Pemkot Padang targetkan miliki mesin insinerator
Elshinta
Senin, 26 Agustus 2019 - 12:46 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Pemkot Padang targetkan miliki mesin insinerator
DLH Kota Padang. Sumber foto: https://bit.ly/2Ztan1W

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang menargetkan dapat mengadakan mesin insinerator di Kota Padang.

Kepala DLH Kota Padang, Mairizon mengatakan, dengan danya insinerator juga bisa dijadikan salah satu upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang. Sebab, sampai saat ini rumah sakit dan klinik di Kota Padang harus menggunakan jasa dari luar daerah.

"Iya, saat ini kami memang merencanakan akan melakukan pengadaan untuk alat pengelola limbah B3 yakni mesin insinerator. Banyak manfaat yang didapatkan ketika kita memiliki mesin insinerator ini," ujar Mairizon, Minggu (25/8).

Selain dapat memastikan seluruh sampah B3 di rumah sakit dan klinik dapat terpantau dan dikelola dengan baik, adanya insinetator juga dapat meningkatkan PAD sampai dengan Rp2 miliar. Sebab, limbah medis di Kota Padang setiap tahunnya mencapai 200 sampai 250 ton setiap tahunnya, dilansir dari InfoPublik, Senin (26/8)

"Sekarang, setiap rumah sakit harus membayarkan Rp21.000 per-kilogram untuk pengelolaan limbah medisnya kepada pengelola dari Jakarta. Jika kita hanya mengambil Rp10.000 per-kilogram, berarti setahunnya minimal Padang mendapatkan PAD Rp2 miliar," sebutnya.

Ia menyebutkan, keuntungan lain yang didapatkan dengan adanya mesin insinetator limbah medis yang ada di rumah sakit dan klinik yang ada di Kota Padang juga tidak akan menumpuk. Karena, bisa dikirimkan untuk dikelola setiap waktu.

Saat ini, setiap rumah sakit dan klinik menumpuk limbah medisnya minimal satu pekan, karena tidak mungkin pengelola harus datang setiap hari. Jadi, dengan adanya mesin insinerator di Kota Padang, rumah sakit tidak akan menumpuk limbah medisnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sejarah 22 September: Indonesia juara AFF dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Minggu, 22 September 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Hari ini dalam sejarah. Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final...
Tuntas, Rapat Pleno PBNU keluarkan beberapa rekomendasi
Sabtu, 21 September 2019 - 22:35 WIB
Elshinta.com - Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 20-21 September 2019 yang diselengg...
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Tenaga ahli Kemenkominfo ajak PMKRI perangi hoax
Sabtu, 21 September 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi RI, FX Bambang Irawan mengajak generas...
Kodim 0619 Purwakarta siap bangun jalan penghubung
Sabtu, 21 September 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 kembali digelar Kodim 0619 Purwakarta de...
Bupati Purwakarta geram oknum guru jadi pelaku video mesum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang mem...
Lebih dari 2.000 warga Kalteng kena ISPA akibat kebakaran lahan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Kabut asap karhutla sampai minggu kedua September 2019 telah menyebabkan 3.394 oran...
Aset negara Pulau Samalona dan Lae-lae akhirnya dikembalikan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Aset berupa lahan di Pulau Samalona dan Pulau Lae-lae akhirnya resmi dikembalikan o...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)