Partai koalisi Jokowi gelar munas diawal untuk tentukan posisi strategis
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:03 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Partai koalisi Jokowi gelar munas diawal untuk tentukan posisi strategis
Foto: Antara.

Elshinta.com - PDI Perjuangan sebagai partai koalisi Joko Widodo (Jokowi) sudah menggelar Kongres V sejak 8 hingga 11 Agustus 2019, kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga akan segera menggelar muktamar pada 22 Agustus 2019.

Selain itu, Partai Golkar juga sedang didorong-dorong agar musyawarah nasional (munas) digelar sebelum pelantikan Jokowi pada Oktober 2019. Sebab, beberapa kader Golkar ada yang ingin penyelenggaraan munas bulan Desember 2019.
 
Peneliti LSI (Lembaga Survei Indonesia) Denny JA, Rully Akbar melihat partai koalisi Jokowi memang sepertinya sengaja menggelar kongres atau munas diawal sebelum pelantikan pada Oktober 2019. Sehingga, perebutan kursi ketua umum jadi sexy.
 
“Jika kongres diadakan sebelum Oktober, otomatis ketum baru bisa menentukan kader pilihannya di posisi strategis, termasuk jatah kursi menteri, posisi ketua fraksi sekaligus jatah-jatah BUMN,” kata Rully kepada wartawan, termasuk Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal, Kamis (15/8).
 
Menurut dia, jika partai koalisi Jokowi menggelar kongres atau muktamar dan munas paska pelantikan tentu tidak akan mengganggu konsolidasi Pilkada Serentak 2020 termasuk pengurusan kabinet jilid kedua periode 2019-2024.
 
“Presiden Jokowi tentu tidak memusingkan urusan internal partai. Paling internal partai saja yang terganggu jika nama-nama yang disodorkan partai oleh ketum lama tidak sesuai dengan ketum baru,” ujarnya.
 
Karena, kata dia, pelantikan presiden dengan urusan internal Golkar merupakan dua hal yang berbeda. Menurutnya, Munas Golkar berdasarkan keputusan munaslub 2017 bahwa munas harus dilakukan pada 2019 dan setiap petinggi internal partai wajib mematuhi kecuali diajukan 2/3 dari 34 DPD Provinsi.
 
“Pelantikan presiden dan urusan internal Golkar adalah dua urusan berbeda. Saya juga melihat ada upaya untuk rapat pleno dalam Partai Golkar untuk menentukan munas tersebut. Kita tunggu saja keputusan internal partai,” tandasnya.
 
Sebelumnya Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan sebaiknya partai-partai pendukung pemerintah melakukan konsolidasi itu sebelum Oktober 2019.
 
Tujuannya, Bamsoet mengatakan agar Presiden atau partai-partai politik tidak deal dua kali dalam hal penyusunan kabinet, penyusunan konfigurasi di MPR ataupun DPR RI hingga semua tingkatan di bawahnya (DPRD Propinsi/Kabupaten/Kota).
 
“Mulai dari unsur pimpinan hingga alat kelengkapan dewan, termasuk dalam penyusunan koalisi untuk Pilkada Serentak 2020,” kata Bamsoet.
 
Oleh karena itu, Bamsoet menilai langkah yang dilakukan PDI Perjuangan karena telah menggelar Kongres V DPP PDI Perjuangan dan rencana menyusul muktamar PKB di Bali pada 22 Agustus sudah tepat.
 
“Apa yang dilakukan PDIP dan PKB sudah benar. Dua partai pendukung pemerintah baik langsung maupun tidak langsung telah membantu meringankan beban presiden untuk tidak lagi dipusingkan diawal pemerintahan jilid keduanya,” kata Ketua DPR RI ini.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jelang pelantikan presiden, Hanura Lumajang minta pengurus partai ciptakan suasana aman
Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:11 WIB
Elshinta.com - Menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin, pada M...
Mahfud MD yakin pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan lancar 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Mantan Ketua Makamah Konstitusi Mahfud MD meyakini pelantikan Presiden dan Wakil...
Survei sebut masyarakat antusias sambut pelantikan presiden 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Hasil survei Parameter Politik Indonesia menunjukkan masyarakat antusias dalam p...
Disebut masuk kabinet Jokowi-Ma`ruf, Ketum IWAPI siap mengabdi untuk rakyat
Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Beberapa hari belakangan ini banyak sekali beredar nama-nama calon menteri yang ...
Jusuf Kalla pastikan hadir di acara pelantikan KH Ma`ruf Amin
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama para Wakil Ketua MPR RI bersilaturahim den...
Ketua MPR apresiasi kesediaan SBY dan Megawati hadiri pelantikan Presiden
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:51 WIB
Elshinta.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama para wakil ketua MPR mengunjungi Pres...
Ini sikap politik Gerindra yang disampaikan Prabowo dalam Rapimnas
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:45 WIB
Elshinta.com - Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Gerindra yang diselenggarakan di Padepokan ...
Ngabalin dukung bila Prabowo Subianto jadi Menteri Pertahanan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:42 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ...
DPW PPP Sumut: Anggota DPRD dari PPP harus jaga amanah rakyat
Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:55 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provi...
Jokowi: Pelantikan Presiden berlangsung sederhana dan hikmat
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:06 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)