Ekspor obat hewan sumbang devisa Rp26 triliun
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Ekspor obat hewan sumbang devisa Rp26 triliun
Sumber foto: https://bit.ly/2P3GC83

Elshinta.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak 2015 sampai semester I 2019 telah menyentuh nilai Rp38,39 triliun. Kontribusi terbesar untuk ekspor peternakan datang dari kelompok obat hewan dengan jumlah transaksi senilai Rp26 triliun.

“Terdapat lebih dari 90 negara yang menjadi tujuan ekspor utama obat hewan buatan tanah air. Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor antara lain Belgia, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia,” sebut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, I Ketut Diarmita, dalam keterangan persnya, Senin (19/8).

Tingginya nilai ekspor obat hewan ini, sebut Ketut, sangat menggembirakan bagi dunia usaha di bidang obat hewan. Fakta ini sekaligus menunjukkan obat hewan mempunyai kontribusi yang besar dalam peningkatan devisa negara. "Di era perdagangan bebas dan pesatnya perkembangan teknologi mengharuskan Pemerintah Indonesia semakin kreatif dengan meningkatkan produksi dan ekspor obat hewan,” terangnya.

Sejak diterapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2016 lalu, Kementan terus berusaha untuk mendorong peningkatan jumlah produsen obat hewan dalam negeri. Berdasarkan data Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, saat ini terdapat 61 dari 95 produsen obat hewan dalam negeri memiliki Sertifikat Cara Pembuatan Obat Hewan Yang Baik (CPOHB).

Menurut Ketut, pihaknya terus mendorong penerapan CPOHB dan percepatan administrasi pelayanan rekomendasi untuk mendorong peningkatan ekspor obat hewan. “Sertifikat CPOHB ini menjadi acuan bahwa obat hewan yang diproduksi terjamin mutu, keamanan dan khasiatnya sehingga berdaya saing tinggi,” katanya.

“Pelaku usaha didorong agar produk prebiotik dapat memanfaatkan dari bahan tanaman dan herbal, selain itu juga untuk produk immunostimulan, serta vaksin dari mikroorgamisne dan zat penambah yang ada di Indonesia,” pungkas Ketut, demikian InfoPublik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akhir pekan, IHSG ditutup turun 0,21% ke 6.231
Jumat, 20 September 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 12,99 poin atau 0,21% ke 6.231,47...
Rupiah akhir pekan menguat jadi Rp14.055
Jumat, 20 September 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ...
Pemerintah akan jadikan investasi penunjang pertumbuhan ekonomi
Kamis, 19 September 2019 - 22:37 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasio...
DPR setujui alokasi anggaran PUPR 2020 sebesar Rp120,2 triliun
Kamis, 19 September 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Komisi V DPR RI menyetujui alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaha...
IHSG turun 0,51% ke 6.244 di akhir perdagangan sore ini
Kamis, 19 September 2019 - 17:47 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 32,16 poin atau 0,51% ke level 6....
Kamis sore Rupiah ditutup menguat Rp14.060
Kamis, 19 September 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis (19/9) so...
Rini Soemarno dorong BUMN jadi mitra strategis pembangunan di Afrika
Kamis, 19 September 2019 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno terus berupaya untuk mendor...
Kemenkeu targetkan pencapaian pokok lelang Rp27 triliun pada 2019
Kamis, 19 September 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan menargetkan pencapaian pok...
Aturan baru perdagangan emas di bursa berjangka oleh Kemendag
Rabu, 18 September 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappeb...
Ekonomi Indonesia dinilai rentan terpengaruh perang dagang AS-Tiongkok
Selasa, 17 September 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Perekonomian Indonesia saat ini dalam kondisi berisiko tinggi saat menghadapi efek d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)