A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_session7tanciusqjh72al5qf0mejajg2roakn1): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:02 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Suryadi Willim, Marcomm Manager Evercos mendukung rencana validasi IMEI. Foto: istimewa

Elshinta.com - Terkait rencana pemerintah melakukan aturan validasi IMEI (International Mobile Equipment Identity), Evercoss mendukung langkah strategis tersebut.

Aturan tersebut menurut Suryadi Willim, Marcomm Manager Evercoss akan berdampak positif terhadap persaingan smartphone di tanah air. Bagaimanapun, lanjut Suryadi, dengan dirilisnya kebijakan tersebut akan mengerem peredaran ponsel Black Market (BM)  karena  nomor IMEI-nya tidak terdaftar di Perindustrian.  

Sebagaimana diketahui dengan system yang dimiliki pemerintah bernama SIBINA (Sistem Informasi Basisdata IMEI Nasional) mampu mendeteksi terhadap IMEI smartphone. Jika IMEI sebuah smartphone tidak terekam di system itu, maka ponsel tersebut secara otomatis direkomendasikan oleh SIBINA agar operator memblokir layanan.  

Dengan system tersebut pihaknya merasa ada harapan untuk kembali berkompetisi lebih sengit di industri smartphone tanah air. Bagaimanapun peredaran ponsel Black Market sangat berdampak terhadap pasar smartphone di tanah air.  

Menurutnya, dengan harga yang sama, konsumen bisa mendapatkan smartphone Black Market dengan spesifikasi lebih tinggi dibanding dengan smartphone legal. “Bagaimana kami bisa bersaing dengan smartphone Black Market. Posisi kami sebagai pemain legal dan menaati peraturan justru disengat dengan siraman ponsel Black Market,” ungkap Suryadi, Jumat (16/8).    

“Dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun ini kami tersengat dengan gempuran ponsel Black Market. Jika ini tidak segera diantisipasi, kami yakini akan berdampak lebih buruk lagi terhadap industri smartphone nasional secara keseluruhan. Kami membaca laporan dari Asosiaasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI), peredaran ponsel Black Market mencapai 20-30 persen. Merugikan negara sekitar Rp2,8 triliun per tahun,” tukas Suryadi.

Maraknya smartphone Black Market (BM) sangat merusak ekosistem industri. Termasuk pihaknya yang sudah memiliki pabrik smartphone di Semarang dan merakit sendiri smartphone sangat merasakan dampak negatif peredaran smartphone BM.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perangi perubahan iklim, PlayStation 5 hadirkan fitur hemat daya
Selasa, 24 September 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - PlayStation 5 akan memiliki opsi untuk memangkas jumlah daya yang dikonsumsi oleh k...
Ponsel BM rusak ekosistem industri, rugikan negara Rp2,8 T
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:02 WIB
Elshinta.com - Terkait rencana pemerintah melakukan aturan validasi IMEI (International Mobile Eq...
Apple bersiap tinggalkan notch berkat teknologi layarterbaru
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Apple berencana untuk menghilangkan poni (notch) di ponsel mereka pada lini produks...
45 juta ponsel pintar hadir setiap tahun, 9 juta unit di antaranya black market
Senin, 05 Agustus 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Pemerintah sedang menggodok untuk mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) d...
Kominfo jelaskan soal pengaturan IMEI, masyarakat diminta tak perlu resah
Rabu, 24 Juli 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat tidak p...
Kartu SIM Zain dilarang sementara, ini penjelasan Kemenkominfo
Rabu, 24 Juli 2019 - 07:56 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melarang sementara pe...
Kemenkominfo belum berlakukan aturan IMEI untuk perangkat IoT
Jumat, 19 Juli 2019 - 07:54 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) belum menetapkan atur...
Samsung jamin kualitas kamera putar Galaxy A80
Rabu, 17 Juli 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Samsung Electronics Indonesia menjamin daya tahan dan kualitas kamera putar...
Pengguna iPhone bisa mengetik lewat pikiran pada 2020?
Rabu, 17 Juli 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Perusahaan perangkat komputer berbasis pikiran milik Elon Musk, Neuralink, ...
Huawei luncurkan telepon pintar 5G pertama di Kuwait
Jumat, 12 Juli 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Raksasa teknologi dan telepon pintar Tiongkok, Huawei, meluncurkan telepon ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV