KPK panggil tiga saksi terkait suap izin impor bawang putih
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 11:44 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
KPK panggil tiga saksi terkait suap izin impor bawang putih
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil tiga saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019, yang melibatkan anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Dhamantra.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka INY," kata Febri, di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/8).

Mereka para pegawai PT Indocev Money Changer yang bertugas sebagai kasir hingga bagian marketing, yaitu Daniar Ramadhan Putri, Indri Nurisyamsi, dan Siti Zulfah, akan digali keterangannya untuk penyidikan I Nyoman Dhamantra (INY).

Diketahui, PT Indocev Money Chager adalah perusahaan milik I Nyoman Dhamantra. Nyoman Dhamantra diduga menggunakan perusahaannya sebagai fasilitas untuk memuluskan suap impor bawang putih.

KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Keenamnya yakni, ‎anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra; orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri; serta empat pihak swasta, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

‎I Nyoman diduga telah menerima suap Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp39,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia dari pengusaha Chandry Suanda. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
51 kasus hoaks COVID-19 terungkap, alasan pelaku...
Senin, 30 Maret 2020 - 12:10 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan alasan pelaku pen...
Tiga mobil mewah perkara korupsi mantan Walkot Madiun dilelang
Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:16 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoa...
Sembilan saksi berstatus ODP, sidang Dzulmi Eldin ditunda
Kamis, 26 Maret 2020 - 19:57 WIB
Sembilan saksi yang seyogya memberikan keterangan dalam persidangan perkara OTT pemberian dugaan sua...
Densus 88 tembak mati terduga teroris di Batang Jateng
Kamis, 26 Maret 2020 - 06:46 WIB
Mabes Polri membenarkan informasi bahwa tim Densus 88 Antiteror Polri telah menembak mati seorang te...
Mantan Hakim MK Patrialis lunasi denda Rp300 juta
Selasa, 24 Maret 2020 - 18:36 WIB
Terpidana mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar telah melunasi pembayaran denda sebe...
Anak nongkrong di sejumlah cafe di Bondowoso dibubarkan polisi
Selasa, 24 Maret 2020 - 07:57 WIB
Mencegah virus corona baru COVID-19, Kepolisian Resort Bondowoso, Jawa Timur, bersama TNI Kodim 0822...
Polres Jakbar ajukan 24 pertanyaan pada artis Bebby Feey terkait senjata api ilegal
Selasa, 24 Maret 2020 - 06:39 WIB
Polres Metro Jakarta Barat memanggil artis Bebby Fay, Senin (23/3). Disc Jockey (DJ) Bebby Fay yang ...
KPK tetap lakukan pencarian Nurhadi dan Harun Masiku
Senin, 23 Maret 2020 - 18:36 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap melakukan pencarian terhadap dua tersangka yang telah dimas...
Wabup Malra: Pelantikan pejabat JPT Pratama tak mengacu rekomendasi ASN
Senin, 23 Maret 2020 - 14:25 WIB
Wakil Bupati Maluku Tenggara (Maltra) Petrus Beruatwarin mengatakan, uji kompetensi pejabat administ...
PN Medan siap sidangkan tiga pelaku pembunuh hakim Jamaluddin
Jumat, 20 Maret 2020 - 20:49 WIB
Pengadilan Negeri Medan menerima pelimpahan berkas kasus pembunuhan hakim Jamaluddin dari Kejari Med...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)