CDC selidiki penyakit paru-paru akibat rokok elektrik
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 18:23 WIB |
CDC selidiki penyakit paru-paru akibat rokok elektrik
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KGqFjR

Elshinta.com - Pusat bagi Pemantauan dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sedang menyelidiki gugus penyakit paru-paru yang diduga berkaitan dengan penggunaan rokok elektrik mengingat meningkatnya kasus kesehatan yang muncul di 14 negara bagian.

Dihimpun Antara dari Reuters, Senin (19/8), CDC mengatakan tak ada bukti bahwa penyakit menular merupakan penyebab penyakit tersebut. Lembaga itu mengingatkan bahwa informasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah penyakit itu memang disebabkan oleh penggunaan rokok elektrik.

CDC sedang bekerja sama dengan Departemen Kesehatan di Wisconsin, Illinois, California, Indiana dan Minnesota dala menjalankan mengenai penyelidikan.

Sejak 28 Juni, beberapa negara bagian telah melaporkan 94 kemungkinan kasus penyakit paru-paru parah yang berkaitan dengan vaping (rokok elektrik), terutama di kalangan remaja dan orang dewasa muda, kata satu pernyataan CDC pada Sabtu (17/8).

Banyak pasien menderita batuk, sesak nafas dan kelelahan. Sebagian menderita kesulitan nafas serius sehingga memerlukan bantuan pertukaran udara. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Apakah semua pria mengalami krisis paruh baya?
Selasa, 26 Mei 2020 - 23:15 WIB
Krisis paruh baya atau midlife crisis dialami oleh orang berumur 40 hingga 50-an. Keresahan orang ya...
Dua hari berturut-turut DIY tanpa penambahan kasus positif COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 19:55 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan selama dua hari beturut-turut hingga Selasa tidak ...
Usai sakit lambung boleh makan pedas lagi? ini kata dokter
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:15 WIB
Para dokter kerap mendapatkan pertanyaan dari pasien sakit lambung, apakah boleh kembali menyantap m...
 BIN proaktif tes swab di daerah episentrum COVID-19
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:25 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) proaktif membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah virus corona ...
Mengapa pria dewasa bisa kekanak-kanakan?
Jumat, 22 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seiring bertambahnya usia, sudah sewajarnya seorang pria menunjukkan sikap dan sifat yang dewasa pul...
 Penyebab rambut kemaluan memutih lebih cepat
Rabu, 20 Mei 2020 - 23:15 WIB
Fakta bahwa rambut kemaluan ternyata juga bisa beruban, tentunya sangat mengejutkan. Namun bila ramb...
Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah menjadi 209 orang
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:56 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang terko...
Rapid test massal di fasum Ponorogo, 36 orang reaktif
Rabu, 20 Mei 2020 - 15:47 WIB
Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo melakukan rapid test massal. Mereka menyasar titik–tit...
Mengapa pria dianggap lebih sering memikirkan seks daripada wanita?
Selasa, 19 Mei 2020 - 23:15 WIB
Kebanyakan orang menganggap wajar jika pria lebih sering memikirkan seks daripada wanita. Bahkan, ko...
 60 personil SAR Jayapura lakukan rapit test Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 19:55 WIB
Sebanyak 60 orang personil Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura mengikuti rapid test mass...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV