Food truck, bisnis kekinian yang digemari milenial. Berapa modalnya?
Elshinta
Rabu, 14 Agustus 2019 - 09:15 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Food truck, bisnis kekinian yang digemari milenial. Berapa modalnya?
Ilustrasi bisnis food truck. Sumber foto: https://bit.ly/2yVYwyJ

Elshinta.com - Anda berencana ingin berbisnis kuliner dengan menggunakan truk atau yang lebih dikenal dengan sebutan food truck? Maka Anda sebaiknya menghitung dulu modal yang harus dipersiapkan. Dirangkum dari berbagai sumber, setidaknya ada empat modal utama yang harus dipersiapkan. Apa saja?

Modal membeli mobil

Jika Anda belum punya mobil untuk dijadikan food truck, sebaiknya cari alternatif lain dengan membeli mobil bekas untuk menghemat biaya. Namun yang juga harus diperhatikan, mobil bekas yang dibeli juga masih harus layak operasi/laik jalan. Anda juga bisa membeli mobil bak terbuka yang bisa dimodifikasi. Dalam memodifikasi mobil, konsultasikan dengan ahli sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun harga mobil bekas ada di rentang Rp50 juta-Rp150 jutaan, tergantung kondisi kendaraan dan tahun pembuatan. 

Modal memodifikasi mobil

Untuk memodifikasi mobil, Anda perlu realistis. Karena modifikasi mobil untuk jadi food truck sering kali biayanya lebih mahal dari beli mobilnya. Food truck memang dibuat secara custom dengan waktu pembuatan yang relatif lama, sehingga harganya menjadi tinggi. Untuk modifikasi yang model warung (bentuk tradisional), biayanya mungkin sekitar Rp15-50 jutaan. Tapi jika Anda ingin langsung membuat food truck yang unik, biayanya tentu bisa jauh lebih besar. Oleh sebab itu, bangunlah konsep food truck yang lebih sesuai dengan kebutuhan.  

Modal membeli peralatan dapur

Dalam hal membeli peralatan, tentu disesuaikan dengan jenis kuliner apa yang akan Anda jual. Pertama-tama buatlah daftar peralatan yang benar-benar Anda butuhkan. Jika Anda mau membuka warung makan, maka belilah perangkat lengkap peralatan memasak. Biaya peralatan ini diperkirakan akan menghabiskan biaya antara Rp5-10 jutaan. Peralatan lainnya bisa Anda tambahkan secara bertahap di kemudian hari.

Modal operasional

Memiliki modal operasional juga penting. Agar bisnis Anda aman, paling tidak Anda harus memiliki operasional selama 6-12 bulan. Karena itu bisa jadi persiapan untuk menentukan usaha akan lanjut atau tidak. Dengan dana persiapan itu, Anda bisa membeli bahan makanan, membayar pegawai, dan biaya operasional kendaraan (bensin, perawatan, hingga biaya parkir).

Diluar empat hal ini, tentu masih ada beberapa hal yang bisa dikerjakan, salah satu yang paling penting adalah strategi promosi dan pemasaran. Di era digital, Anda bisa memanfaatkan berbagai platform media sosial yang ada. Gaetlah anak muda, karena food truck lebih banyak diminati oleh kalangan milenial.

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Melihat peluang bisnis pengiriman di masa pandemi, simak tipsnya
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:49 WIB
Bisnis pengiriman di era makin semaraknya bisnis online ikut meroket. Semua e-commerce dipastikan me...
Di tengah pandemi, UMKM didorong maksimalkan Bantuan Insentif Pemerintah
Senin, 15 Juni 2020 - 08:49 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pelaku Usa...
Terdampak pandemi, mahasiswa berjiwa wirausaha diberikan beasiswa
Senin, 18 Mei 2020 - 15:25 WIB
Para pelajar dan mahasiswa yang berjiwa wirausaha diharapkan tetap bisa eksis dengan inovasi berbas...
Jaga daya beli masyarakat, ini stimulus untuk UMKM di tengah pandemi COVID-19
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:29 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak semua pihak termasuk swasta, BUMN, dan masyarakat un...
Jalankan program santripreneur, Kemenperin: Kami bina 52 ponpes di 7 provinsi
Jumat, 20 Maret 2020 - 11:20 WIB
Santri di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) berpotensi besar menjadi wirausaha industri baru, khu...
Dongkrak industri fesyen muslim, Kemenperin: Konsumsi di dunia capai USD270 miliar
Rabu, 11 Maret 2020 - 14:22 WIB
Kementerian Perindustrian bertekad mewujudkan Indonesia menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia...
Industri kreatif sumbang lebih Rp1.100 T, subsektor apa yang paling berkontribusi?
Selasa, 10 Maret 2020 - 09:48 WIB
Ekonomi kreatif memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Capaian ini terlihat pad...
Ada 6 SNI tentang kopi, apa saja? Ini penjelasan Kepala BSN
Senin, 09 Maret 2020 - 11:58 WIB
Untuk menghasilkan kopi yang berkualitas, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan 6 Stan...
Di tengah wabah corona, UKM tetap dinamis dan jadi penyangga ekonomi
Jumat, 06 Maret 2020 - 11:36 WIB
Wabah virus corona telah memukul perekonomian global. Dalam situasi perekonomian yang tidak menentu...
Ciptakan koperasi sehat, Menteri Teten: Izin dan syarat pendirian koperasi akan dipermudah
Rabu, 26 Februari 2020 - 10:48 WIB
Upaya Kementerian Koperasi dan UKM menciptakan koperasi yang sehat, pihaknya akan mempermudah perizi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV