Aksi protes anti pemerintah kembali sasar Bandara Hong Kong
Elshinta
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 07:31 WIB |
Aksi protes anti pemerintah kembali sasar Bandara Hong Kong
Ilustrasi - aksi unjuk rasa di Bandara Hong Kong. Sumber foto: https://bit.ly/2PaU1uY

Elshinta.com - Para pengunjuk rasa telah mempersiapkan aksi protes anti pemerintah dengan kembali menjadikan bandara udara Hong Kong sebagai sasaran. 

Sementara itu, para demonstran pada Jumat (23/8) waktu setempat saling berpegangan tangan membentuk `Rantai Baltik` (Baltic Chain) dalam rangkaian aksi unjuk rasa, yang telah berlangsung hampir tiga bulan dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Bandara Hong Kong juga terpaksa tutup pekan lalu ketika para pengunjuk rasa, yang membuat rintangan dengan berbagai benda mengalami bentrokan dengan polisi.

Kantor Urusan Tiongkok yang menangani Hong Kong mengecam kegiatan-kegiatan itu, dan menyebut hal itu sebagai aksi yang mendekati ulah teroris.

"Pergilah ke bandara dengan transportasi berbeda, termasuk bus bandara MTR, taksi, kendaraan pribadi dan kendaraan roda dua untuk meningkatkan tekanan atas transportasi bandara," kata para penyelenggara bandara, Jumat (23/8) waktu setempat, dikutip Antara.

Otoritas bandara juga menyiarkan pengumuman setengah halaman di surat-surat kabar yang berisi desakan kepada para pemuda untuk mencintai Hong Kong. Otoritas juga menyatakan pihaknya menentang aksi untuk menghalangi bandara itu, dan menambahkan akan tetap bekerja untuk menjaga kegiatan penerbangan berjalan mulus. (FAN)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertama kalinya dalam 29 tahun, ekonomi Filipina jatuh ke dalam resesi
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:56 WIB
Ekonomi Filipina anjlok lebih dalam dari yang diperkirakan pada kuartal kedua, jatuh ke dalam resesi...
Filipina laporkan 162 kematian COVID-19, angka tertinggi harian
Senin, 13 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan Filipina pada Senin (13/7) mengonfirmasi 162 kematian baru akibat penyakit vir...
Banjir dan longsor di Nepal tewaskan 23 orang, puluhan orang hilang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:14 WIB
Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menewaskan setidaknya 23 orang, menyebabkan puluhan wa...
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV