Tanpa polusi, kurir sepeda makin digandrungi masyarakat
Elshinta
Selasa, 13 Agustus 2019 - 16:14 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Sigit Kurniawan
Tanpa polusi, kurir sepeda makin digandrungi masyarakat
Bisnis kurir semakin semarak seiring tumbuhnya bisnis online. Foto: istimewa

Elshinta.com - Bisnis kurir atau pengiriman saat ini tengah bertumbuh pesat. Berkembangnya online shop dan e-commerce di Indonesia menjadi salah satu pemantik yang membuat bisnis pengiriman makin meroket. Bisnis ini berkembang di berbagai area; darat, laut, dan udara.

Semakin terbiasanya masyarakat dalam berbelanja online, membuat bisnis kurir ini kebanjiran order. Di darat, selain menggunakan mobil dan motor hingga melibatkan ojek online, saat ini kurir pun merambah ke sepeda. Adalah Westbike Messenger Service yang diinisiasi oleh Hendi Rachmat, sejak 2013 bergerak di sektor pengiriman barang dengan menggunakan sepeda.

Hendi bercerita, awalnya dirinya pada 2010 mendirikan toko sepeda fixie dengan nama Westbike. Di masa itu sepeda model ini sangat digandrungi oleh banyak pehobi sepeda. Berjalan dua tahun terbentuklah komunitas Westbike. Nah, pada 2013 Hendi melihat peluang lain yang cukup bersinar di bisnis pengiriman. Atas hal itulah, lantas dirinya mengubah haluan bisnis dari jualan sepeda menjadi jasa pengantaran barang dengan memanfaatkan komunitas yang sudah terbentuk.

“Saya melihat jika di Jakarta ini makin hari jalanan kian macet. Saat saya masih bekerja dulu, saya coba berangkat dengan sepeda, ternyata efektif dan terbebas dari kemacetan. Sepeda ini kan lebih fleksibel dibanding motor. Dengan dimensi yang lebih kecil, meskipun kondisi macet sepeda masih bisa lewat,” ucap Hendi.

Mengawalinya dengan dua rider, Westbike mulai bisnis ini di Jakarta. Diakuinya, respon masyarakat saat itu cukup baik, umumnya mereka menganggap kehadiran kurir sepeda ini unik. Melalui bisnis yang dijalaninya, Hendi juga sekaligus menawarkan jasa yang lebih ramah lingkungan. “Kami tawarkan yang ramah lingkungan dan orang pun mulai aware dengan polusi. Ternyata untuk kawasan bisnis, superblock, dan perkantoran, pengiriman dengan sepeda ini jadi lebih cepat,” ungkapnya.

Saat ini rider Westbike sudah berjumlah 80 orang dan tersebar di lima kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Lampung. Jasa pengiriman yang diberikannya adalah sameday service (sehari sampai tujuan -red). Paket yang dikirimkan pun dibatasi maksimal berat 3 kg, umumnya paket berupa dokumen.

Menurut Hendi, peluang industri kurir cukup menggiurkan. Bahkan pertumbuhannya diprediksi mencapai lebih dari 10 persen per tahun. Bisnis ini tumbuh seiring dengan bertumbuhnya bisnis e-commerce yang menjadi penopangnya.  

Terkait kurir sepeda, ada beberapa tantangan yang harus dihadapinya, salah satunya adalah memperkenalkan jika kurir sepeda ini ada lagi. “Dulu kan pernah ada sejarahnya dari PT Pos Indonesia. Sekarang kami bangkitkan lagi, tentu ini tantangan tersendiri. Lalu, masyarakat juga banyak yang kurang yakin dengan kurir sepeda, tapi setelah dicoba ternyata bisa. Untuk pusat bisnis dan perkantoran kami lebih cepat karena parkirnya lebih mudah,” terangnya.

Bahkan, Westbike juga telah bekerjasama dengan JNE dengan membuat divisi JNE Eco Courier. Melalui divisi ini, semua pengantaran JNE di pusat bisnis, perkantoran, mall, dan superblock, mereka kirim dengan sepeda. Program ini sendiri sudah berjalan sejak 2016 dan kemungkinan akan dikembangkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Diungkap Hendi jika saat ini orderan terbanyak berasal dari perusahaan dengan angka 90 persen, sementara selebihnya dari berasal dari perseorangan dan lainnya. “Fokus kami akhirnya mengejar B2B, dengan mengantar dokumen perusahaan, sebab yang perseorangan lebih memilih ojek online. Saat ini pertumbuhan terbesar kami ada di Jakarta, dimana ada 5 titik pengiriman, Bandung dua titik pengiriman, selebihnya masih satu titik pengiriman di Surabaya, Medan, dan Lampung.”

Hendi merasa tak khawatir dengan persaingan bisnis kurir, terlebih dengan hadirnya banyak perusahaan kurir baru. Ia percaya jika masing-masing memiliki rezekinya tersendiri. Dan yang membuat dirinya semakin yakin, untuk pemain kurir sepeda, saat ini hanya ada Westbike. Selebihnya memakai moda transportasi lain; motor dan mobil. “Kurir sepeda hanya kami. Tidak ada saingan,” imbuh dia.

