Sejumlah anak jalanan di Surabaya diberdayakan jadi barista
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:12 WIB |
Sejumlah anak jalanan di Surabaya diberdayakan jadi barista
Sejumlah anak jalanan di Kota Surabaya dilatih sebagai barista atau orang yang membuat dan menyajikan kopi kepada pelanggan di Kedai Kopi Anak Negeri kawasan area parkir Kantor Dinas Sosial Surabaya. Sumber foto: https://bit.ly/2KXZpMG

Elshinta.com - Sejumlah anak jalanan di Kota Surabaya, Jawa Timur, siap diberdayakan sebagai barista atau orang yang membuat dan menyajikan kopi kepada pelanggan di Kedai Kopi Anak Negeri kawasan area parkir Kantor Dinas Sosial Surabaya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Supomo, di Surabaya, Senin (19/8) mengatakan, pihaknya berusaha untuk memberikan solusi kepada para anak-anak jalanan agar bisa menjadi pemuda yang kreatif dan mandiri, dan sekaligus bisa menciptakan peluang kerja sendiri. "Semangatnya adalah pemberdayaan," kata Supomo.

Menurut dia, para Barista besutan Dinsos Surabaya ini nantinya akan difasilitasi berbagai alat dan perlengkapan pembuatan kopi, sekaligus juga disiapkan kedai berupa container box serta lokasi untuk berjualan.

Adapun sistem pelatihannya, lanjut dia, adalah "learning by doing" (belajar sambil bekerja). Bahkan, lanjut dia, pihaknya juga sudah mendapatkan dukungan dari manajemen hotel Accor Group yang siap menampung para barista anak jalanan binaan Dinsos Surabaya untuk magang di sejumlah hotelnya.

Supomo mengaku jika proses pelatihan dan pengadaan alat dan perlengkapan pembuatan kopi untuk barista anak jalanan adalah hasil kerja sama dari berbagai pihak yang selama ini mendukung program sosial di instansinya. "Tenaga ahli yang memberikan pelatihan adalah relawan, dan pengadaan alat dan perlengkapan pembuatan kopi bisa kami dapatkan dari CSR. Yang pasti biayanya tidak mahal, namun hasilnya cukup signifikan," katanya.

Dikutip Antara, Supomo berharap agar program terbaru ini bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak karena bertujuan sosial atau tidak mencari keuntungan yakni memberdayakan anak jalanan yang berlatar belakang keluarga tidak mampu. "Caranya mudah, cukup dengan meramaikan kedai kopi para anak jalanan yang kami namakan Kedai Kopi Anak Negeri. Karena dengan membeli hasil karya mereka, akan mendapat dua keuntungan sekaligus yakni mendapatkan minuman kopi yang nikmat dengan berbagai varian, juga menjadi tabungan ibadah karena membantu kaum tidak mampu," ujarnya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Tenaga ahli Kemenkominfo ajak PMKRI perangi hoax
Sabtu, 21 September 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi RI, FX Bambang Irawan mengajak generas...
Kodim 0619 Purwakarta siap bangun jalan penghubung
Sabtu, 21 September 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 kembali digelar Kodim 0619 Purwakarta de...
Bupati Purwakarta geram oknum guru jadi pelaku video mesum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang mem...
Lebih dari 2.000 warga Kalteng kena ISPA akibat kebakaran lahan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Kabut asap karhutla sampai minggu kedua September 2019 telah menyebabkan 3.394 oran...
Aset negara Pulau Samalona dan Lae-lae akhirnya dikembalikan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Aset berupa lahan di Pulau Samalona dan Pulau Lae-lae akhirnya resmi dikembalikan o...
Menhub: Aktivitas penerbangan sudah ada di Kalimantan
Sabtu, 21 September 2019 - 17:49 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan kendati belum sepenuhnya normal, ...
Jalur LRT diusulkan sampai ke Puncak Bogor
Sabtu, 21 September 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Syarifah Sofiah menyebutkan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)