Barikade Gus Dur minta PKB kembali jadi partai terbuka dan modern
Elshinta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:55 WIB |
Barikade Gus Dur minta PKB kembali jadi partai terbuka dan modern
Prajurit TNI berjaga di sekitar lokasi penyelenggaraan Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (19/8). Sumber foto: https://s.id/6h5e2

Elshinta.com - Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) meminta Partai Kebangkitan Bangsa kembali menjadi parpol terbuka dan modern sesuai tujuan awal didirikannya partai oleh para ulama.

Hal itu disampaikan Barikade Gus Dur melalui pernyataan sikap untuk menyikapi Muktamar PKB di Bali 2019.

Ketua Umum Barikade Gus Dur, Priyo Sambadha menjelaskan pada kenyataannya PKB hingga detik ini masih meninggalkan permasalahan yang belum selesai sejak KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dipecat sepihak dari jabatannya selaku Ketua Dewan Syuro PKB pada tahun 2008.

Hal tersebut, kata dia, nyata-nyata melawan Keputusan Mahkamah Agung yang pada saat itu mengembalikan kepengurusan PKB pada Muktamar Semarang tahun 2005, di mana KH. Abdurrahman Wahid sebagai Ketua Dewan Syuro dan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz.

Saat itu, kata dia, jabatan Ketua Dewan Syura KH. Abdurrahman Wahid secara sepihak oleh Muhaimin Iskandar diganti dengan KH. Azis Mansyur. "Dan ironisnya, langkah semena-mena ini ‘direstui’ oleh pemerintah yang berkuasa ketika itu. Lalu dimulailah era PKB tanpa Gus Dur, namun nama besar Gus Dur masih selalu dikapitalisasi untuk meraup suara di akar rumput," kata dia.

Kondisi tersebut, menurutnya, sangat mengganggu Gus Dur dan keluarga hingga turun surat resmi dari Gus Dur yang melarang penggunakan foto, video atau suara Gus Dur bagi kepentingan PKB pimpinan Muhaimin Iskandar. Dia menegaskan hingga Gus Dur wafat, surat tersebut tidak pernah dicabut.

Semasa hidupnya KH Abdurrahman Wahid menurutnya, juga dengan berbagai cara tetap terus berupaya mengembalikan PKB pada posisi semestinya sebagai rumah politik besar yang berjuang untuk kemaslahatan rakyat Indonesia, bukan PKB sebagai alat politik untuk memenuhi ambisi politik orang per orang semata.

"Namun hingga beliau wafat, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kemudian, oleh jutaan pengikut KH Abdurrahman Wahid yang tetap setia dan istiqomah pada garis perjuangan politik beliau, upaya tersebut terus dilanjutkan hingga hari ini," tutur Priyo, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pansus COVID-19 DPRD Sumut minta agar masyarakat terdampak COVID-19 diberi bantuan uang
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:37 WIB
Panitia Khusus (Pansus) COVID-19 DPRD Provinsi Sumatera Utara mengaku kecewa terhadap respon dari Ti...
Jubir Pemerintah: Perlu kajian data komprehensif untuk relaksasi PSBB
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:55 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan perlu kajian data yang k...
Pilih calon duta besar, Jokowi kedepankan kualitas
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:25 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun mengapresiasi nama-nama calon duta besar pili...
Imbau karyawan masuk 25 Mei, Menteri BUMN diminta peka terhadap sensitivitas keagamaan
Senin, 18 Mei 2020 - 21:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta pegawai BUMN masuk pada H+1 Idul Fitri di tengah pandemi Covi...
Fraksi Golkar DIY dukung Sri Sultan ajukan PSSB
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:38 WIB
Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY terus bertambah. Sampai saat ini berjumlah 1...
 Fraksi PDIP DPRD Sumut imbau masyarakat ikuti protokol kesehatan
Jumat, 15 Mei 2020 - 14:22 WIB
Masyarakat Sumatera Utara diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh...
Hasil urunan, Satgas Covid-19 DPD PKS Majalengka bantu warga terdampak Covid-19
Jumat, 15 Mei 2020 - 08:45 WIB
Satgas Covid 19 DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menyalurkan ban...
 Survei Polmatrix: Kepala daerah kuasai 6 besar elektabilitas, PDIP dan PSI menguat
Kamis, 14 Mei 2020 - 15:56 WIB
Pemilu 2019 sudah berlalu setahun lebih, tetapi residunya masih terasa di tengah masyarakat.
 Aktivitas sosial PSI dan PDIP paling terekam publik di masa pandemi Covid-19
Rabu, 13 Mei 2020 - 20:26 WIB
Indomedia Poll melakukan penelitian terhadap aktivitas partai politik selama kebijakan Pembatasan S...
Duta besar harus miliki jiwa enterpreneurship dan marketing produktif
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:11 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Hanura Gerry Hukubun mengatakan, peran duta besar saat ini harus lebih dipu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV