Wabup Jayawijaya minta aparat tindak pengucap rasisme
Elshinta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:33 WIB |
Wabup Jayawijaya minta aparat tindak pengucap rasisme
Sejumlah kendaraan milik TNI/Polri usai melakukan patroli antisipasi demonstrasi siaga di Depan Kantor Bupati Jayawijaya. Sumber foto: https://s.id/6hkXh

Elshinta.com - Wakil Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, Marthin Yogobi minta aparat penegak hukum menangkap serta memproses pengucap rasisme agar kejadian serupa tidak terulang.

Wabup Marthin di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (20/8)mengatakan, rasisme dan persekusi tidak diperkenankan di Indonesia yang terdiri dari beraneka suku dan ras. "UU melarang itu. Kita ada di dalam satu kebhinnekaan oleh karena itu kami harap penegak hukum mengambil tindakan tegas kepada pelaku yang mengucapkan, menyampaikan kata-kata yang tidak bersahabat, yang sifatnya rasis supaya diproses hukum," katanya.

Mantan Kepala Dinas Sosial Jayawijaya ini mengatakan sempat beredar isu akan dilakukan demonstrasi di Jayawijaya, dan pemerintah telah menyusun rencana antisipasi. "Antisipasi bukan hari ini saja, dalam satu minggu ke depan kami akan antisipasi," katanya.

Langkah awal yang dilakukan pemerintah adalah mulai melakukan patroli gabungan TNI/Polri dan Satpol PP di wilayah itu. "Kami putar di Sinakma, keliling Kota Wamena, setelah itu kembali siap di depan Kantor Bupati," katanya, dikutip Antara.

Wabup mengharapkan masalah yang terjadi di luar Papua tidak merembes hingga ke sendi kehidupan masyarakat Jayawijaya. "Di Jayawijaya sampai hari ini aman terkendali, untuk itu kami pesan kepada seluruh masyarakat Papua dan non Papua mari kita jaga hubungan baik yang sudah kita bangun selama ini," ujarnya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Jokowi, Wapres, dan Menteri Kabinet Kerja akhiri masa kerja
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersilaturahm...
Menkeu harap Indonesian Aid dorong pengaruh positif ke dunia
Jumat, 18 Oktober 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Lembaga Dana Kerja Sama Pemb...
Resmi, aturan registrasi IMEI berlaku tahun depan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:43 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan, aturan registr...
Korlantas studi ke Australia terkait Safety Driving Centre
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Polri khususnya Korlantas terus mengembangkan Safety Driving Centre (SDC) s...
Resmikan Indonesian Aid, Wapres: Ini bentuk diplomasi `tangan di atas`
Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla meresmikan peluncuran Lembaga Dana Kerja Sama Pe...
Tak ada WNI dalam kecelakaan bus umrah di Madinah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Konsul Haji dan Umrah di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah...
PDIP berharap UU KPK makin kuatkan pemberantasan korupsi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, PDI Perjuangan berharap UU KPK ya...
TMMD ke-106, Kodim 0204/DS perkenalkan rumah anti puting beliung
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Satgas TMMD ke-106, Kodim 0204/DS merampungkan rumah layak huni milik Horai...
Atasi krisis tenaga kerja pertanian, petani milenial dilatih
Jumat, 18 Oktober 2019 - 09:37 WIB
Elshinta.com - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakart...
Menteri BUMN harus bebas dari konflik kepentingan pribadi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan susunan Kabinet Kerja jilid II telah ra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV