Waspada! Penipuan dengan modus seleksi pegawai KPK
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:47 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
Waspada! Penipuan dengan modus seleksi pegawai KPK
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah meminta masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KPK, apalagi dengan meminta sejumlah uang.

‎"KPK mengajak masyarakat mewaspadai penipuan dengan modus seleksi pegawai," katanya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/8).

Sebelumnya, KPK menerima informasi adanya surat palsu yang mengatasnamakan KPK, berisi seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.

"Hari ini beredar surat PDF dengan kop 'Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)' yang berlamat di Renon, Denpasar, Bali, tertanggal 21 Agustus 2019," ungkapnya.

Ia memastikan surat tersebut tidak resmi dari KPK karena KPK tidak pernah mengeluarkan surat terkait seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali.

‎"Kami pastikan surat tersebut bukan dikeluarkan oleh KPK RI. Bagi pihak-pihak yang dihubungi atau diminta uang dengan dalih akomodasi atau sejenisnya harap segera melaporkan ke kantor kepolisian setempat atau menghubungi Call Center KPK 198," ucapnya.

Berdasarkan surat palsu yang diterima KPK tersebut, tertulis nama-nama calon karyawan KPK Republik Indonesia. Dalam surat palsu tersebut juga berisi jadwal dan tahapan seleksi pada 21–24 Agustus 2018 di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korupsi, mantan kepala desa di Buton divonis 1 tahun 6 bulan penjara
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:16 WIB
Terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi, mantan Kepala Desa Mega Bahari, Kecamatan Lasal...
Harun Masiku raib, jangan-jangan dia belajar dari Nakamura
Sabtu, 22 Februari 2020 - 16:17 WIB
Pengamat Hukum Tata Negata, Margarito menilai buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Masik...
36 kasus dihentikan KPK, Fahri Hamzah: Kenapa di biarin
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:50 WIB
Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) mengumumkan telah menghentikan 36 perkara dugaan korupsi yang masi...
KPK hentikan 36 perkara, Abraham Samad: Ini di luar kewajaran
Jumat, 21 Februari 2020 - 16:46 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad menilai langkah KPK menghe...
Kasus dana hibah KONI, Pengacara: Ulum korban kejahatan kontruksi perkara korupsi
Jumat, 21 Februari 2020 - 12:04 WIB
Terdakwa Korupsi Dana Hibah KONI Miftahul Umum mengklaim menjadi korban kontruksi perkara yang menje...
Fraksi Demokrat pertanyakan langkah KPK hentikan 36 perkara
Jumat, 21 Februari 2020 - 10:32 WIB
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto mempertanyakan langkah KPK men...
Kejaksaan Bekasi usut korupsi pembangunan SMPN 3 Karangbahagia
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:19 WIB
Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengusut dugaan tindak pidana korupsi pembangunan unit...
Apartemen tak ada kaitannya dengan proses pengadaan Pesawat Garuda dan pencucian uang
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:02 WIB
Sidang mantan direktur utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo kembali digelar ...
Saksi akui serahkan Rp1,5 miliar untuk Rano Karno
Kamis, 20 Februari 2020 - 16:07 WIB
Mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP) Ferdy Prawiradireja tak membantah menyerahkan uang untu...
Puluhan napi kasus terorisme dipindahkan ke Nusakambangan dan Cilacap
Rabu, 19 Februari 2020 - 15:26 WIB
Sebanyak 37 narapidana kasus terorisme dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)