Aktivitas Gunung Slamet terus meningkat, dominasi gempa tremor dengan peningkatan amplitudo
Elshinta
Minggu, 11 Agustus 2019 - 14:45 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Aktivitas Gunung Slamet terus meningkat, dominasi gempa tremor dengan peningkatan amplitudo
Foto: Eka Susanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Hari ketiga menyandang status waspada, aktivitas Gunung Slamet masih terus mengalami peningkatan walaupun tidak secara signifikan. Gempa-gempa masih terjadi hingga saat ini, baik gempa hembusan maupun gempa tremor.

Untuk hari ketiga status waspada, gempa tremor masih mendominasi dengan peningkatan amplitudo.

"Hingga hari ini aktivitasnya cenderung naik terutama dari kegempaan. Tremor terus menerus dengan peningkatan amplitudo. Kemarin amplitudo 1 mm kalau sekarang 2 mm," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Sukedi, Minggu (11/8), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eka Susanti.

Menurut Sukedi, untuk hari ketiga status waspada gempa hembusan cenderung menghilang dan berganti gempa tremor yang meningkat ini diduga karena adanya konsentrasi gas disekitar kawah Gunung Slamet. "Justru ini yang harus diwaspadai karena pergerakan magma di perut gunung sangat aktif. Istilahnya masih mengumpulkan tenaga, mengumpulkan gas CO2," ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data dari pos pengamatan Gunung Api Slamet pada Minggu sejak pukul 00:00 WIB hingga pukul 06:00 WIB, meteorologi cuaca berawan, angin bertiup lemah ke arah selatan. 

Kegempaan, gempa hembusan berjumlah 36, amplitudo : 2-6 mm, durasi : 12-30 detik.Tektonik lokal berjumlah : 1, amplitudo : 16 mm, S-P : 10 detik, durasi : 85 detik. Tremor menerus (Microtremor), terekam dengan amplitudo 0.5-3 mm (dominan 2 mm).

"Kami merekomendasikan masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet," pungkas Sukedi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis malam, ribuan KK korban banjir Jabodetabek-Karawang masih mengungsi
Jumat, 28 Februari 2020 - 06:18 WIB
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan...
Pelebaran sungai dan pengangkatan sedimentasi salah satu cara atasi banjir Jabar dan DKI
Kamis, 27 Februari 2020 - 18:46 WIB
Banjir yang terjadi di Desa Karang Linggar, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pa...
Polres Majalengka siagakan personil dalam tanggap darurat bencana
Kamis, 27 Februari 2020 - 16:13 WIB
Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, memimpin Apel Siaga Tanggap Bencana Tahun 2020 di ...
Bhayangkari dan Polwan Polres Subang beri `trauma healing` untuk korban banjir Pamanukan
Kamis, 27 Februari 2020 - 15:45 WIB
 Anggota Bhayangkari bersama Polwan Polres Subang Jawa Barat melakukan trauma healing kepada anak-a...
Sungai Adong meluap, banjir rendam dua desa di Landak
Kamis, 27 Februari 2020 - 06:25 WIB
Banjir merendam tiga dusun di dua desa, setelah Sungai Adong meluap karena debit air terus naik sete...
Pemerintah salurkan bantuan untuk korban banjir Pamanukan
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:12 WIB
Hujan lebat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah wilayah di Jawa Bar...
Banjir Rowokangkung, Banser Lumajang turun tangan
Rabu, 26 Februari 2020 - 16:47 WIB
Peran aktif Bantuan Serbaguna (Banser) cabang Lumajang Jawa Timur, terus diperlihatkan dalam membang...
 Tagar Polri bantu korban banjir jadi trending topik
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:09 WIB
Tagar #Polri Siap Bantu Korban Banjir menggema di twitter sepanjang Selasa (25/2). Netizen mengapres...
Jalur Garut-Pameungpeuk sudah bisa dilalui pasca-longsor
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:08 WIB
Jalur Garut-Pameungpeuk kini sudah dapat dilalui kembali, setelah sebelumnya longsor menutup akses j...
Angin kencang, puluhan bangunan di Agam rusak tertimpa pohon
Rabu, 26 Februari 2020 - 11:18 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 25 unit bangunan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV