Alamak, skuter listrik ini bisa diisi daya dari laptop
Elshinta
Senin, 26 Agustus 2019 - 17:21 WIB |
Alamak, skuter listrik ini bisa diisi daya dari laptop
Gemopai Ryder. Sumber foto: https://bit.ly/33ZCsS8

Elshinta.com - Sebuah startup di India mampu memecahkan masalah minimnya infrastruktur pengisian daya baterai kendaraan listrik dengan menciptakan skuter berbaterai portabel dan ringan yang bahkan bisa diisi ulang (charge) dari laptop.

Diluncurkan pada Oktober 2018, Gemopai Ryder adalah roda dua listrik yang memecahkan dua kekhawatiran kritis konsumen India yang ingin beralih dari kendaraan bertenaga bahan bakar fosil ke kendaraan ramah lingkungan.

Gemopai Ryder adalah gagasan dari Gemopai Electrics, perusahaan patungan antara Goreen E-Mobility, startup yang berbasis di Delhi dan Opai Electric, raksasa di ruang kendaraan listrik (EV) dengan lebih dari 15 tahun pengalaman menjual lebih dari 15 juta skuter listrik di seluruh dunia.

Ryder ditenagai dengan baterai ion lithium, dan dipasarkan dengan harga di bawah 60.000 rupee. Dengan lebih dari 50 dealer di seluruh negeri, Gemopai Electric sudah membuat perbedaan nyata dalam mobilitas hijau.

Gemopai Ryder merupakan skuter listrik bertenaga baterai lithium ion-yang bisa dilepas-pertama dan mampu menempuh perjalanan 90 km untuk satu kali pengisian penuh, kata Amit Raj Singh, pendiri Gemopai Electric, dikutip dari The Better India.

Dilansir Antara, Gemopai Ryder tersedia dalam lima warna dan dilengkapi dengan berbagai pilihan aksesori untuk pasar India. Spesifikasi skuter tambahan yang termasuk dalam opsi mobilitas Gemopai adalah suspensi hidrolik, rem cakram, speedometer digital, lampu LED, entri tanpa kunci, alarm anti-pencurian, dan pengisian daya USB mobile.

Ada kekhawatiran nyata mengenai kendaraan listrik, yakni tentang waktu yang diperlukan baterai untuk mengisi dan tidak tersedianya pengisian terutama mengingat infrastruktur pengisian yang sangat tidak memadai di India.

Ketika negara ini berjuang dengan menyediakan infrastruktur pengisian untuk EV, produsen roda dua listrik beralih ke baterai yang dapat dilepas untuk memudahkan proses pengisian.

“Pertanyaan utama yang dimiliki konsumen saat ini tentang skuter listrik adalah baterai. Oleh karena itu, dengan membuat baterai di skuter kami dapat dilepas, kecil, dan sangat efisien, adalah masalah pertama yang kami coba pecahkan ketika kami meluncurkan Ryder."

"Baterai kami ringan, tetapi kuat, baterai lithium-ion yang portabel dan dapat diisi saat Anda bepergian. Kami juga berencana untuk meluncurkan dua skuter listrik dalam bulan ini untuk menambah portofolio kami," kata Singh.

Pengguna dapat mengisi baterai hanya dalam empat jam dan skuter ini dapat mencapai kecepatan tertinggi 25 km per jam. Baterai ini dapat diisi di rumah dan di laptop juga.

". . . kedatangan baterai yang dapat dilepas telah meningkatkan kenyamanan bagi pengguna karena dapat diisi ulang di mana saja, misalnya, di dalam rumah, tanpa perlu kendaraan hadir. Ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga menghemat kerja ekstra untuk menemukan stasiun pengisian daya," jelas Singh. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ssstt! Ini bocoran siluet Moto Morini, tunggangan baru untuk para petualang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 15:58 WIB
Elshinta.com - Pabrikan sepeda motor Italia, Moto Morini merilis siluet yang menunjukkan s...
Komponen ini bermasalah, Mitsubishi Indonesia tarik 1.747 Triton Exceed
Jumat, 18 Oktober 2019 - 15:31 WIB
Elshinta.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan progra...
Wih, deretan motor futuristik dari Yamaha bakal mejeng di Tokyo Motor Show 2019
Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Yamaha Motor akan berpartisipasi dalam Tokyo Motor Show ke-46 tahun 2019 ya...
Inilah 20 miliuner di dunia otomotif, siapa paling kaya?
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Pemilik Tesla, BMW, Tata Motors dan beberapa bos perusahaan mobil China, In...
Lima pebalap muda binaan AHM berlaga di ATC Buriram
Senin, 07 Oktober 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Lima pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) bersaing di ajang ...
Siap-siap! GIIAS 2019 The Series lanjut di Medan
Jumat, 04 Oktober 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - GIIAS Medan 2019, akan segera berlangsung pada 23 – 27 Oktober 2019 d...
Taklukkan Himalaya bersama Royal Enfield, Darius: Lelah, tapi terbayar dengan kebanggaan
Jumat, 04 Oktober 2019 - 10:33 WIB
Elshinta.com - Royal Enfield merayakan keberhasilan 19 pengendara Indonesia yang berhasil ...
Bermesin 3.000 cc, GR Supra berlimpah fitur canggih
Kamis, 03 Oktober 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Dalam waktu dekat, konsumen di Indonesia bakal segera menjajal sportcar GR ...
Nyaris tembus Rp2 M, 4 sportcar GR Supra segera mengaspal
Kamis, 03 Oktober 2019 - 12:00 WIB
Elshinta.com - Dua bulan sejak diperkenalkan pada GIIAS 2019 lalu, legenda sportcar Toyota...
Akibat perang dagang, otomotif dunia bakal kehilangan 700 miliar euro
Kamis, 03 Oktober 2019 - 08:25 WIB
Elshinta.com - Industri otomotif global dapat kehilangan 700 miliar euro (765 miliar dolar AS) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV