Wapres minta seluruh pihak tekan eskalasi ricuh Papua
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:33 WIB |
Wapres minta seluruh pihak tekan eskalasi ricuh Papua
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Sumber foto: https://bit.ly/2Z0rEUP

Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla meminta aparat Polri, TNI dan jajaran pemerintah daerah, khususnya Papua, Papua Barat dan Jawa Timur bekerja sama untuk menekan potensi eskalasi kericuhan di Papua.

“Persiapan dari semua aparat polisi, dibantu dengan TNI di sana, pemda juga, kita saling bekerja sama mudah-mudahan ini tidak melebar,” kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Senin (19/8).

Menurut pemerintah, kericuhan yang terjadi di Papua merupakan dampak dari insiden dugaan persekusi terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (16/8).

“Kalau kita lihat dari keterangan polisi, polisi itu mengamankan karena mau ada serangan. Tapi serangan itu tidak terjadi, hanya semacam ramai-ramai dikepung begitu, tapi diselamatkan polisi,” jelas JK, dikutip Antara.

Oleh karena itu, Wapres mengatakan perlu ada klarifikasi dan penjelasan secara terbuka dari pihak-pihak terkait supaya persoalan di Papua tidak semakin buruk.

“(Pengepungan) itu tentu ada sebabnya lagi. Nah, apa sebab itu terjadi? Jadi, semua terbukalah, apa sebabnya, apakah benar ada yang bicara ada yang membuang bendera Merah Putih di selokan? Apa benar itu, ini juga harus semua terbuka,” tegas Wapres. (FAN)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tingkatkan keterampilan, Satbrimob Polda Kaltim giatkan latihan
Kamis, 13 Februari 2020 - 08:47 WIB
Tugas Polri yang kedepan semakin banyak memotivasi para pasukan elite Polri untuk meningkatkan keter...
Panglima TNI terima kunjungan kehormatan Panglima ATM
Jumat, 07 Februari 2020 - 16:26 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Tentera Mal...
Pemulangan anggota ISIS disebut bisa jadi bom waktu
Jumat, 07 Februari 2020 - 11:47 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi menilai pemulangan anggota Isla...
Wamenhan akan pacu digitalisasi pertahanan
Kamis, 06 Februari 2020 - 13:38 WIB
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono akan memacu digitalisasi pertahanan seiring terjadiny...
Polri tegaskan rekam jejak WNI eks ISIS yang akan dipulangkan ke Tanah Air
Rabu, 05 Februari 2020 - 08:21 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk memverifika...
Personel Kodim 0705/Magelang ikuti UTP Umum Teritorial 2020
Selasa, 04 Februari 2020 - 18:57 WIB
Seluruh personel militer Kodim 0705/Magelang, Jawa Tengah yang berpangkat Sersan Dua hingga Pembantu...
Prabowo beli pesawat tempur, Dubes Rusia: masih proses!
Selasa, 04 Februari 2020 - 09:00 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto akan membeli pesawat tempur jenis Sukhoi Su-35 buatan ...
Kapolresta Cirebon pimpin upacara kenaikan pangkat pengabdian
Senin, 03 Februari 2020 - 20:42 WIB
Kapolresta Cirebon AKBP M Syahduddi memimpin upacara kenaikan pangkat pengabdian Kanit Sabhara Polse...
TNI-Polri perketat patroli di Natuna pasca-aksi massa
Senin, 03 Februari 2020 - 08:52 WIB
Pasca-adanya aksi massa di Natuna, Kepulauan Riau, terkait observasi yang dilakukan kepada WNI yang ...
Soal virus corona, Mahfud minta masyarakat tenang 
Selasa, 28 Januari 2020 - 21:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat tenang menyikapi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)