DLH: Limbah medis di Padang capai 250 ton per tahun
Elshinta
Senin, 26 Agustus 2019 - 12:37 WIB |
DLH: Limbah medis di Padang capai 250 ton per tahun
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6lyV-

Elshinta.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Sumatera Barat mencatat produksi limbah medis di daerah itu mencapai 250 ton per tahun.

"Akan tetapi karena belum ada incinerator (tungku pembakar sempurna), maka banyak yang diangkut ke Jakarta untuk dimusnahkan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Mairizon di Padang, Senin (26/8).

Menurut dia upah angkut limbah medis tersebut mencapai Rp21 ribu per kilogram. Kalau Padang membuat incinerator maka biaya yang dikeluarkan cukup Rp10 ribu per kilogram sehingga ada potensi pendapatan daerah Rp2,5 miliar per tahun.

Setelah dihitung biaya pembangunannya sekitar Rp8 miliar dan dalam tiga tahun dari pendapatan yang diterima sudah tertutupi. Selain itu dengan adanya incinerator maka risiko limbah medis bisa ditekan.

Pada 2017 ditemukan limbah medis Rumah Sakit Umum Daerah Dr Rasyidin Padang dibuang ke laut dan ditemukan di Pantai Tan Sridano di Pesisir Selatan. Ketika itu ditemukan ratusan jarum suntik, tabung cairan infus beserta slang infus bekas mengotori objek wisata Pantai Tan Sridano.

Limbah medis tersebut berserakan lebih kurang seratus meter di sepanjang bibir pantai. Setelah diselidiki ternyata hal itu akibat kelalaian vendor yang nyaris mengakibatkan pihak RSUD menjadi tersangka.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian pengolahan limbah medis RSUD Dr Rasyidin Padang dipercayakan ke pihak ketiga. Karena kontrak kerja samanya habis vendor memalsukan dokumen kerja sama selanjutnya, agar pihak rumah sakit yakin limbah medis tetap dimusnahkan maka dan dibuang ke Pantai Tan Sridano di Pesisir Selatan, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sejarah 22 September: Indonesia juara AFF dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Minggu, 22 September 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Hari ini dalam sejarah. Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final...
Tuntas, Rapat Pleno PBNU keluarkan beberapa rekomendasi
Sabtu, 21 September 2019 - 22:35 WIB
Elshinta.com - Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 20-21 September 2019 yang diselengg...
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Tenaga ahli Kemenkominfo ajak PMKRI perangi hoax
Sabtu, 21 September 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi RI, FX Bambang Irawan mengajak generas...
Kodim 0619 Purwakarta siap bangun jalan penghubung
Sabtu, 21 September 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 kembali digelar Kodim 0619 Purwakarta de...
Bupati Purwakarta geram oknum guru jadi pelaku video mesum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang mem...
Lebih dari 2.000 warga Kalteng kena ISPA akibat kebakaran lahan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Kabut asap karhutla sampai minggu kedua September 2019 telah menyebabkan 3.394 oran...
Aset negara Pulau Samalona dan Lae-lae akhirnya dikembalikan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Aset berupa lahan di Pulau Samalona dan Pulau Lae-lae akhirnya resmi dikembalikan o...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)