Pengadilan tunda sidang 1MDB yang seret Najib Razak
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:48 WIB |
Pengadilan tunda sidang 1MDB yang seret Najib Razak
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Sumber foto: https://bit.ly/2Zc8Mxx

Elshinta.com - Pengadilan Malaysia pada Senin (19/8) menunda selama sepekan sidang terkait penipuan miliaran dolar dana negara sebesar 1 Malaysia Development Berhad (MDB) yang diduga melibatkan mantan perdana menteri Najib Razak.

Diketahui, Najib diserang dengan 42 tuduhan pidana korupsi dan pencucian uang di 1MDB dan sejumlah lembaga negara lainnya. Ia mengaku tak bersalah dan menuding tuduhan yang diberikan padanya bermuatan politik.

Hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Collin Lawrence Sequerah menyatakana persidangan ini akan dimulai pekan depan untuk memberikan waktu menyelesaikan persidangan sebelumnya yang berkisar pada bekas unit 1MDB, SRC Internasional.

"Jika anda membutuhkan waktu tambahan, saya dapat menundanya namun untuk persidangan hari ini akan kami lanjutkan pada Senin dan memeriksa kembali (ini) pada Kamis," jelas Collin seperti dihimpun Antara dari Reuters, Senin (19/8).

1MDB, yang didirikan Najib pada 2009, sedang diselidiki di setidaknya enam negara. Departemen Kehakiman mengungkapkan sekitar 4,5 juta dolar AS disalahgunakan dari dana 1MDB.

Dalam persidangan di Kuala Lumpur, Najib akan menghadapi 21 dakwaan pencucian uang dan empat penyalahgunaan kekuasaan lantaran menerima aliran dana ilegal sekitar 2,3 miliar ringgit selama 2011 hingga 2014.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Delapan meninggal, 25 orang hilang akibat kapal tenggelam di India
Senin, 16 September 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya delapan orang meninggal dan 25 orang lainnya hilang pada Minggu (25/9) s...
10 orang tewas, belasan lainnya luka akibat bom mobil di Suriah
Senin, 16 September 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Bom yang terpasang di sebuah mobil meledak di Kota Al-Rai, Suriah di dekat perbatas...
Iran bantah klaim AS berada di balik serangan fasilitas minyak Saudi
Senin, 16 September 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Iran membantah klaim yang disampaikan oleh Amerika Serikat bahwa pihaknya berada di...
Resmi, Arab Saudi cabut aturan visa progresif umrah
Rabu, 11 September 2019 - 08:07 WIB
Elshinta.com - Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Mohamad Hery Saripudin mengonfirmasi bahwa Pemerinta...
Aksi protes, pasukan Israel tembak mati remaja Palestina
Sabtu, 07 September 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Pasukan Israel menembak dan menewaskan dua remaja Palestina selama aksi protes di s...
Al Quran tertua asal Indonesia tersimpan di Negeri Gajah Putih
Rabu, 04 September 2019 - 12:10 WIB
Elshinta.com - Kitab suci Al Quran tertua asal Indonesia masih tersimpan dengan baik di museum Ahm...
229 kloter jemaah haji gelombang I telah tinggalkan Mekkah
Minggu, 01 September 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 229 kelompok terbang (kloter) jemaah haji gelombang I telah meninggalkan Kot...
PPIH terus cari jemaah haji Tapsirin
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Satu orang jemaah haji asal Palembang, Tapsirin Wajat Ratam (82) sampai saat ini belu...
Pengungsi Rohingya: Lebih baik mati daripada hidup tanpa hak di Myanmar
Senin, 26 Agustus 2019 - 20:22 WIB
Elshinta.com - Pengungsi Rohingya yang tinggal di kamp sementara Kabupaten Cox`s Bazar, Bangladesh...
Pasukan Israel serang kantor militer Palestina di Lebanon
Senin, 26 Agustus 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Serangan udara Israel menghantam satu kantor militer milik kelompok Palestina di Le...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)