Puluhan warga Dharmasraya Sumbar keracunan usai makan lontong sayur, satu orang meninggal
Elshinta
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 14:12 WIB |
Puluhan warga Dharmasraya Sumbar keracunan usai makan lontong sayur, satu orang meninggal
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Puluhan ibu-ibu wirid yasinan mingguan di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami keracunan diduga akibat makan lontong sayur. Satu orang meninggal dunia, dan lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Demikian disampaikan Sekretaris Nagari (Desa Adat) Siguntur, Kecamatan Sitiung, Alfa Edison Nur, di Pulau Punjung, Sabtu (10/8), seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan korban meninggal bernama Rahmima (52) warga Jorong Koto Tuo Barat, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung.

Ia menyebutkan korban yang diduga mengalami keracunan sekitar 42 orang, lima orang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh, satu orang dirawat di klinik terdekat, dan selebihnya menjalani rawat jalan di Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat.

Ia mengatakan kasus tersebut sudah ditangani Polsek Koto Agung. Untuk perkembangan selanjutnya pihaknya masih melakukan pendataan bersama Polri, TNI, dan petugas Puskesmas Sitiung.

Ia menjelaskan peristiwa itu diketahui setelah sebagian korban merasakan sakit perut disertai mual seusai menyantap hindangan lontong sayur pada acara yasinan di salah satu rumah warga di Nagari Siguntur, pada Kamis (8/8) malam.

"Jadi rasa mual dan sakit perut ini tidak alami korban secara bersamaan, sebagian merasakan sakit perut setelah berapa saat usai menyantap makanan tersebut, sebagian lagi korban merasakan saat sudah sampai di rumah, kasus ini terungkap setelah adanya kesamaan penyakit yang dialami warga kami, dan seluruhnya merupakan anggota wirid yasin," ungkap dia.

Terpisah, Kapolres Dharmasraya, AKBP Imran Amir melalui Kapolsek Koto Agung Sitiung I Syafrinaldi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Apakah ada unsur kesengajaan atau tidak masih menunggu proses lebih lanjut, yang jelas kita berjalan pada hukum," ujarnya.

Ia mengatakan terkait jenis racun apa yang ada dalam makanan lontong sayur masih dilakukan pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan. "Untuk korban yang meninggal sudah dikebumikan pihak keluarga, sementara jika kedua belah pihak berdamai atas kejadian ini, itu adalah jalan terbaik bagi keduanya," tambah dia. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Puluhan rumah warga Gunungsitoli rusak akibat puting beliung
Rabu, 19 Februari 2020 - 14:15 WIB
Puluhan rumah warga di Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara rusak akibat terjangan puting beli...
Panglima TNI katakan evakuasi korban Heli Mi-17 butuh profesional dan skill
Rabu, 19 Februari 2020 - 12:13 WIB
Pelaksanaan evakuasi korban Heli Mi-17 di pegunungan Bintang tidak mudah karena berada pada ketinggi...
Letusan senjata api terdengar dalam kericuhan di Jalan Pemuda
Selasa, 18 Februari 2020 - 21:12 WIB
Sejumlah saksi mata mendengar suara letusan senjata api dalam kericuhan yang melibatkan sejumlah mas...
Diduga serangan jantung, polisi bawa seorang ibu ke rumah sakit
Selasa, 18 Februari 2020 - 19:23 WIB
Tidak hanya menjalankan tugas fungsi sebagai polisi lalu lintas yang mengatur kelancaran di jalan ra...
Ketua DPRD Kudus sesalkan ambruknya atap ruang kelas SD 2 Mlatinorowito
Minggu, 16 Februari 2020 - 10:56 WIB
Ambruknya atap ruang kelas IV SD 2 Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, lang...
Pencarian bocah hanyut di Sungai Bodo libatkan lima tim SRU
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:33 WIB
Pencarian Rafa Alfarizi (3,5) warga Perum Griya Permata Alam blok LE nomer 11, Dusun Ngepeh, Desa Ng...
TNI temukan 12 jenazah penumpang dan puing-puing Heli MI 17 yang jatuh di Oksibil Papua
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:15 WIB
Danrem 172/PVY, Kol. Inf Binsar Sianipar, selaku Koordinator Evakuasi, mengkonfirmasi bahwa Tim Eva...
Tim SAR cari anak hanyut di Sungai Bodo
Selasa, 11 Februari 2020 - 14:14 WIB
Tim SAR gabungan menerapkan teknik tubing untuk mencari Rafa Alfaris (3,5) yang hanyut di Sungai Bod...
KSP: Hingga Selasa pagi, korban meninggal akibat virus corona capai 1.015
Selasa, 11 Februari 2020 - 09:09 WIB
Pusat Informasi Terpadu Penanganan Virus Corona di bawah Kantor Staf Presiden (KSP) menginformasikan...
Belasan rumah warga Malaka NTT hancur disapu angin puting beliung
Selasa, 11 Februari 2020 - 06:37 WIB
Angin puting beliung menerjang wilayah pantai Teluk Hasan Maubesi, Desa Railor Tahak, Kecamatan Mala...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)