Musim kemarau, warga Purwakarta krisis air bersih
Elshinta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 17:39 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Musim kemarau, warga Purwakarta krisis air bersih
Foto: Tita Sopandi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kekeringan telah melanda sejumlah kecamatan di Purwakarta dan telah berdampak warga kesulitan air bersih.

Sejumlah pihak telah melakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Purwakarta-Jabar dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) adalah relawan yang mulai menyalurkan air bersih, setelah adanya sejumlah desa disejumlah kecamatan di Purwakarta mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Kepada Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Jumat (23/8) Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Purwakarta Ilman Haliman mengatakan, sejak dua hari terakhir ini pihaknya menyalurkan air bersih kepada sejumlah desa di Kecamatan Cibatu dan Kecamatan Campaka yang terdampak kekeringan.

Sekitar 32.000 liter air bersih dengan penyaluran perdana ditujukan di sekitar Desa Kertamukti dan Desa Ciparung Sari.
Dua desa ini sudah kekeringan sejak empat bulan terakhir, dengan sumber mata air yang ada telah mengering.

Relawan ACT dan Relawan MRI tidak saja diturunkan pada kegiatan bencana longsor dan banjir saja. Akan tetapi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan seperti kekeringan, sudah disiagakan untuk membantu dan memberikan bantuan dengan mendistribusikan air bersih.

Diharapkan dengan bantuan yang dilakukanya, akan ada pihak lain memberi bantuan air bersih sehingga warga yang kekeringan air bisa tertangani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa M 5,6 guncang wilayah Melonguane Sulut
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gemba...
Lahan perkebunan 10 hektare di Wongsorejo terbakar
Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Lahan perkebunan Randu Mas seluas 10 hektare di kawasan Kecamatan Wongsorejo Ban...
Bencana megathrust ancam 10 kecamatan di Lumajang
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Ka...
Lahan di Subang terbakar akibat puntung rokok
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat ada yang membuang puntung rokok sembarangan, lahan seluas lim...
Gempa M 5,9 guncang Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, belum ada laporan kerusakan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik, mag...
Jumlah titik panas masih fluktuatif, masyarakat diimbau tetap waspada kabut asap
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat u...
Gempa M 5,9 guncang Enggano Bengkulu, tidak berpotensi tsunami
Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi di sekitar wilayah Enggano Bengkulu, Selasa (...
Polres bersama BEM Univet bantu air bersih untuk warga Sukoharjo
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Berbagai pihak masih berupaya mengatasi krisis air bersih akibat kemarau di...
Makin banyak warga Kulon Progo kesulitan air bersih
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa ...
Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Hingga memasuki awal Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)