Faktor kegagalan bisnis, apa saja? Ini kata Rhenald Kasali
Elshinta
Senin, 26 Agustus 2019 - 11:58 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Faktor kegagalan bisnis, apa saja? Ini kata Rhenald Kasali
Rhenald Kasali. Foto: Elshinta.com/Reza

Elshinta.com - Berbisnis saat ini menjadi pilihan bagi banyak orang. Beragam bidang bisnis terus bertumbuh. Ada yang berkembang, tapi tak sedikit juga yang mengalami kegagalan alias bangkrut. Lalu apa penyebab yang menjadikan sebuah bisnis bisa bangkrut?

Prof Rhenald Kasali menjelaskan, ada banyak sebab yang membuat sebuah bisnis bisa gagal. Menurutnya, faktor terbesarnya adalah tidak adanya inovasi dari leader. “Perusahaan sebagus apapun, akan tergilas dengan hadirnya produk inovasi dari yang lain. Nokia, misalnya, mereka tidak melakukan kesalahan apapun, semua posisi dan jabatan dipegang oleh orang-orang terbaik. Namun dengan kehadiran produk inovasi smartphone, mereka kemudian tergerus,” katanya.

Faktor berikutnya, kata Rhenald, bergesernya konsumen yang tidak diantisipasi. Banyak pengusaha yang terlalu asyik dengan outletnya, mereka menjadi tidak dinamis. “Lihatlah factory outlet (FO) di Bandung, dulu begitu ramai tapi sekarang kemana konsumen mereka? Tidak bisa membaca pergerakan pasar, ini menjadi penyebab kegagalan bisnis berikutnya,” sebutnya.

Faktor ketiga adalah persoalan kewirausahaan yang rendah, daya tahan rendah, tidak tahan banting, dan ingin cepat sukses. “Banyak pelaku usaha ingin cepat sukses, ya mana bisa? Amazon saja baru bisa untung setelah 20 tahun perjalanan bisnisnya,” tegas Rhenald.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dear UKM! Ini lima strategi bertahan di tengah pandemi COVID-19
Selasa, 28 April 2020 - 18:11 WIB
Tidak dapat dipungkiri, wabah COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesi...
Catat, Kemenkop UKM rilis e-form untuk pendataan UMKM terdampak corona
Selasa, 14 April 2020 - 19:11 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM merilis e-form untuk kepentingan pendataan pelaku koperasi dan UMKM yan...
Cegah penyebaran COVID-19, ini prosedur yang bisa diterapkan pelaku UKM
Senin, 23 Maret 2020 - 09:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengimbau dan mengajak seluruh pelaku UKM untuk turut menerap...
Dongkrak jumlah penerap SNI, BSN gandeng industri bina UKM
Selasa, 10 Maret 2020 - 18:27 WIB
Dalam 5 tahun terakhir, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah melakukan pembinaan penerapan Stand...
Jika bisnis gagal, bertahan atau harus beralih bisnis? Ungkap jawabannya disini…
Selasa, 18 Februari 2020 - 10:06 WIB
Jika bisnis Anda gagal, segeralah lakukan evaluasi. Sebab dari sinilah Anda dapat menentukan: Anda b...
UKM kuliner! mana yang utama nih, produk atau kemasan?
Senin, 17 Februari 2020 - 13:50 WIB
Produk Anda akan disukai pertama-tama karena bagus, dalam arti berkualitas dan enak. Itu poin utaman...
Cara menetapkan kesepakatan dasar dengan mitra bisnis
Rabu, 12 Februari 2020 - 12:14 WIB
Bagaimana mengelola dan menetapkan kesepakatan dasar untuk bermitra khususnya dalam kaitan permodala...
Harga bahan baku tidak stabil, ini cara aman menyiasati modal bisnis
Selasa, 11 Februari 2020 - 14:21 WIB
Risiko fluktuasi harga adalah hal yang alamiah untuk semua bahan baku pada semua jenis bisnis. Sanga...
Dua hal penting ini jarang dikuasai oleh pelaku usaha baru, apa saja?
Kamis, 06 Februari 2020 - 10:34 WIB
Bagi mereka yang memulai usaha umumnya terdapat dua hal yang krusial dan memang hanya bisa diatasi d...
Apakah bisnis itu memerlukan bakat?
Selasa, 04 Februari 2020 - 10:44 WIB
Pandangan mengenai berbisnis itu bakat sebetulnya berasal dari minat atau ketajaman terhadap beragam...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV