobil listrik dengan tujuan mendorong perusahaan otomotif agar mempersiapkan mobil listrik di Tanah Air.

Presiden Jokowi berharap DKI Jakarta bisa memulai penerapan kendaraan elektrifikasi dengan memberikan insentif kepada pengguna mobil listrik, misalnya parkir gratis atau subsidi pembelian.

"Ada negara-negara yang memberi subsidi sekian dolar untuk membeli mobil listrik. Dan (bisa) dimulai seperti di Jakarta, busnya, mendorong taksi-taksinya. Bisa saja motor listrik didorong, digunakan di DKI Jakarta dulu," kata Jokowi usai peresmian gedung baru ASEAN di Jakarta, Kamis.

Perpres yang diteken Joko Widodo pada Senin (5/8) juga mengatur penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 35 persen sehingga dapat menekan harga jual produk kendaraan listrik dan terjangkau bagi masyarakat.

Sejumlah negara telah menerapkan skema insentif atau subsidi untuk pengguna kendaraan ramah lingkungan, baik itu keringanan pajak hingga potongan harga beli untuk kendaraan baru. Dikutip dari Antara, berikut ulasan singkatnya:

Amerika Serikat
Di lansir Times, setidaknya lebih dari 10 negara bagian di Amerika Serikat menerapkan insetif untuk mobil listrik. Nilai dan jenisnya pun bervariasi, New York, misalnya, menawarkan insentif 2.000 dolar AS (Rp29 juta) dengan tambahan diskon 10 persen biaya tol.

California menawarkan insentif 5.000 dolar AS (Rp71 juta) dan tambahan 3.000 dolar AS (Rp42,6 juta) apabila mobil listrik itu digunakan di wilayah itu. Adapun Colorado menawarkan insentif hingga 20.000 dolar AS (Rp284,3 juta) yang tergantung jenis kendaraan dan penggunaannya.

China
China sebagai pasar kendaraan listrik terbesar dunia -- lebih dari 1 juta unit menurut EV-Volumes.com -- menawarkan insentif 50.000 yuan (Rp101 juta), kendati menurut warta Bloomberg insentif itu akan dipangkas setengahnya menjadi 25.000 yuan.

Subsidi itu, menurut Bloomberg, menjadi pendorong penjualan mobil ramah lingkungan di China. Angka penjualan yang menarik itu juga mendorong perusahaan otomotif berinovasi menciptakan teknologi baru.

Kanada
Pasar otomotif Kanada mengalami kenaikan penjualan mobil "hijau" sebesar 30 persen berkat penerapan insentif 5.000 dolar AS oleh pemerintah sejak Maret 2019.

Kanada serius memberikan insentif karena ingin seluruh mobil yang terjual pada 2040 merupakan kendaraan berpenggerak listrik, menurut Green Car Report.

Norwegia
Hampir 60 persen kendaraan baru yang terjual di Norwegia pada Maret 2019 adalah berpenggerak listrik, menurut Forbes, yang didominasi penjualan Tesla Model 3, Nissan Leaf, dan Volkswagen Golf.

Insentifnya bukan uang semata, melainkan penghapusan pajak pembelian hingga fasilitas menggunakan jalur khusus bus dan keringanan biaya tol untuk pengguna mobil listrik.

Sementara, Indonesia belum memberlakukan insentif mobil listrik sehingga harga jual produk itu masih tinggi, misalnya Tesla Model X dan Mercedes E300 yang mencapai harga di atas Rp2 miliar. Sedangkan mobil listrik dengan kisaran harga Rp1 miliar antara lain Mitsubishi Outlander PHEV, Toyota Alphard hybrid, dan BMW i3. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ini alasan Daimler belum berminat bawa truk listrik ke Indonesia
Selasa, 18 Februari 2020 - 18:28 WIB
PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia, pemegang merek bus truk Mercedes-Benz di Nusantara, menyat...
Mobil listrik C5 Aircross bisa dipesan, ini fitur unggulannya
Selasa, 18 Februari 2020 - 15:23 WIB
Produsen otomotif asal Prancis, Citroen mulai membuka pesanan untuk kendaraan baru mereka C5 Aircro...
Gegara corona, Beijing Auto Show hingga Grand Prix Tiongkok resmi ditunda
Selasa, 18 Februari 2020 - 11:54 WIB
Wabah virus corona yang menyerang Tiongkok tidak hanya menghambat pasokan untuk otomotif, namun juga...
Kantung udara bermasalah, Ford tarik Puma di Inggris
Selasa, 18 Februari 2020 - 10:48 WIB
Ford Puma tergolong kendaraaan yang baru saja diluncurkan oleh Ford, namun mobil berjenis SUV ini ha...
Mobil listrik termurah di Eropa ini akan debut 2021
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:20 WIB
Automobile Dacia, produsen otomotif asal Rumania, telah mengonfirmasi bahwa mereka akan meluncurkan ...
Catat! mobil listrik Mini-E dipastikan hadir setelah 2021
Senin, 17 Februari 2020 - 12:13 WIB
Mini-E akan dihadirkan ke Tanah Air setelah pihaknya memastikan edukasi dan infrastruktur pendukung ...
Suzuki XL7 resmi mengaspal di Indonesia, apa kecanggihannya?
Senin, 17 Februari 2020 - 10:14 WIB
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya mengenalkan kendaraan sport utility vehicle (SUV), Suzuki...
WAE kembangkan baterai 1.000 kWh untuk truk tambang
Senin, 17 Februari 2020 - 09:19 WIB
Williams Advanced Engineering (WAE)  bekerja sama dengan perusahaan pertambangan global Anglo Ameri...
Pabrik otomotif di Tiongkok kembali beroperasi
Senin, 17 Februari 2020 - 09:08 WIB
Perusahaan otomotif Jepang, Toyota Motor Corp akan melanjutkan kembali produksi kendaraan pada tiga ...
Mobil balap McLaren 570S GT4 dapat penyegaran tahun ini
Minggu, 16 Februari 2020 - 15:41 WIB
McLaren 570S GT4 versi 2020 mendapatkan kit pengereman daya tahan baru yang menawarkan peningkatan k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)