OTT KPK, Kajati DIY memohon maaf kepada Sultan HB X atas perbuatan stafnya
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:37 WIB |
OTT KPK, Kajati DIY memohon maaf kepada Sultan HB X atas perbuatan stafnya
Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erbagtyo Rohan. Sumber foto: https://s.id/6je9p

Elshinta.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erbagtyo Rohan meminta maaf kepada Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X atas perbuatan salah satu jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta (Kejari) Yogyakarta yang diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (19/8).

Permohonan maaf itu disampaikan Erbagtyo mengakhiri sambutan usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejati DIY, Pemda DIY, dan PT BPD DIY di Gedong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (22/8). "Izinkan dari lubuk hati kami yang paling dalam saya mengajukan permohonan maaf kepada Bapak Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Erbagtyo.

Dalam forum itu, selain Gubernur DIY, hadir pula Direktur Utama PT BPD DIY Santoso Rahmad serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DIY. Selaku pimpinan di Kejati DIY, Erbagtyo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perbuatan tercela salah satu stafnya yang dinilainya telah mengganggu kenyamanan publik.

"Bapak ibu hadirin sekalian dan masyarakat Yogyakarta seluruhnya atas sikap perbuatan dari staf kami salah seorang jaksa yang melakukan perbuatan tercela dan membuat bapak ibu sekalian dan kita semua menjadi tidak nyaman, sekali lagi atas nama pimpinan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Erbagtyo yang berdinas di Yogyakarta sejak 2018 ini, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap lelang proyek Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta tahun anggaran 2019. Tiga tersangka tersebut Yuhan Ana Kusuma selaku Direktur Manira Artha Mandiri, Eka Safitra, jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta sekaligus anggota Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), dan Satriawan Sulaksono jaksa di Kejari Surakarta. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masa tahanan Gubernur Kepri nonaktif diperpanjang
Sabtu, 21 September 2019 - 20:49 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa tahanan Gubernur Kepri nonakt...
Empat tahun buron, mantan camat di Deli Serdang berhasil ditangkap
Sabtu, 21 September 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Tim Intelijen Kejati Sumatera Utara bersama Intel Kejari Deli Serdang berhasil merin...
KPK: Draf RUU Pemasyarakatan samakan korupsi dengan kejahatan biasa
Jumat, 20 September 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengatakan, draf RUU...
Buwas sebut ada pihak yang fitnah Bulog berasnya tidak layak konsumsi
Jumat, 20 September 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengatakan, ada pihak-pihak yang se...
Kata MK soal pengajuan uji materi hasil revisi UU KPK
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan siap menerima pengajuan uji materi hasil revisi...
KPK duga uang suap Menpora mengalir ke pihak lain
Jumat, 20 September 2019 - 06:48 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mend...
Menteri KKP incar pemodal kapal `illegal fishing`
Kamis, 19 September 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar pemilik modal kapal-kapal...
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa ...
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB
Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan su...
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkob...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)