Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad amankan dua pucuk senjata
Elshinta
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad amankan dua pucuk senjata
Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad amankan dua pucuk senjata. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Guna mencegah peredaran barang-barang terlarang di wilayah perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) MR 411/Pandawa Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Papua New Guinea (RI-PNG) rutin melakukan kegiatan `sweeping`.

Dansatgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Selasa (13/8), mengatakan bahwa kegiatan sweeping yang dilakukan Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad beberapa waktu yang lalu, membuahkan hasil.

“Satgas mengamankan 2 (dua) pucuk senjata jenis Air Soft Gun tanpa surat izin, 6 (enam) butir Munisi Kaliber 9 mm dan 6 (enam) selongsong Kaliber 4,4 mm, di depan Pos Barki, Jalan Poros Trans Papua, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com.

Mayor Inf Rizky Aditya menjelaskan bahwa kejadian bermula saat personel Pos Barki yang dipimpin oleh Lettu Inf Lukman Nurhuda memeriksa pengendara mobil Hilux Silver Nopol DS 5106 VM yang melaju di jalan poros Trans Papua Km 134, dengan identitas Fabrianus Sabi (51 th) dan satu penumpang bernama Siti Yuliati (27 th) dengan alamat Mandopo Kabupaten Boven Digoel.

“Saat itu anggota yang sedang sweeping merasa curiga dengan tingkah laku pengendara mobil tersebut. Ketika dilakukan pengecekan sesuai prosedur, ditemukan dua pucuk Air Soft Gun dengan tipe M1911A1 US Army dan Pistol Revolver Smith beserta Munisi aktif Kaliber 9 mm dan 6 selongsong munisi Kaliber 4,4 mm di dalam tas miliknya,” tuturnya.

Dansatgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad mengatakan bahwa keduanya beserta barang bukti sudah diamankan ke Pos Barki untuk selanjutnya diserahkan ke Kolakopsrem 174/ATW untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tingkatkan keterampilan, Satbrimob Polda Kaltim giatkan latihan
Kamis, 13 Februari 2020 - 08:47 WIB
Tugas Polri yang kedepan semakin banyak memotivasi para pasukan elite Polri untuk meningkatkan keter...
Panglima TNI terima kunjungan kehormatan Panglima ATM
Jumat, 07 Februari 2020 - 16:26 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Tentera Mal...
Pemulangan anggota ISIS disebut bisa jadi bom waktu
Jumat, 07 Februari 2020 - 11:47 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi menilai pemulangan anggota Isla...
Wamenhan akan pacu digitalisasi pertahanan
Kamis, 06 Februari 2020 - 13:38 WIB
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono akan memacu digitalisasi pertahanan seiring terjadiny...
Polri tegaskan rekam jejak WNI eks ISIS yang akan dipulangkan ke Tanah Air
Rabu, 05 Februari 2020 - 08:21 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk memverifika...
Personel Kodim 0705/Magelang ikuti UTP Umum Teritorial 2020
Selasa, 04 Februari 2020 - 18:57 WIB
Seluruh personel militer Kodim 0705/Magelang, Jawa Tengah yang berpangkat Sersan Dua hingga Pembantu...
Prabowo beli pesawat tempur, Dubes Rusia: masih proses!
Selasa, 04 Februari 2020 - 09:00 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto akan membeli pesawat tempur jenis Sukhoi Su-35 buatan ...
Kapolresta Cirebon pimpin upacara kenaikan pangkat pengabdian
Senin, 03 Februari 2020 - 20:42 WIB
Kapolresta Cirebon AKBP M Syahduddi memimpin upacara kenaikan pangkat pengabdian Kanit Sabhara Polse...
TNI-Polri perketat patroli di Natuna pasca-aksi massa
Senin, 03 Februari 2020 - 08:52 WIB
Pasca-adanya aksi massa di Natuna, Kepulauan Riau, terkait observasi yang dilakukan kepada WNI yang ...
Soal virus corona, Mahfud minta masyarakat tenang 
Selasa, 28 Januari 2020 - 21:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat tenang menyikapi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)