Mendag: Ekspor naik dan impor turun
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:03 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
Mendag: Ekspor naik dan impor turun
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengungkapkan, kinerja perdagangan mulai membaik. Hal ini ini ditandai dengan kinerja ekspor Juli 2019 yang mengalami kenaikan dan impor Januari-Juli 2019 yang mengalami penurunan. 

Ekspor Juli 2019 tercatat sebesar USD 15,5 miliar atau naik 31,0 persen dibanding bulan sebelumnya (MoM).

“Peningkatan ekspor disebabkan peningkatan ekspor migas sebesar 115,2 persen (MoM) dan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 25,3 persen (MoM),” kata Mendag di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Mendag menyampaikan, secara kumulatif pada periode Januari-Juli 2019, ekspor nonmigas tercatat sebesar USD 88,1 miliar atau turun 6,6 persen dibanding periode yang sama tahun 2018. Namun, penurunan ini sedikit lebih baik dibanding periode Januari-Juni 2019 yang turun 8,6 persen.

Mendag melanjutkan, selama periode Januari—Juli 2019, ekspor seluruh sektor mengalami pelemahan. Sektor migas adalah sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu turun 21,8 persen (YoY), sementara tahun sebelumnya meningkat 12,4 persen (YoY). 

Ekspor sektor pertambangan turun 17,1 persen, sementara tahun lalu naik 37,5 persen; sektor industri turun 4,3 persen, tahun lalu naik 6,9 persen; sektor pertanian turun 0,2 persen (YoY), sementara tahun lalu juga turun 7,5 persen.

Pelemahan kinerja ekspor Januari-Juli 2019 disebabkan oleh faktor tekanan harga beberapa komoditas utama Indonesia di pasar internasional, seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO).

“Kondisi global masih menekan kinerja ekspor nonmigas selama Januari-Juli 2019,” jelas Mendag.

Secara keseluruhan, penurunan ekspor nonmigas selama Januari-Juli 2019 juga dipicu melemahnya ekspor ke 10 besar negara tujuan utama, kecuali Malaysia dan Vietnam yang naik masing-masing sebesar 0,5 persen dan 20 persen. 

Impor

Adapun kinerja impor selama bulan Juli 2019 tercatat sebesar USD 15,5 miliar, atau turun 15,2 persen dibanding Juli 2018 (YoY), namun meningkat 35,0 persen dibanding Juni 2019 (MoM).

Secara kumulatif, selama Januari-Juli 2019, total impor Indonesia mencapai USD 97,7 miliar, atau mengalami penurunan 9,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD 107,3 miliar.

“Penurunan impor JanuariJuli 2019 dipicu permintaan impor migas yang turun sebesar 24,4 persen dan nonmigas turun 6,2 persen,” tegas Mendag.

Penurunan impor periode Januari—Juli 2019 tersebut disebabkan oleh menurunnya permintaan impor seluruh golongan barang. Impor barang konsumsi turun sebesar 10,2 persen, impor bahan baku/penolong turun 9,5 persen, dan impor barang modal turun 5,7 persen.

Barang konsumsi yang impornya mengalami penurunan signifikan, antara lain bahan bakar dan pelumas olahan (31,7 persen), makanan dan minuman olahan (24,8 persen), serta alat angkutan bukan untuk industri (21,1 persen).

Sementara itu, neraca perdagangan bulan Juli 2019 tercatat masih mengalami defisit sebesar USD 63,5 juta yang disebabkan defisit neraca perdagangan migas. Perdagangan nonmigas tercatat sebesar USD 78,9 juta, sedangkan neraca perdagangan migas tercatat sebesar USD 142,4 juta.

Defisit

Lebih lanjut, Mendag menjelaskan, negara-negara mitra dagang seperti China, Thailand, Jepang, Italia, dan Australia menyebabkan defisit nonmigas terbesar pada bulan Juli 2019 dengan jumlah mencapai USD 2,72 miliar.

Sementara Amerika Serikat, India, Filipina, Belanda, dan Malaysia menjadi negara mitra yang menyumbang surplus nonmigas terbesar pada Juli 2019 dengan jumlah mencapai USD 2,38 miliar.

“Secara kumulatif, defisit selama Januari-Juli 2019 masih cukup besar yakni mencapai USD 1,9 miliar. Defisit tersebut disebabkan besarnya defisit pada neraca perdagangan migas yang mencapai USD 4,9 miliar. Sementara itu, neraca perdagangan nonmigas menyumbang surplus sebesar USD 3,0 miliar,” pungkas Mendag. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pakar ITB: Solar ber-CN tinggi tingkatkan performa mesin
Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Masyarakat konsumen pengguna kendaraan mesin diesel diharapkan memakai Baha...
Menkeu sebut banyak negara alami penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi
Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini banyak negara yang me...
Rupiah Kamis sore menguat seiring penantian pasar terhadap susunan kabinet baru 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (1...
Kamis sore, IHSG ditutup menguat 0,19% ke 6.181 di akhir perdagangan
Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 11,42 poin atau 0,19% ke 6.18...
Kemendag dukung peningkatan ekspor produk tekstil
Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, industri dan produk tekstil ...
Kemendag hilangkan perdagangan ilegal sarang burung walet
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:22 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan terus berusaha meningkatkan ekspor sarang burung walet dengan...
Rupiah bergerak melemah dibayangi penantian susunan kabinet baru
Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis ...
IHSG berpeluang terkoreksi sentimen negatif global
Kamis, 17 Oktober 2019 - 10:24 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Kamis (...
Rupiah ditutup melemah seiring koreksi mata uang Asia 
Rabu, 16 Oktober 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (16...
Berbalik arah, Rabu sore IHSG berhasil ditutup naik 0,19% 
Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:47 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mengejutkan berbalik arah ke zona hija...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)