Iskandar Sitorus: KPK ke depan perlu auditor yang handal
Elshinta
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 12:05 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Iskandar Sitorus: KPK ke depan perlu auditor yang handal
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch, Iskandar Sitorus. Sumber foto: https://bit.ly/2Nqd5Tw

Elshinta.com - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) telah mengumumkan 20 capim KPK yang lolos profile assessment atau tes penilaian profil, dari jumlah total 40 capim KPK. 

Ketua Panitia Seleksi Capim KPK, Yenti Garnasih mengatakan, sebanyak 20 orang dinyatakan lulus penilaian profil itu di antaranya Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Antam Novambar dan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri. Sementara dari Kejaksaan, Johanis Tanak, Sugeng Purnomo, dan Supardi, serta dari lingkungan KPK adalah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan pegawai KPK Sujarnako.

Peserta yang lolos berhak untuk mengikuti tes selanjutnya, yakni tes kesehatan dan uji publik. 

Menanggapi lolosnya 20 capim KPK itu, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch, Iskandar Sitorus mengatakan, jika dilihat dari komposisi yang lolos seleksi ini, lebih dominan dari unsur polisi. Komposisi capim KPK yang lolos ini, menurutnya, sangat ideal, 50 persen lemah dan 50 persen kuat.

Ia pun mengapresiasi langkah Pansel yang memilih 20 orang ini yang nantinya akan diseleksi lagi menjadi 10 orang sebelum diserahkan kepada Presiden. 

"Prediksi kami kalau ideal yang terpilih itu satu dari polisi, namun aura dari petinggi-petinggi negara kemungkinan polisi jadi dua," kata Iskandar kepada Elshinta, Sabtu (24/8). 

Namun, menurutnya, jika KPK ke depan lebih banyak ditekankan kepada penindakan, maka  idealnya pimpinan KPK ke depan adalah yang pernah di KPK, baik polisi atau pun pegawai KPK . Namun jika penindakan atau pencegahan dan pengembalian uang negara yang diambil koruptor lebih signifikan serta ingin merubah secara struktur uang-uang negara yang diambil koruptor, ada baiknya auditor. 

"Figur itu ada di 20 capim KPK yang lolos ini. orangya teruji , kalau di BPK jabatan terakhirnya jagoan investigative begitulah bahasa populernya dan orang ini sekarang yang membatu KPK membongkar BLBI," ujarnya. 

Iskandar meyakini jika dua komponen tadi diberi kesempatan lolos menjadi pimpinan KPK, mereka akan melengkapi KPK menjadi sempurna menjadi penyidik dan penuntut.

Namun untuk unsur perempuan, menurut Iskandar, juga harus diperhatikan, sebab selain 17 pria, Pansel juga meloloskan 3 wanita yang satu diantaranya memiliki tata kelola tersangka saksi dan korban. Figur itu ada di 20 capim KPK yang lolos itu.

"Jadi kita melihat tingkat sajian Pansel kepada Presiden dari 20 menjadi 10 dan dipilih 5 orang oleh DPR akan sangat sempurna," pungkas Iskandar Sitorus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Geledah rumah Eggi Sudjana, polisi sita ponsel
Minggu, 20 Oktober 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Anggota Polda Metro Jaya menggeledah rumah politikus PAN Eggi Sudjana usai ...
Kasus Dzulmi Eldin, KPK geledah kantor Dinas PU Medan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan penggeledahan di kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/10), K...
Ditahan KPK, Dirut PT INTI sebut perjuangan untuk menghidupkan perusahaan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Ditahan KPK, Dirut PT INTI sebut perjuangan untuk menghidupkan perusahaan. ...
Sempat melarikan diri, KPK periksa staf Wali Kota Medan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf honorer Subbagian Protoko...
Polisi tetapkan motivator tampar 10 siswa SMK sebagai tersangka
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan status tersangka kepada Agus Piranhamas, seorang motivator yang men...
Dapat endorse, KPK imbau Mulan Jameela perhatikan pelaporan gratifikasi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Fr...
Ganjar sebut kasus guru-pelajar kibarkan bendera HTI masih didalami
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kasus guru dan pelajar di SMK Negeri 2...
KPK belum terima dokumen UU revisi KPK
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KSP pastikan Presiden cek perkembangan kasus Novel Baswedan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan Presiden Joko Widodo akan mengecek...
Dua saksi kasus suap kepala LP Sukamiskin dipanggil KPK
Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - KPK memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pemberian fasilitas ata...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV