Penembakan di Philadelphia, 2 polisi selamat, enam personel cedera
Elshinta
Kamis, 15 Agustus 2019 - 15:58 WIB |
Penembakan di Philadelphia, 2 polisi selamat, enam personel cedera
Tentara AS berjaga setelah penembakan di El Paso, Texas, baru-baru ini. Sumber foto: https://s.id/6dRSe

Elshinta.com - Satu tim SWAT menyelamatkan dua polisi dan tiga warga sipil yang terjebak di dalam satu rumah di Philadelphia bersama seorang pria bersenjata aktif setelah baku-tembak yang melukai enam petugas, kata polisi pada Rabu (14/8).

Pria bersenjata itu tetap berlindung di dalam rumah itu, sementara polisi mendesak dia agar menyerahkan diri, kata Reuters yang dikutip Antara di Jakarta, Kamis. Sementara itu media melaporkan ia bersenjatakan senapan semi-otomatif yang sama dengan jenis AK-47 dan beberapa senjata genggam.

Polisi bergerak masuk sekitar lima jam setelah drama itu terjadi, setelah pria bersenjata tersebut melepaskan tembakan ke beberapa petugas sewaktu mereka melaksanakan surat perintah di dalam rumah di Philadelphia Utara itu.

Petugas SWAT menggunakan peralatan siluman untuk menyelamatkan petugas dan tiga tersangka di dalam rumah tersebut tanpa sepengetahuan pria bersenjata itu, kata Komisioner Departemen Polisi Philadelphia, Richard Ross. "Kami telah keluar dari situasi penyanderaan ke barikade, sebab semua sandera dikeluarkan dengan selamat," kata Ross kepada wartawan.

Ia mengatakan "sungguh mengagumkan" sebab tak ada tragedi yang lebih besar. Semua enam petugas yang cedera diperkenankan pulang dari rumah sakit pada Rabu malam; seorang petugas selamat setelah peluru menyerempet kepalanya dan satu petugas lagi terkena peluru di bagian punggung baju lapis bajanya. "Banyak dari mereka harus menyelamatkan diri melalui jendela dan pintu dari berondongan peluru," kata Ross dalam satu taklimat.

Pria bersenjata tersebut menembaki truk SWAT yang diparkir di luar rumah itu di Permukiman Nicetown-Tioga, dan sejumlah peluru menghantam bangunan di seberang jalan sementara warga berlindung di dalam rumah mereka.

Philadelpihi Inquirer, dengan mengutip beberapa sumber polisi, mengidentifikasi tersangka pria bersenjata tersebut sebagai Maruice Hill (36), pria Philadelphi yang punya catatan kejahatan menyangkut senjata api, narkoba dan penyerangan. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pangeran Harry dan Meghan dorong warga Amerika untuk ikut pemilu
Rabu, 23 September 2020 - 20:25 WIB
Pangeran Inggris Harry dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Meghan, telah meminta warga Amerika ...
AS larang TikTok dan WeChat ada di toko aplikasi mulai akhir pekan ini
Sabtu, 19 September 2020 - 11:14 WIB
Pemerintahan Donald Trump pada Jumat waktu setempat mengumumkan bahwa mereka melarang TikTok dan WeC...
Wall Street dibuka merosot, terseret saham teknologi
Jumat, 04 September 2020 - 06:46 WIB
Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, dibuka lebih rendah pada perdagangan hari Kamis pag...
CDC AS: Uji corona tak perlu bagi yang terpapar tanpa gejala
Kamis, 27 Agustus 2020 - 08:48 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan pekan ini bahwa orang-or...
Amerika Latin catat jumlah kematian akibat COVID-19 tertinggi di dunia
Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:25 WIB
Kawasan Amerika Latin pada Selasa (4/8) telah melampaui Eropa sebagai wilayah dengan jumlah kematian...
AS umumkan total 4.649.102 kasus positif COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 - 11:39 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Senin (3/8) mengumumkan d...
Gedung Putih pastikan pilpres AS berlangsung 3 November 2020
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:05 WIB
Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows pada Minggu (2/8) memastikan pemilihan presiden (pilpres) Amer...
Total COVID-19 AS: 4.601.526 kasus dan 154.002 kematian
Senin, 03 Agustus 2020 - 08:49 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Minggu (2/8) kembali memu...
Satu orang meninggal setiap satu menit karena COVID-19 di AS
Kamis, 30 Juli 2020 - 13:58 WIB
Setidaknya satu orang meninggal dunia setiap satu menit akibat COVID-19 di Amerika Serikat pada Rabu...
1.000 kematian akibat COVID-19 terjadi empat hari berturut-turut di AS
Sabtu, 25 Juli 2020 - 14:25 WIB
Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 1.000 kasus kematian akibat COVID-19 selama empat hari bertur...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV