Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:02 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Suryadi Willim, Marcomm Manager Evercos mendukung rencana validasi IMEI. Foto: istimewa

Elshinta.com - Terkait rencana pemerintah melakukan aturan validasi IMEI (International Mobile Equipment Identity), Evercoss mendukung langkah strategis tersebut.

Aturan tersebut menurut Suryadi Willim, Marcomm Manager Evercoss akan berdampak positif terhadap persaingan smartphone di tanah air. Bagaimanapun, lanjut Suryadi, dengan dirilisnya kebijakan tersebut akan mengerem peredaran ponsel Black Market (BM)  karena  nomor IMEI-nya tidak terdaftar di Perindustrian.  

Sebagaimana diketahui dengan system yang dimiliki pemerintah bernama SIBINA (Sistem Informasi Basisdata IMEI Nasional) mampu mendeteksi terhadap IMEI smartphone. Jika IMEI sebuah smartphone tidak terekam di system itu, maka ponsel tersebut secara otomatis direkomendasikan oleh SIBINA agar operator memblokir layanan.  

Dengan system tersebut pihaknya merasa ada harapan untuk kembali berkompetisi lebih sengit di industri smartphone tanah air. Bagaimanapun peredaran ponsel Black Market sangat berdampak terhadap pasar smartphone di tanah air.  

Menurutnya, dengan harga yang sama, konsumen bisa mendapatkan smartphone Black Market dengan spesifikasi lebih tinggi dibanding dengan smartphone legal. “Bagaimana kami bisa bersaing dengan smartphone Black Market. Posisi kami sebagai pemain legal dan menaati peraturan justru disengat dengan siraman ponsel Black Market,” ungkap Suryadi, Jumat (16/8).    

“Dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun ini kami tersengat dengan gempuran ponsel Black Market. Jika ini tidak segera diantisipasi, kami yakini akan berdampak lebih buruk lagi terhadap industri smartphone nasional secara keseluruhan. Kami membaca laporan dari Asosiaasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI), peredaran ponsel Black Market mencapai 20-30 persen. Merugikan negara sekitar Rp2,8 triliun per tahun,” tukas Suryadi.

Maraknya smartphone Black Market (BM) sangat merusak ekosistem industri. Termasuk pihaknya yang sudah memiliki pabrik smartphone di Semarang dan merakit sendiri smartphone sangat merasakan dampak negatif peredaran smartphone BM.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMEI diberlakukan, ponsel `black market` pasti terpangkas
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:55 WIB
Kementerian Komunikasi dan informatika (Kemenkominfo) bersama operator seluler melakukan uji coba me...
Menkominfo pastikan regulasi IMEI berlaku 18 April
Rabu, 05 Februari 2020 - 09:28 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah berdiskusi dengan kementerian terkait dan operator selu...
Cepat cek, WhatsApp tak bisa dipakai di ponsel ini mulai besok
Jumat, 31 Januari 2020 - 12:48 WIB
WhatsApp sejak beberapa waktu lalu sudah memasang pemberitahuan aplikasi tersebut tidak bisa berjala...
Rekening bobol via SIM card, ini kata Rudiantara
Kamis, 23 Januari 2020 - 18:58 WIB
Lenyapnya uang milik Ilham Bintang, wartawan senior di rekening bank menjadi sorotan tajam bagi peme...
Sim card tak aman, Komisi I DPR sarankan UU perlindungan data pribadi
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:27 WIB
Anggota DPR RI Komisi I Syaifullah Tamliha mengatakan perlunya undang-undang (UU) tentang perlindung...
Keamanan sim card, BRTI sarankan rekam biometrik
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:16 WIB
Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)  I Ketut Prihadi, menyarankan teknik baru...
Rekening bank dibobol via sim card, Kominfo ingatkan operator
Rabu, 22 Januari 2020 - 21:45 WIB
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, mengingatkan ...
Jepang bakal atur batasan penggunaan smartphone 
Rabu, 15 Januari 2020 - 18:46 WIB
Tingkat adiktif penggunaan smartphone, baik untuk gim dan media sosial saat ini bisa dibilang cukup ...
ICMI ajak masyarakat bijak bermedia sosial cegah permusuhan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 19:47 WIB
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengajak semua pihak untuk bijak dalam bermedia sosial ag...
Analisis percakapan medsos kunci sukses perusahaan era 4.0 
Selasa, 26 November 2019 - 20:23 WIB
Pakar media sosial Ismail Fahmi mengatakan analisis percakapan di media sosial (medsos) bisa dijadik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)