Nah, bagaimana dengan ongkos kirimnya? Ada dua paket ongkir yang diberlakukan Westbike; VIP dan VVIP. Untuk VIP ongkos kirimnya sebesar Rp25 ribu per paket dengan jaminan sehari sampai. Sementara untuk VVIP ongkirnya sebesar Rp50 ribu, “Paket ini 2 jam sampai tujuan setelah pick up,” ujarnya.

Ke depan Hendi akan terus berinovasi dalam mengembangkan Westbike, salah satunya dengan membuat aplikasi untuk para kliennya. Saat ini aplikasi hanya bisa digunakan untuk para rider. Sementara ini orderan yang masuk ditampung di email dan WhatsApp center.  Selain itu, dirinya juga akan membuka divisi Cargo Bike (sepeda jenis kargo sehingga muatannya bisa lebih banyak –red).

Meski masih manual, diakuinya, pengiriman saban harinya bisa mencapai 5500 kiriman. Rider yang menjadi garda depan pengiriman, setiap harinya mampu mengantar barang antara 80—100 pengiriman.

“Rider yang menjadi mitra kami ini ada yang bekerja part time dan full time. Yang part time umumnya adalah anak kuliahan. Yang full time bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Syarat menjadi rider kami mudah, berusia di atas 18 tahun dan berbadan sehat.”

Para rider sendiri adalah mereka yang hobi olahraga sepeda. Ke depan, Westbike juga telah bekerjasama dengan beberapa coffee shop dan salah satu marketplace di Indonesia, yang pasti membutuhkan tambahan rider lagi. “Pasti akan butuh tambahan rider lagi. Lamaran yang masuk sih banyak, umumnya mereka ingin coba.”

Melalui Westbike, selain memberikan layanan jasa, Hendi ingin menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk beralih dengan naik sepeda. “Ketika rider kami berada di kemacetan, semoga jadi inspirasi bagi mereka yang naik mobil, jika bersepeda itu menyenangkan. Harapannya mereka juga bisa ikutan bersepeda,” tukasnya.

Menurutnya, beberapa kota lain di Jawa dan Sumatera juga sangat potensial untuk dikembangkan. Namun dirinya juga harus selektif, daerah yang akan disasarnya nanti harus memiliki jumlah pengguna sepeda yang cukup banyak. “Itu jadi pertimbangan kami untuk buka jasa pengiriman di wilayah baru. Kalau tidak ada rider-nya kan susah juga,” demikian Hendi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bisnis kuliner: Harus out of the box dan hadirkan konsep yang instagramable
Kamis, 29 Agustus 2019 - 11:09 WIB
Elshinta.com - Nuansa vintage langsung terasa begitu memasuki restoran yang satu ini. Interior ba...
Dear milenial! Catat nih, tujuan utama wirausaha itu bukan menjadi kaya raya, tapi…
Senin, 26 Agustus 2019 - 15:30 WIB
Elshinta.com - Prof Rhenald Kasali bicara terkait kewirausahaan di Indonesia. Menurutnya, gairah ...
Tanpa polusi, kurir sepeda makin digandrungi masyarakat
Selasa, 13 Agustus 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Bisnis kurir atau pengiriman saat ini tengah bertumbuh pesat. Berkembangnya online ...
Peduli lingkungan, ibu rumah tangga di Kediri buat sabun cuci
Sabtu, 27 Juli 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Puluhan ibu rumah tangga asal Desa Tugu Rejo, Kecamatan Gampeng Rejo, Kabup...
Erbe Sentanu: Modal itu soal rezeki, yang penting kreatif dan berani
Selasa, 23 Juli 2019 - 10:17 WIB
Elshinta.com - Erbe Sentanu dikenal sebagai pelatih transformasi diri yang juga menjadi fo...
Jatuh bangun, suami istri ini sukses produksi ribuan seprai, pasarnya nasional
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:05 WIB
Elshinta.com - Muhammad Taufik dan istri, Rahma Kesuma Sari, memulai bisnisnya sejak 2010....
Johanes Paulus, produksi puluhan ribu payung dengan pasar hingga ke Maldives
Senin, 15 Juli 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com - Banyak produk dari Tanah Air yang berkibar di pasar dunia. Salah satu yang ...
Dear pengusaha, mau sukses dalam berbisnis? Ini saran dari Ilham Habibie
Selasa, 09 Juli 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com - Ilham Habibie berpengalaman dalam sejumlah bisnis. Dengan pengalaman terseb...
Berdayakan para petani, camilan lokal ini tembus pasar dunia
Senin, 08 Juli 2019 - 10:11 WIB
Elshinta.com -  Tak hanya enak tapi juga menyehatkan, itulah yang dikembangkan oleh Timura...
From minus to marvelous! Inilah Hardianto, dulu cari rongsokan kini sukses jadi bos interior mobil
Kamis, 04 Juli 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Pahit, itulah yang dialami Hardianto saat pertama kali menginjakkan kaki di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)