Babak baru kasus pembunuhan di Serang, Polisi kejar dua orang terduga pelaku
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:46 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Babak baru kasus pembunuhan di Serang, Polisi kejar dua orang terduga pelaku
Sumber foto: https://bit.ly/2KHGqav

Elshinta.com - Polisi tengah memburu dua pria bertopeng yang diduga membunuh Rustiadi (33) dan anaknya yang berumur 4 tahun di Serang, Banten.

Dirkrimum Polda Banten, Kombes Novri Turangga, mengatakan ada 12 orang saksi yang diperiksa terkait aksi pembunuhan yang menewaskan dua orang dan seorang kritis tersebut. Pembunuhan satu keluarga itu terjadi di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkung, Serang pada Selasa (13/8) lalu.

“Sudah ada terduga, tinggal melengkapi bukti-bukti tapi keberadannya masih dicek, masih dicari,” ujar Novri, Senin (19/8).

Dilansir dari NTMC Polri, Ia menegaskan penyidik perlu melengkapi alat bukti untuk memastikan bahwa kedua terduga pelaku adalah pembunuh satu keluarga tersebut.

Selain itu, Novri tidak menampik bahwa terduga pelaku masih satu lingkungan dengan korban. Ada beberapa orang yang masih dipantau oleh kepolisian atas kecurigaan keterlibatan pada pembunuhan tersebut. “Belum ketemu, (terduga) nggak di rumahnya. Yang kami curigai masih dimonitor,” ujarnya.

Polisi menduga pembunuhan satu keluarga di Serang ini dilakukan terencana oleh dua pelaku yang mengenakan topeng. Pelaku datang pada Selasa (13/8) pukul 02.00 WIB malam dan langsung melakukan pembunuhan pada korban. Rustiadi dan anaknya tewas di tempat, sedangkan istri korban Siti Sadiyah selamat dan saat ini masih mendapat perawatan di Rumah Sakit.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cepat tangkap pelaku pembunuhan santri, Polres Cirebon Kota dapat penghargaan 
Jumat, 13 September 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Berkat kerja cepat dan keberhasilan mengungkap pelaku pembunuh santri Husnul Khotima...
Polda Sumut selidiki hilangnya uang Rp1,6 miliar gaji pegawai Pemprov
Rabu, 11 September 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan penyelidikan dan pengejaran ...
Warga Depok dihebohkan penemuan mayat tanpa identitas
Rabu, 11 September 2019 - 13:27 WIB
Elshinta.com - Warga Pancoran Mas, Kota Depok dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di ka...
Ponpes Husnul Khotimah apresiasi gerak cepat polisi tangkap pelaku penusukan santrinya
Senin, 09 September 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, member...
Polda Jabar sita ratusan ribu kosmetik kedaluwarsa, isinya...
Senin, 09 September 2019 - 11:45 WIB
Elshinta.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menyita ratusan ...
Pemerkosaan gadis Baduy dampak pornografi
Minggu, 08 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Kabupaten Leb...
4 tersangka pencurian uang Rp100 juta berhasil dibekuk
Minggu, 08 September 2019 - 19:27 WIB
Elshinta.com - Tim gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh menangkap empat tersangka pencurian...
Pria tak dikenal pelaku pembunuhan remaja 17 tahun diburu petugas
Sabtu, 07 September 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Cirebon Kota tengah memburu pelaku pembunuhan terhadap Mohammad Rozi...
Polisi masih kejar satu tersangka pembunuhan ayah dan anak di Lebak Bulus
Sabtu, 07 September 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Polisi masih mengejar satu tersangka yang berstatus DPO (daftar pencarian orang) terk...
Bupati Lebak minta pelaku pemerkosa dan pembunuh gadis Baduy dihukum berat
Sabtu, 07 September 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Bupati Lebak Iti Octavia geram kepada para pembunuh dan pemerkosa gadis Baduy beber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once