Kelebihan berat badan, 161 anggota Polres Kudus ikuti lari siang
Elshinta
Selasa, 13 Agustus 2019 - 20:39 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Kelebihan berat badan, 161 anggota Polres Kudus ikuti lari siang
Kelebihan berat badan, 161 anggota Polres Kudus ikut lari siang. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Banyaknya polisi yang kategori kelebihan berat badan atau hampir 20 persen dari anggota yang ada membuat Kapolres Kudus AKBP Saptono membuat gebrakan program penurunan berat badan dengan cara lari siang sejauh 10 km.

Menurut Kapolres, total anggotanya ada 800-an personel, dari jumlah tersebut ternyata ada sebanyak 161 anggota yang termasuk dalam kategori kelebihan berat badan mulai dari 5 kg atau lebih.

"Kalau dipersentase ada hampir 20 persen dari anggota Polres Kudus merupakan kategori kelebihan berat badan," kata Kapolres di Kudus, Selasa (13/8), dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Dia mengatakan para polisi kelebihan berat badan itu perlu diajak berolahraga agar tetap dapat menjaga kesehatan dan memiliki berat badan yang ideal. Oleh karena itu, lanjut Saptono, para polisi tersebut diajak lari pada siang hari sejauh 10 km untuk polisi pria, sedangkan untuk polwan sejauh 3 km.

Dikatakan Kapolres, program penurunan berat badan dan menjaga kesehatan ini sebagai salah satu upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sebab dengan polisi yang gesit dan sehat pelayanan tidak akan terganggu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enni Pasaribu: Lestarikan ulos lewat nilai seni dan budaya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI telah menetapkan ulos sebagai warisan b...
Kecanduan game HP, dua remaja di Bekasi alami gangguan jiwa
Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Akibat kecanduan game di telepon seluler, dua remaja di Kabupaten Bekasi me...
Sambut Hari Santri, PBNU instruksikan ziarah kubur 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj menginstruksikan wa...
Pemprov DKI alokasikan Rp1 triliun untuk subsidi pangan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 08:18 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 tril...
Pemuda Desa Adat Tuban ikuti tradisi Perang Api
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Sejumlah pemuda warga Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, m...
Mendikbud: Museum simbol kemajuan suatu bangsa
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ketika menye...
Tingkatkan kesiapsiagaan, BNPB prioritaskan Program Katana di daerah rawan
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan penerapan Prog...
KKP ingin stereotipe negatif nelayan dapat diubah
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 14:40 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan berbagai stereotipe n...
Penyakit masyarakat marak, sosiolog nilai ada `shock culture` di masyarakat
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 12:14 WIB
Elshinta.com - Fenomena penyakit masyarakat, seperti perjudian, premanisme hingga prostitusi kini ki...
Kemensos bekali penyelenggara SLRT dan Puskesos di Langkat
Kamis, 10 Oktober 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Sosial (Kemensos) RI bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Langk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)