Kejari Serang segera jadwalkan pemanggilan mantan camat Syafruddin
Elshinta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kejari Serang segera jadwalkan pemanggilan mantan camat Syafruddin
Kejari Serang. Foto: www.beritamandiri.co/elshinta.com.

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang tengah menjadwalkan untuk memanggil mantan camat Serang Syafruddin, yang kini Walikota Serang, Banten guna diminta keterangan terkait kasus dugaan korupsi dalam penjualan aset negara. 

"Saat ini masih rapat intetnal untuk pemanggilan Walikota Serang, " kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang Azhari yang dihubungi wartawan, termasuk Reporter Elshinta, Ronald Steven, Kamis (22/8) malam.

Namun demikian,  Azhari belum dapat memberikan kepastian waktu pemeriksaan terhadap Syafruddin untuk membuat terang penyidikan kasus dugaan penjualan lahan negara seluas. 8. 200 meter persegi senilai Rp2,3 miliar. 

"Belum-belum.  masih rapat internal dulu kita untuk pemanggilan (yang bersangkutan)," ujarnya menjawab soal waktu pemeriksaan. 

Menyangkut Gelar Perkara (Ekspose) dan sekaligus penerbitan surat perintah penyidikan, Azhari belum dapat menentukan waktu dan tempat. Dia mengatakan dirinya harus melapor terlebih dahulu ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten. 

"Nanti-nanti belum ditentukan. Mau lapor ke Kajati dulu," ucapnya diplomatis. 

Sesuai dengan ketentuan,  pengusutan kadus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat publik, maka Ekspose, Kejari Serang harus melibatkan Kejati Banten dan Kejaksaan Agung. 

Nama mantan camat Syafruddin muncul dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, atas nama terdakwa Mantan Lurah M. Faisal Hafiz (MFH)  dan dua terdakwa lain,  Rabu (11/10/2017). Faisal dipidana selama 18 bulan dan denda sebesar Rp100 jita subsider 2 bulan penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masa tahanan Gubernur Kepri nonaktif diperpanjang
Sabtu, 21 September 2019 - 20:49 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa tahanan Gubernur Kepri nonakt...
Empat tahun buron, mantan camat di Deli Serdang berhasil ditangkap
Sabtu, 21 September 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Tim Intelijen Kejati Sumatera Utara bersama Intel Kejari Deli Serdang berhasil merin...
KPK: Draf RUU Pemasyarakatan samakan korupsi dengan kejahatan biasa
Jumat, 20 September 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengatakan, draf RUU...
Buwas sebut ada pihak yang fitnah Bulog berasnya tidak layak konsumsi
Jumat, 20 September 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengatakan, ada pihak-pihak yang se...
Kata MK soal pengajuan uji materi hasil revisi UU KPK
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan siap menerima pengajuan uji materi hasil revisi...
KPK duga uang suap Menpora mengalir ke pihak lain
Jumat, 20 September 2019 - 06:48 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mend...
Menteri KKP incar pemodal kapal `illegal fishing`
Kamis, 19 September 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar pemilik modal kapal-kapal...
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa ...
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB
Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan su...
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkob...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)