98 orang tewas akibat banjir di India, ribuan lainnya mengungsi
Elshinta
Minggu, 11 Agustus 2019 - 17:16 WIB |
98 orang tewas akibat banjir di India, ribuan lainnya mengungsi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2YViCUd

Elshinta.com - Sedikitnya 98 orang kehilangan nyawa mereka akibat banjir di empat negara bagian India, sementara ribuan orang telah diungsikan ke tempat yang lebih aman setelah hujan lebat dan tanah longsor.

Kepala Menteri Kerala, Pinarayi Vijayan mengungkapkan sebanyak 42 orang telah meninggal di Negara Bagian Kerala, India Selatan, akibat peristiwa yang berkaitan dengan hujan yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Menurut data yang disiarkan oleh pemerintah negara bagian, 107.699 orang dipindahkan ke 988 kamp penampungan di seluruh negara bagian tersebut.

Dilaporkan Kantor Berita Turki Anadolu yang dipantau Antara, Minggu (11/8) di Negara Bagian Karnataka, situasi serupa juga terjadi. Menurut Kepala Menteri BS Yeddyurappa 24 orang telah meninggal akibat banjir di negara bagian, dan digambarkan sebagai banjir terburuk dalam 45 tahun.

Pemerintah Karnataka telah memperkirakan kerugian tanaman dan harta masyarakat serta negara akibat banjir mencapai satu miliar dolar AS dan memutuskan untuk meminta bantuan sebesar 451 juta dolar dari pemerintah sentral.

Sementara itu, kondisi banjir saat ini sudah membaik di dua kabupaten, Kolhaput dan Sangli di Maharashtra, meski diperlukan waktu dua sampai tiga hari sampai air benar-benar surut. Sedikitnya 29 orang telah kehilangan nyawa mereka di Negara Bagian Maharashtra dalam satu pekan belakangan akibat peristiwa itu. (FAN)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Delapan meninggal, 25 orang hilang akibat kapal tenggelam di India
Senin, 16 September 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya delapan orang meninggal dan 25 orang lainnya hilang pada Minggu (25/9) s...
10 orang tewas, belasan lainnya luka akibat bom mobil di Suriah
Senin, 16 September 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Bom yang terpasang di sebuah mobil meledak di Kota Al-Rai, Suriah di dekat perbatas...
Iran bantah klaim AS berada di balik serangan fasilitas minyak Saudi
Senin, 16 September 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Iran membantah klaim yang disampaikan oleh Amerika Serikat bahwa pihaknya berada di...
Resmi, Arab Saudi cabut aturan visa progresif umrah
Rabu, 11 September 2019 - 08:07 WIB
Elshinta.com - Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Mohamad Hery Saripudin mengonfirmasi bahwa Pemerinta...
Aksi protes, pasukan Israel tembak mati remaja Palestina
Sabtu, 07 September 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Pasukan Israel menembak dan menewaskan dua remaja Palestina selama aksi protes di s...
Al Quran tertua asal Indonesia tersimpan di Negeri Gajah Putih
Rabu, 04 September 2019 - 12:10 WIB
Elshinta.com - Kitab suci Al Quran tertua asal Indonesia masih tersimpan dengan baik di museum Ahm...
229 kloter jemaah haji gelombang I telah tinggalkan Mekkah
Minggu, 01 September 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 229 kelompok terbang (kloter) jemaah haji gelombang I telah meninggalkan Kot...
PPIH terus cari jemaah haji Tapsirin
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Satu orang jemaah haji asal Palembang, Tapsirin Wajat Ratam (82) sampai saat ini belu...
Pengungsi Rohingya: Lebih baik mati daripada hidup tanpa hak di Myanmar
Senin, 26 Agustus 2019 - 20:22 WIB
Elshinta.com - Pengungsi Rohingya yang tinggal di kamp sementara Kabupaten Cox`s Bazar, Bangladesh...
Pasukan Israel serang kantor militer Palestina di Lebanon
Senin, 26 Agustus 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Serangan udara Israel menghantam satu kantor militer milik kelompok Palestina di Le...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)